tata surya1

Tata Surya Beserta Susunan Anggotanya Lengkap

Tata Surya  Kali ini kami akan memberikan informasi mengenai susunan anggota tata surya lengkap beserta isi, ciri-ciri, dan yang lainnya. Namun sebelum kita masuk ke susunan tata surya, disini saya akan sedikit menerangkan apa itu astrologi. Biar kamu tidak penasaran langsung saja simak ulasannya berikut ini.

Pengertian Astrologi

Astrologi ialah ilmu yang mempelajari mengenai posisi bintang-bintang dan benda-benda luar angkasa yang lain yang mana benda-benda itu memiliki hubungan dengan nasib peruntungan manusia.

Astrologi ini berbeda dengan astonomi, kalau ilmu astonomi itu mempelajarti tata letak bintang-bintang dan juga planet-planet pada sistem tata surya tertentu. Juga tidak dihubungkan dengan nasib  peruntungan manusia. Jadi sudah jelas kan kalau keduanya berbeda?. Nah setelah kita membahas mengenai astrologi, kini saatnya kami memberikan ulasan lainnya mengenai tata surya. Mari langsung saja simak ulasannya dibawah ini.

tata surya1

Tata surya (solar system) termasuk dalam bagian alam semesta yang sangat luas. Tata surya terletak di dalam salah satu galaksi dari sekian banyak galaksi yang ada di ