Teks Anekdot | Contoh Singkat, Lucu, dan Menyindir Lengkap

Teks Anekdot | Contoh Singkat, Lucu, dan Menyindir Lengkap

Contoh Teks Anekdot – Pada saat kita masih duduk di bangku sekolah, pasti kita mempelajari berbagai macam jenis teks. Setiap teks tersebut pastinya mempunyai karakteristik, struktur dan sifat khas tersendiri. Salah satu teks yang cukup menarik jika dibandingkan jenis teks lai



nnya dan juga dapat dijadikan sebagai bahan hiburan ialah teks anekdot. Apa dan bagaimana yang dimaksud dengan teks anekdot tersebut?

Pada umumnya teks anekdot ini lebih dikenal sebagai cerita yang lebih singkat daripada cerpen. Di samping itu, juga memuat unsur humor dan di bikin dengan tujuan mengkritik pihak tertentu. Namun, topik dari anekdot ini sendiri membahas tentang kehidupan sosial, kelayakan pelayanan publik, lingkungan, dan dinamika politik.

Karikatur-Vonis-Ringan-Koruptor-
https://hidupsimpel.com

Kalau membicarakan masalah media sosial, banyak sekali orang yang sedang mencurahkan isi hati, kesibukan, kritik dan saran untuk pihak tertentu. Nah, teks anekdot ini dapat anda jadikan sebagai salah satu pilihan untuk mengekpresikan kritikan dengan bahasa yang berisi namun tetap terkesan lucu, tidak akan membuat penerima tersinggung, apalagi sampai menciptakan suasana tegang. Lalu sebenarnya apa dan bagaimana teks anekdot tersebut diciptakan? Untuk mengetahui lebih jelasnya tentang teks anekdot, langsung saja kita simak bersama-sama penjelasan di bawah ini.

Pengertian Teks Anekdot

Bagian-bagian-surat-tugas
https://medium.com

Teks anekdot ialah cerita singkat yang didalamnya mengandung unsur lucu dan memiliki maksud untuk melakukan kritikan. Teks anekdot ini umumnya bertopik tentang layanan publik, lingkungan, politik, dan sosial.

Teks ini menggambarkan tentang sebuah kejadian yang sebenarnya. Tujuan di buatnya teks anekdot ini adalah untuk menghibur karena di dalamnya terkandung humor. Namun isi dari cerita teks anekdot ini mengungkapkan kebenaran tentang seorang ataupun kejadian yang bersifat mengkritik atau menyindir. Perlu untuk anda ketahui, bahwa teks anekdot bukan hanya berisi tentang cerita lucu saja namun juga cerita yang memiliki amanat, pesan moral, dan ungkapan tentang suatu kebenaran secara umum.

Struktur Teks Anekdot

Sturktur-teks-anekdot
http://madanionline.org

Sesudah mengetahui tentang apa sebenarnya teks anekdot, hal penting yang harus dilakukan ialah memahami struktur teks tersebut. kenapa teks anekdot harus ada struktur? Bukankah isinya hanya humor dan santai? Tujuan teks anekdot memiliki struktur ialah agar teksnya lebih rapi dan memiliki wujud jelas. Di dalam teks anekdot, ada lima unsur wajib yang harus ada, yakni:

Abstraksi

Mungkin anda hanya mengetahui jika abstrak hanya terdapat pada esai atau hanya terdapat pada artikel ilmiah saja yang berguna untuk mempergampang pembaca. Ternyata walaupun teks anekdot sangat singkat, namun juga ada abstrak sama halnya terletak di awal paragraph.

Pengenalan

Dalam bahasa ilmiah, bagian dari pengenalan ini umumnya di sebut dengan orientasi. Bagian pengenalan ini berisi tentang latar belakang sekaligus alasan dari peristiwa penting dalam alur cerita dapat bermula.

Krisis Anekdot

Kalau karya sastra memiliki titik konflik, maka teks anekdot mempunyai krisis. Krisis yang terdapat pada anekdot ini berisi tentang pokok masalah utama yang mempunyai keunikan tersendiri sehingga dapat menarik untuk diperhatikan lebih lanjut. Krisis tersebut dapat di alami oleh penulis sendiri dapat juga kejadian di sekitar yang membuat si penulis sangat resah.

Reaksi Krisis

Sesudah teks anekdot kriris sudah terjadi, maka selanjutnya akan terdapat reaksi yang diberikan sebagai timbal baliknya. Reaksi tersebut hanya sebagai pelengkap pencarian solusi terhadap suatu permasalahan yang terdapat di dalam teks itu sendiri, namun tetap memiliki ciri khas yang lucu.

Koda Anekdot

Struktur yang terakhir dalam anekdot ialah koda. Yang di maksud koda ini ialah merupakan penutup rangkaian cerita anekdot.

Ciri-ciri Teks Anekdot

Ciri-ciri-teks-anekdot
http://keajaibanmenulis.com

Di samping memiliki struktur, teks anekdot ini juga memiliki ciri-ciri atau karakteristik. Memahami karakteristik dari teks anekdot memang sangat diharuskan, hal tersebut dikarenakan untuk mempergampang anda dalam memahami maupun membuat contohnya. Nah di bawah berikut ini beberapa ciri-ciri atau karakteristik anekdot:

Mirip Perumpamaan

Perumpamaan yang terdapat di dalam teks anekdot lebih banyak mirip dengan dongeng. Hal tersebut dikarenakan anekdot ditulis oleh seorang penulis yang terinspirasi kejadian nyata di lingkungan sekitar.

Figurnya Penting

Cerita anekdot ini lahir dari sebuah fenomena yang benar-benar nyata. Sehingga tidak heran kalau karakteristiknya terletak pada figurnya, yang di maksud figur disini ialah seperti tokoh masyarakat atau orang penting. Mereka sering di angkat menjadi topik dalam anekdot. Lebih sering para politisi dan pemerintah yang di buat untuk teks anekdot karena setiap gerakan politisi dan pemerintah sangat memengaruhi kehidupan orang banyak.

Lucu Sekaligus Satir

Humor yang satir memang tidak gampang untuk dibuat. Itulah kenapa membuat anekdot tidak begitu banyak dikuasai sebanyak orang membuat puisi. Topik yang sedang di angkat dalam anekdot biasanya rahasia umum yang memang perlu ditekankan lagi agar pihak yang bersangkutan tidak terus berdiam diri.

Punya Moral

Teks anekdot memang bernada satir, namun bukan berarti mengejek habis-habisan sampai membuat target merasa malu di depan umum. Di dalam anekdot memang ada kritik yang terselip, namun setiap kalimatnya dibungkus dengan selera humor dan dapat menyentuh semua lapisan masyarakat, sehingga kritikan ini dapat diterima dengan sangat baik.

Cara Membuat Teks Anekdot

Untuk membuat teks anekdot memang tidak dapat sembarangan. Ada beberapa hal yang harus anda masukkan kedalam cerita tersebut. Nah, berikut ini cara membuat teks anekdot yang benar dan baik:

Judul

Judul adalah bagian utama dari teks anekdot. Anda tidak akan dapat membuat sebuah karangan kalau judul dan topiknya tidak ada. Sebaiknya pilih judul yang sekiranya unik dan menarik agar banyak yang membaca. Bahkan, anda juga dapat mengangkat berita yang terbaru dan terhangat untuk dijadikan anekdot.

Referensi

Anekdot ini memiliki kemiripan dengan karya tulis ilmiah yakni referensi. Namun juga ada perbedaannya. Referensi dari teks anekdot bukan berupa buku atau jurnal layaknya karya tulis ilmiah, namun, referensi bisa anda peroleh dari menjalin sebuah percakapan dengan target untuk memperoleh pengalaman yang unik dan lucu.

Amanat

Dalam membuat anekdot, pastikan anda sudah tahu akan menulis apa. Sehingga anda langsung dapat mengetahui pesan moral anekdot yang ditentukan sebelum membuatnya. Jangan sampai anekdot hanya berisi nilai lucu, namun tidak terselip amanat.

Kelucuan

Di samping harus terdapat unsur amanat, namun jangan sampai anda melupakan unsur humornya. Tulis saja pengalaman anda atau pengalaman orang lain yang dapat membuat perut anda sakit karena tertawa yang berlebihan.

Tujuan Teks Anekdot

Seperti yang sudah kita semua ketahui berbagai teks pastinya memiliki tujuan, tidak jauh berbeda dengan teks anekdot yang bertujuan untuk ditujukan kepada pembaca dalam setiap kisah cerita yang sedang di tulis oleh si penulis. Tujuan-tujuan yang terdapat dalam teks anekdot merupakan latar belakang pembuatan teks yang di tulis langsung oleh pengarang. Lalu, apa saja tujuan dari teks anekdot ini? Berikut ini tujuannya:

  • Teks anekdot berguna sebagai sarana penghibur
  • Teks anekdot untuk mengundang tawa bagi yang membacanya.
  • Teks anekdot di tulis sebagai sarana pengkritik.

Kaidah Kebahasaan Teks Anekdot

teks-anekdot
https://www.bagi-in.com

Di samping memiliki tujuan, teks anekdot juga mempunyai kaidah kebahasaan yang harus diterapkan. Hal inilah yang membedakan teks anekdot dengan jenis teks yang lainnya. kaidah-kaidah kebahasaan yang terdapat di dalam teks anekdot tersebut diantaranya:

  • Teks anekdot enggunakan kata penghubung
  • Teks anekdot menggunakan kata keterangan waktu yang sudah lampau
  • Urutan peristiwa teks anekdot sesuai dengan waktu
  • Di dalam teks anekdot terdapat pemakaian kata kerja
  • Teks anekdot memakai jenis pertanyaan yang tidak mengharuskan pertanyaan itu harus di jawab.

Jenis-jenis Teks Anekdot

Setiap teks pasti memiliki berbagai jenis. Ya, sama halnya dengan teks anekdot. teks anekdot ini dapat diklasifikasikan ke dalam beberapa jenis mulai dari berdasarkan sifat peristiwanya yang dibagi menjadi anekdot nonfiksi dan anekdot fiksi. Berdasarkan tokohnya, anekdot ini di bagi menjadi tiga yakni anekdot sufi, anekdot tokoh terkenal, dan anekdot binatang. Sedangkan berdasarkan dengan tujuannya anekdot ini dibagi menjadi tiga yakni anekdot nasihat, anekdot kritik, dan anekdot hiburan.

Anekdot Berdasarkan Tokoh

  • Anekdot binatang

    yakni anekdot yang isi dari ceritanya memakai tokoh binatang, namun, anekdot tersebut mengumpamakan binatang seperti halnya manusia. Di dalam anekdot ini binatang dapat berbicara dan berfikir layaknya seperti manusia. Anekdot ini sering dipakai untuk menceritakan nilai-nilai dalam kehidupan. namun, anekdot ini juga dapat berisi tentang mengkritik atau menyindir seseorang.

  • Anekdot tokoh terkenal fiksi 

    yakni anekdot yang sedang menceritakan tentang tokoh terkenal yang merupakan rekaan dari pengarangnya. Tokoh yang terdapat di dalam cerita ini dapat di ambil dari tokoh film, tokoh novel, bahkan dapat juga di ambil dari tokoh dongeng.

  • Anekdot tokoh terkenal nonfiksi

 yakni teks anekdot yang di buat dengan sumber dari-kisah-kisah nyata dengan tokoh-tokoh terkenal, anekdot ini umumnya diceritakan sendiri oleh tokoh yang bersangkutan atau orang lain yang mengetahui kejadian yang sebenarnya

  • Anekdot sufi

    yakni anekdot yang berisi tentang kisah-kisah sufi atau tokoh agama. Anekdot sufi ini menceritakan tentang pengalaman-pengalaman sehari-hari dari seorang sufi. Sedangkan untuk sufi yang diceritakan dalam teks anekdot ini bersifat nonfiksi dapat juga fiksi.

Anekdot Berdasarkan tujuan

  • Anekdot Nasihat

    yakni anekdot yang bertujuan untuk menasehati. Di dalam anekdot nasihat ini terkandung nilai-nilai kehidupan.

  • Anekdot Hiburan

    yakni anekdot yang bertujuan untuk menghibur banyak orang. Anekdot ini sering dipakai untuk sekedar bercanda. Anekdot hiburan juga dapat dipakai untuk menjalin keakraban antara pembicara dan pendengar.

  • Anekdot Kritik

    yakni anekdot yang bertujuan untuk mengkritik seseorang atau suatu kelompok. Umumnya, anekdot kritik lebih sering dipakai untuk mengkritik pemerintah pada suatu negara. bahkan, anekdot kritik ini juga bisa ditujukan kepada siapapun.

Contoh Teks Anekdot Singkat

alat-kedokteran-ilustrasi
http://www.forwatnews.com

Pada suatu hari di hari selasa yang sangat cerah, ada seorang laki-laki yang sedang menuju ke Rumah Sakit dengan kondisi kedua kakinya terluka karena goresan.

DOKTER: “Loh, kenapa dengan kaki anda mas?

PSIEN: “Jadi begini dok, saya tadi sedang berjalan dijalanan yang sangat banyak krikilnya dan saat itu juga ada teman yang jail mendorong saya sampai terjatuh ke jalanan yang penuh dengan kerikil tersebut”

DOKTER: ” Oh jadi begitu kronologi kejadiannya, saya sangat paham dengan keluhan mas, lalu kaki kiri mas kenapa lagi?”

PASIEN: “Nah justru itu dok, temanku yang pandai itu sengaja mendorong saya sampai terjatuh lagi dok”

  • Abstraksi: Pada suatu hari di hari selasa yang sangat cerah
  • Orientasi: Ada seorang laki-laki yang sedang menuju kerumah sakit dengan kondisi kedua kakinya terluka karena goresan
  • Krisis: Jadi begini dok, saya tadi sedang berjalan di jalanan yang sangat banyak kerikilnya dan pada saat itu juga ada teman yang jail mendorong saya sampai terjatuh kejalanan yang penuh dengan kerikil tersebut.
  • Reaksi: Oh jadi begitu kronologi kejadiannya, saya sangat paham dengan keluhan mas, lalu kaki kiri mas kenapa lagi?
  • Koda: Nah, justru itu dok, temanku yang pandai itu sengaja mendorong saya sampai terjatuh lagi dok.

Contoh Teks Anekdot Tentang Cinta

tentang-cinta
https://www.lokerseni.web.id
  • Abstraksi

Di waktu malam yang hening ada anak laki-laki yang sudah beranjak dewasa dan ibunya sedang menjalin sebuah percakapan.

  • Orientasi

Hal yang sedang di bicarakan tentang jodoh si anak yang tidak kunjung tiba.

  • Event

Mereka membicarakan tentang jodoh yang diinginkan anak lelakinya dengan panjang lebar. Sang ibu bertanya kepada anaknya “nak, kenapa kamu tidak juga mencari seorang jodoh, padahal umurmu sudah melampaui cukup? Jujur ibu sudah ingin menimang cucu”. “Apakah sudah ada calon atau masih belum ada calon? “Kalau belum bagaimana kriteria calon yang kamu idam-idamkan nak?”.

  • Krisis

Sang anak menjawab, ” dari dulu saya sudah sangat dekat dengan beberapa perempuan cantik bu, namun mereka semua mengincar harta dan fisik saya, saya jadi sangat trauma dengan yang namanya perempuan bu, saya minta maaf bu karena saat ini saya belum dapat membahagiakan ibu, “kalau boleh berikan saya waktu untuk mencari jodoh selama dua bulan”. “Namun ibu harus menerima jodoh saya nanti dan tidak memandang fisik, materi, dan yang lainnya. “pinta sang anak dengan nada memohon kepada sang ibu.

  • Reaksi

“Baiklah ibu menyetujui semua persyaratan yang kamu lontarkan, ibu sangat senang sekali karena kamu cepat tanggap dengan keinginan ibu, ibu rasanya sudah tidak sabar lagi ingin menimang cucu agar rumah ini tidak lagi sepi, “jawab sang ibu dengan nada yang menggebu-gebu.

  • Koda

Sesudah dua bulan dalam masa mencari jodoh, akhirnya sang anak memperoleh jodoh yang sesuai dengan pilihannya. ” bu ini jodoh saya sambil mengenalkan kepada sang ibunya. “Si ibu sangat kaget dengan jodoh yang sedang di bawa anaknya tersebut, lalu sang ibu bertanya “lalu siapakah kedua anak itu? “tanya si ibu.

Dengan perasaan heran, karena melihat jodoh yang sedang di bawa anaknya yang seumuran dengan dirinya. “Iya bu ini jodoh yang saya pilih namanya Parmi, dia janda yang memiliki dua anak, bukannya ibu sendiri yang mengatakan ingin cepat-cepat menimang cucu? “ibu dapat menimang cucu malah 2 sekaligus dengan begitu rumah kita bisa ramai seperti yang ibu inginkan, bukan?. “

  • Re-orientasi

Mendengar penjelasan dari anaknya, sang ibu langsung mendadak pingsan.

Contoh Teks Anekdot Tentang Hukum

tentang-hukum
http://dinamarlia.blogspot.com

“MENCURI PAKAIAN”

  • Atraksi

Di suatu pagi hari yang cerah, Anton sedang menikmati makan ketoprak di tukang ketoprak langganannya. Sesudah merasa perutnya sudah kenyang, Anton langsung beranjak untuk pulang.

  • Orientasi

Di tengah-tengah perjalanan pulang, Anton mendapat musibah yakni kecelakaan terserempet pengendara mobil yang menyetir ugal-ugalan. Na’as kecelakaan ringan tersebut menyebabkan kemeja Anton robek-robek karena terjatuh terkena aspal.

Dengan sangat terpaksa Anton langsung berjalan kaki tetap memakai kemeja yang robek tersebut. Berhubung rumah Anton tersebut jauh, maka dirinya memutuskan untuk membeli kemeja baru ke toko kemeja, tetapi apa daya uang yang dimiliki tidak mencukupi dan akhirnya Anton memutuskan untuk tidak membeli kemeja di toko tersebut.

  • Krisis

Karena uang Anton tidak cukup untuk membeli kemeja, Anton memiliki niat buruk untuk mencuri kemeja yang terdapat dijemuran rumah seseorang yang tempatnya tidak jauh dari toko kemeja itu. Anton ingin mengambil kemeja yang bagus di jemuran tersebut.

Awalnya Anton duduk-duduk santai didepan teras rumah yang menjadi sasaran, ia fokus memperhatikan setiap orang yang melewati rumah tersebur. Jadi pada saat sudah tidak ada orang yang melewati rumah Anton melaksanakan aksinya untuk mencuri kemejanya.

Ternyata perbuatannya buruk yang tidak baik untuk di contoh itu berjalan dengan lancar dan mulus, Anton berhasil memperoleh kemeja incarannya yang berwarna biru dan kemeja yang paling bagus diantara jemuran tersebut. Namun, tidak disangka-sangka si pemilik rumah itu ternyata menyadari jika si Anton itu sudah mencuri dan mengambil kemeja miliknya yang di jemur di jemuran.

Pemilik rumah sekaligus pemilik kemeja itu mengejar Anton sekaligus berteriak-teriak. Apes sekali Anton saat itu, perutnya yang buncit membuatnya tidak dapat berlari dengan kencang. Singkat cerita, si Anton tertangkap dan langsung di seret ke kantor polisi untuk dilaporkan kejahatan yang sudah dilakukan oleh si Anton.

Sesudah Anton diperiksa oleh polisi, akhirnya Anton di vonis dengan pasal pencurian dan kasus yang sudah dilakukan oleh Anton ini akan segera di sidang 2 minggu lagi. Sial sekali nasib Anton saat itu, persoalan sepele seperti ini ternyata dapat membuatnya terseret ke meja hijau dan kedalam sel.

  • Reaksi

Akhirnya hari persidangan tersebut telah tiba, Anton duduk di kursi tersangka dengan raut wajahnya yang sangat pucat dan menundukkan kepalanya kebawah karena dirinya merasa malu dan takut.

Hakim: “Baiklah, Anton, usiamu masih 21 tahun, namun sudah terbukti dan tertangkap basah sudah mencuri kemeja orang yang dijemur di halaman rumahnya dan harga kemeja itu 100.000. Dengan tindakan dan perbuatan negatif ini, anda akan dijatuhi hukuman selama 5 tahun penjara”

Anton: “Loh?! Tunggu dulu pak hakim, hukuman yang diberikan kepada saya ini sama sekali tidak adil! Kenapa hukuman yang diberikan oleh pak hakim terhadap saya ini lebih berat kalau dibandingkan dengan hukuman para koruptor yang mencuri jutaan sampai triliunan?”

  • Koda : Lalu pak hakim memberikan sedikit penjelasan singkat kepada Anton, bahkan kalau dia sudah mencuri kemeja sehingga merugikan seseorang sebesar 100.000 rupiah. Sementara itu para koruptor yang melakukan korupsi mencuri uang sebanyak 1 miliar, sehingga dapat merugikan masyarakat dan rakyat Indonesia.

Nah, kalau di hitung dengan seksama para oruptor ini hanya merugikan 10 rupiah saja dari setiap orang  di Indonesia. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kerugian-kerugian yang ditimbulkan oleh Anton ini lebih besar jika dibandingkan dengan tindakan-tindakan yang dilakukan oleh para koruptor.

Contoh Teks Anekdot Kesehatan

https://www.freepik.es
https://www.freepik.es
  • Absreaksi: di suatu hari lebih tepatnya pada bulan puasa, tinggalah seorang kakek bersama dengan cucunya. Saat itu sang kakek yang tengah asik-asik menonton siaran acara di tv.
  • Orientasi: Seperti biasanya sang kakek sedang menonton acara televisi kesukaan yakni “Dunia Binatang”. Di setiap 25 menit sekali ada beberapa iklan-iklan di televisi, salah satunya yakni muncul iklan obat sakit pinggang. Dalam iklan itu menjelaskan jika obat itu hanya diminum pada saat pinggang sedang merasa kesakitan.
  • Krisis: Di tengah asiknya menonton acara televisi, tiba-tiba sang kakek pingganggnya merasakan sakit. Sang kakek itu langsung memanggil cucunya yang sedang bermain voly bersama teman-temannya dihalaman rumah untuk membelikan obat sakit pinggang untuknya.

Sesudah cucunya tiba di rumah dan membawa obat, dengan segera si kakek meminum obat sakit pinggang yang telah di belikan oleh cucunya.

  • Koda: Tanpa basa-basi, si kakek langsung menjawab “itulah enaknya minum omepros coy, dapat mencegah pinggang kita kalau lagi sakit!!!

Contoh Teks Anekdot Menyindir Koruptor

Karikatur-Vonis-Ringan-Koruptor-
https://hidupsimpel.com

“KAOS TAHANAN KPK’

  • Abstrak: Ada dua orang dari partai politik, sebut saja namanya Andi dan Deni yang memiliki niat yang sama dengan maksud untuk mencalonkan dirinya sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah.
  • Orientasi: Sesudah selesali memberikan berkas-berkas pencalonannya ke KPU di wilayah masing-masing. Andi dan Deni ngobrol sekaligus minum kopi di sebuah warung. Mereka terikat kedalam sebuah pecakapan yang sangat asik
  • Krisis:

Andi: “Den, kamu tahu kan di Negara kita ini sudah sangat banyak politis-politis yang sangat kaya raya?!”

Deni: “emm, kalau masalah itu aku juga sudah tahu, an!”

Andi: “dengan kekayaan yang mereka miliki, mereka semua mampu untuk membeli baju termahal yang ada di Indonesia.”

Deni: “Lho, maksud kamu apa ya an?”

Andi: “Ya, apalagi kalau bukan baju tahanan KPK”

  • Reaksi:

Deni: “kok malah kaos tahanan KPK si an, aku gak ngerti?”

Andi: “Yaiyalah, coba aja deh kamu pikir den, seorang politis terlebih dulu harus dapat mengambil uang Negara minimal 1 milyar baru mereka semua dapat memakai kaos tersebut.”

Deni: “Ohh, sekarang aku baru paham kalau maksud kamu seperti itu an.”

  • Koda: Lalu mereka memesan kopi untuk yang kedua kalinya dan mengingat masa lalu mereka yang sudah memakai kaos termahal KPK tersebut.

Contoh teks Anekdot Tentang Kehidupan Penjara

tentang-kehidupan-penjara
www.mundonefasto.com

“Hukum Penjara Seumur Hidup untuk Pencuri Ikan”

  • Abstraksi:

Suatu hari ada seorang nelayan yang masih muda yang baru saja dijebloskan kedalam penjara.

  • Orientasi:

Di hari pertama dirinya mendekam di penjara, narapidana yang ada disebelahnya menanyakan kenapa dirinya sampai dipenjara.

Napi : “Kamu masih muda namun kenapa sudah masuk penjara, kejahatan apa yang sudah kamu lakukan?”

Nelayan : “yang sedang saya lakukan hanya mencuri ikan”

Napi : “terus kamu divonis sampai berapa tahun?’

Nelayan : “saya divonis dengan hukuman seumur hidup dan masa percobaan selama 2 tahun.”

  • Krisis :

Si Napi melongo karena merasa heran dan menanyakan lebih dalam lagi karena masalah tersebut menurutnya tergolong sangat aneh.

Napi : “hanya mencuri ikan saja kamu dihukum seberat ini? Memangnya kamu sedang mencuri ikan apa? Ikan paus langka atau apa?”

Nelayan : “Begini, aku mencoba membom ikan di dalam waduk dengan sebuah detonator atau bom kecil. Sesudah bom saya lempar, lalu ada 3 ekor ikan yang tengah mengambang di permukaan air setelah alat yang saya pakai sudah meledak”

Napi :”Wah, cuma masalah seperti itu seharusnya kamu dihukum beberapa hari saja, tidak sampai dihukum seumur hidup dong?!”

Nelayan : “Nah, yang menjadi titk permasalahannya ialah ada dua mayat penyelam yang ikut mengapung sesudah ikan yang mengapung!”

  • Reaksi

Napi : (Tertawa terbahak-bahak) “Wahahahaha ternyata bukan hanya ikan yang berhasil kamu bom. Bahkan penyelam yang tak berdosa saja juga terkena bom, pantas saja kamu masuk penjara dan di hukum berat.

  • Koda

Sesudah membahas singkat mengenai kasus yang dialami nelayan muda itu yang masuk penjara dan di vonis seumur hidup, mereka akhirnya membicarkan pembahasan yang lain.

Contoh Teks Anekdot Beserta Strukturnya

Contoh-surat-tugas
https://vieclientay.net

“Aku Tidak Apa-apa”

  • Abstraksi: Pada suatu malam hari yang mencekam, ada kakek-kakek tunawisma yang sedang berjalan-jalan di jalanan yang sepi dan hendak menyebrang jalan. Ia terlihat sangat miskin, hal tersebut kelihatan dari bajunya yang dipakai sudah compang camping.
  • Orientasi: baru satu langkah sang kakeh berjalan untuk menyebrang jalan, tiba-tiba ada sebuah mobil dengan kecepatan yang sangat tinggi sedang melintas. Sang kakek lalu berteriak dengan sangat keras dan tiba menangis.
  • Krisis: Mobil tersebut langsung berhenti, dan pengemudi langsung bergegas keluar menghampiri sang kakek yang mungkin saja sudah di tabraknya tadi. Pengemudi itu orang kaya karena memakai berjas hitam dan terlihat rapi. Dirinya langsung bertanya kepada sang kakek, “kek, apakah saya barusan menabrak anda?”
  • Reaksi:

    Dengan sangat ramah sang kakek menjawab, “Tidak kok nak”. lalu pengendara mobil tersebut bertanya sekali lagi” Atau kakek sedang kelaparan dan mencoba memanggil bantuan dengan cara menjerit dan menangis seperti itu?” Si kakek menjawab kembali pertanyaan dilontarkan kepada pengendara itu dengan jawaban tidak. Lalu si pengemudi semakin bertambah bingung dengan jawaban yang dilontarkan kakek itu. “Lalu apa yang membuat kakek menjerit dan menangis seperti tadi?”

  • Koda: Sang kakek langsung berbalik badan dan bermaksud ingin pergi meninggalkan sang pengemudi itu, sebelum pergi kakek tersebut menjawab “Pada saat mobil kamu sedang melintas, bannya sempat melindas kaki saya makannya saya langsung menjerit:.

Contoh Teks Anekdot Lucu

tertawa-lepas
https://idnews.co.id

Penjual Roti”

Pada suatu hari rabu tepatnya pukul 10.00 ada seorang penjual roti yang sedang lewat di depan rumah ku, tak lama kemudian ada salah satu teman sekelasku yang bernama Budi memanggil di penjual roti tersebut. Tidak perlu menunggu waktu lama, si penjual roti langsung tiba untuk menghampiri si Budi yang sedang duduk-duduk manis di depan rumahku.

Budi : “Abang jualan roti apa saja? Bagaimana dengan rasanya, enak semua tidak?”

Penjual Roti : “Banyak dek ada roti bermacam-macam, ya pastinya rasanya sangat enak dong dek”.

Budi : “Wah mantab nih kalau rotinya enak bang, yang ini roti rasa apa ya bang?”

Penjual Roti : “Iya dek, yang ini rasa strobery dek”

Budi : “Oh rasa strobery ya bang, kalau roti yang ini dalemnya rasa apa ya bang?”

Penjual roti : “Kalau yang ini rasa mangga dek”

Budi : “Lah terus roti yang beneran mana ya bang? dari tadi abang kok ngomong buah-buahan terus, sama sekali rotinya gak disebutin? sebenarnya abang ini jualan buah apa jualan roti? kok saya sekarang jadi bingung ya bang, kalau begini caranya aku tidak jadi beli bang, habisnya abang ngebingungin sih”

Penjual Roti (Hening seketika)

Tak lama kemudian, si penjual roti tiba-tiba pingsan.

Bagian struktur:

  • Abstraksi: Pada suatu hari rabu tepatnya pukul 10.00 ada seorang penjual roti yang sedang lewat di depan rumahku
  • Orientasi: Teman sekelasku yang bernama Budi memanggil si penjual tukang roti tersebut
  • Krisis: Lah terus roti yang beneran mana ya bang,? dari tadi abang kok ngomong buah-buahan terus, sama sekali rotinya gak disebutin? Sebenarnya, abang ini jualan buah apa jualan roti? kok sekarang saya jadi bingung ya bang, kalau begini caranya aku tidak jadik beli bang, habisnya abang ngebingungin sih
  • Reaksi: Suasana langsung menjadi hening
  • Koda: Tak lama kemudian, si penjual roti tiba-tiba pingsan

Contoh Teks Anekdot Umum

“Kereta dan Tukang Gado-gado”

Pada suatu hari, seperti biasa ada tukang gado-gado yang berdagang di SMP 5 Bandung mulai pagi sampai siang. Pada saat jam menunjukkan jam 11 siang, pedagang itu biasanya menyusuri rel kereta untuk mengambil jalan pintas menuju ke lokasi untuk berdagang selanjutnya, yakni pasar Harapan Permai.

Namun kebetulan pada hari itu, dagangannya sudah habis lebih cepat dari biasanya. Pembeli terakhirnya tepat berada di sisi rel kereta. Seusai melayani pembeli terakhir, tukang gado-gado tersebut segera membersihkan piringnya yang berwarna merah, lalu di kibas-kibaskan agar piringnya bisa cepat mengering.

Bersamaan dengan hal tersebut, ada kereta yang tengah melintas. Masinis melhiat ada tanda merah dikibas-kibaskan dari jauh, masinis kereta tersebut langsung kaget dan reflek menginjak rem dengan kerasnya. Si masinis itu mengira ada hal darurat yang membahayakan. Tiba-tiba kereta berhenti tepat di samping pedagang gado-gado itu.

Masinis: “Ada apa, pak?’

Tukang gado-gado: “Tidak ada apa-apa pak, sisa bumbunya saja nih.”

Tanpa menunggu lama, sang masinis turun dan memukuli tukang gado-gado.

  • Struktur teks anekdot kereta dan tukang gado-gado

Abstraksi: Pada suatu hari, seperti biasa ada tukang gado-gado yang berdangang di SMP 5 Bandung mulai pagi sampai siang. pada saat jam menunjukkan jam 11 siang, pedagang itu biasanya menyusuri rel kereta untuk mengambil jalan pintas menuju ke lokasi untuk berdagang selanjutnya, yakni pasar Harapan Permai.

Orientasi: Pembeli terakhirnya tepat berada di sisi rel kereta.

Krisis: Masinis melihat ada tanda merah di kibas-kibaskan dari jauh, masinis kereta tersebut langsung kaget dan reflek menginjak rem dengan kerasnya.

Reaksi: Pertanyaan Masinis, “Ada apa, pak?

Koda: Tanpa menunggu lama, sang masinis turun dan memukuli tukang gado-gado.

Contoh Teks Anekdot Pendidikan

anak-sd-berprestasi
https://celebesonline.com

Sekolah Bertaraf Internasional”

Pada suatu hari yang sangat cerah di salah satu Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional, seorang guru memberikan pengumuman kepada seluruh siswanya.

Guru: “Anak-anak, Alhamdulillah, kita menerima kabar yang sangat bahagia. Sebentar lagi sekolah kita akan resmi menjadi Sekolah Bertaraf Internasional (SBI). Nah, untuk menyambut hari yang sangat bahagia itu, apa saja yang akan kalian persiapkan? Coba Akum, apa yang akan kamu siapkan untuk hari bahagia itu?

Akum: “Matematika, bu! Ya, saya ingin belajar matematika lebih baik”.

Guru: “tepat sekali Akum. Kamu, Londo, apa yang akan kamu persiapkan untuk hari bahagia itu?”

Londo: “Saya menyiapkan uang, bu!”

Mendengar jawaban itu, sang guru nampak kebingungan. Lalu guru itu melanjutkan pertanyaan kepada Londo.

Guru: “Lho kenapa kok uang yang kamu persiapkan, Londo coba kamu jelaskan?”

Londo: “Ya jelas, bu. Kalau sekolah kita jadi Sekolah Bertaraf Internasional itu artinya sekolah kita setara dengan sekolah-sekolah yang terdapat di luar negeri”.

Guru: “Loh, kok kamu begitu Londo? Begini, Sekolah Bertaraf Internasional, lebih tepatnya Sekolah Bertarif Internasional!”

Mendengar jawaban dari Londo yang sangat krisis itu, sang guru hanya terdiam. Mungkin di dalam hati kecilnya mengiyakan. Agar situasi menjadi normal, sang guru itu mengalihkan pembicaraan menjadi materi pelajaran.

  • Struktur Teks Anekdot Pendidikan Sekolah Bertaraf Internasional

Abstraksi: Pada suatu hari yang sangat cerah di salah satu Rintasa Sekolah Bertaraf Internasional.

Orientasi: Seorang guru memberikan pengumuman kepada seluruh siswanya.

Kriris: Jawaban Londo kepada guru itu, “itu sudah jelas, bu. Kalau sekolah kita jadi Sekolah Bertaraf Internasional, pasti bayarnya akan lebih mahal, kan? Tidak mungkin seperti saat sekarang ini.”

Reaksi: Mendengar jawaban Londo yang sangat kritis itu, sang guru hanya terdiam. Mungkin dalam hati kecilnya mengiyakan.

Koda: Agar situasi menjadi normal, sang guru mengalihkan pembicaraan menjadi materi pelajaran.

Contoh Teks Anekdot Keluarga

keluarga-bahagia
https://womantalk.com

Di suatu hari ada seorang ibu memijat bayinya di kamar tidur sebelum memandikannya, hal tersebut dilakukan karena sudah beberapa hari bayinya rewel dan sulit untuk tidur. Lalu sang ibu ingin mengambil minyak pijat di meja yang berada di samping kasur, namun sang ibu lupa menaruh minyak pijat tersebut. Tanya si ibu dalam hati “dimana baby oil yang kemaren ya?

Lalu ibu tersebut baru ingat bahwa sudah menaruh baby oil di dapur sesudah masak. Akhirnya si ibu memanggil anak keduanya yang umurnya masih 4 tahun. “Nak ibu minta tolong ambilkan minyak ibu di dapur untuk pijat adek ya, “pinta ibu kepada anak keduanya. “iya bu, “jawab anaknya. Ia berlari kecil mengambil minyak yang ada di dapur sesuai permintaan ibunya. Sesampainya di kamar tidur sang anak langsung menyodorkan minyak ke ibunya.

Seketika sang ibu langsung kaget melihat anaknya membawa botol minyak goreng yang masih terisi setengah. “kenapa kamu mengambil minyak goreng nak? “Tanya sang ibu dengan heran. “Bukannya ibu tadi bilang suruh ambil minyak di dapur? “celoteh sang anak tersebut dengan polosnya.

Contoh Teks Anekdot Sosial

Terjalin sebuah percakapan antara kakak beradik yang tengah menonton berita di chanel TV. Sambil menonton berita itu, mereka saling bertukar pendapat tentang apa yang mereka tonton yakni sebuah organisasi istri-istri pejabat yang sedang berwisata di luar negeri. “dek coba kamu perhatikan ibu-ibu itu mulai atas sampai bawah semuanya terlihat mewah, mereka memakai barang merk import dan semuanya terlihat sangat kompak”.

“Memang kenapa, ada masalah kak ? itu kan hak mereka menggunakan aksesoris berkelas internasional sesuai dengan kelas mereka. “Iya berkelas namun coba deh adek lihat, mulai dari pakaian dan rambut yang di semir coklat seperti bule, apalagi dengan pakaian mereka yang semuanya kompak berwarna biru muda dengan sepatu high heels yang mereka pakai sangat keterlaluan tingginya, padahal sudah berapa usia mereka dan istri dari seorang pejabat mana pantas berpakaian seperti itu, “jelas sang kakak”. “kakak tidak tahu ya mereka keluar negeri kan mengadakan konser”. Sambung adiknya dengan tertawa geli.

Contoh Teks Anekdot Layanan Publik

Di suatu pagi hari, Bambang bersama dengan temannya sedang mengurus pembuatan SIM di kantor. Dirinya sangat heran melihat dengan prosedur pembuatan SIM yang sangat mudah dengan latihan sekali saja langsung bisa jadi. Padahal masih terdapat beberapa pengendara yang belum terlalu lihai dalam berkendara. Seakan para petugas yang mengurus pembuatan SIM itu tidak memikirkan dampak yang akan ditimbulkan kedepannya kalau para pembuat SIM yang belum terlalu lihai terjun langsung di jalan yang sangat ramai dengan berbagai kendaraan roda empat yang rata-rata berkecepatan tinggi.

Dirinya bertanya kepada temannya yang bernama Deri, “Der kamu tahu gak kenapa rata-rata polisi perutnya besar-besar?”. Ya, mungkin saja karena gizinya tercukupi, Jawab Deri. “Bambang reflek menggelengkan kepalanya.” Lalu kenapa ?” Tanya Bambang dengan penasaran. emm.. mungkin karena pekerjaan mereka tidak seberat TNI, jawab Deri lagi. ” salah semua, perut mereka besar itu karena sesuai dengan isi dompet yang mereka miliki, “jelas Bambang.

Contoh Teks Anekdot Politik

Pak-presiden-Jokowi
http://parstoday.com

Sepasang suami istri bekerja sebagai penjual bakso keliling setiap harinya untuk memasarkan baksonya. Mereka merasa sangat lelah dengan pekerjaannya pada saat di hari yang sangat panas. Saat itu, hanya beberapa mangkok yang terjual. Padahal kebutuhan mereka semakin hari semakin meningkat, belum lagi BBM naik, biaya anak sekolah yang belum di bayar, kontrakan belum di bayar, dan masih banyak kebutuhan yang belum tercukupi.

Akhirnya mereka beristirahat di kursi taman kota dengan banyak pohonnya sehingga dapat berteduh sejenak dari panasnya sinar matahari dan istirahat untuk menghilangkan rasa capek. “lihat nasib kita pak bekerja seharian namun hanya memperoleh uang sedikit, belum lagi kalau baksonya tidak habis, tentu saja kita akan rugi dengan modal yang tidak kembali dan tenaga yang kita keluarkan. “Lirih sangat istri sambil menghela nafas berat”

“Lihatlah pak mereka yang bekerja di ruangan dengan dilengkapi AC yang sangat nyaman, bahkan kalau ingin makan akan di layani, memiliki kendaraan mewah, sering jalan-jalan keluar negeri gratis, bahkan membuat aturan kenaikan BBM dengan seenaknya sendiri tanpa melihat rakyat bawah seperti kita ini, bukan hanya itu bahkan kerjaan mereka hanya duduk dan ngerumpi, “jelas si istri yang semakin kesal.

Contoh Teks Anekdot Moral Agama

mengemis-itu-dilarang-
https://mawdoo3.com

Pada suatu hari dikisahkan didalam sebuah cerita ada seorang bapak yang usianya sudah tidak muda lagi menjadi pengemis dan sedang meminta sedekah kepada seorang anak muda, ya katakanlah anak muda yang sedang dimaksud itu ialah seorang mahasiswa.

Bapak Pengemis: Nak, permisi dan maaf bapak mau minta sedikit sedekahnya …

Sambil menggigit HPnya, lalu mahasiswa merogoh kantongnya untuk mengambil dompet dan mengambil uang 20 ribu untuk diberikan kepada si pengemis dan berkata “Ini pak, Minta kembalian 10 ribu pak.”

Bapak Pengemis: Ini nak kembalian uangnya, sambil pengemis itu memegang mangkuk yang didalamnya berisi uang recehan.

Mahasiswa: Loh pak, kan saya minta kembalian 10 ribu tapi ini kok uangnya 12 ribu? harusnya kan Cuma 10 ribu?

Pengemis: Tidak apa-apa nak, ya itung-itung saya lagi sedekah kepada kamu.

Sang mahasiswa itu langsung melongo melihat pertanyaan dari pengemis itu.

Demikian pembahasan sedikit mengenai contoh teks anekdot beserta dengan penjelasannya lengkap. Semoga artikel ini sangat bermanfaat bagi anda, dapat memberikan tambahan ilmu dan pengetahuan, dan dapat membedakan mana teks anekdot dengan teks-teks yang lainnya. semoga bermanfaat.

Untuk Melihat artikel lainnya silahkan kunjungi disini https://organicvolunteers.com

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.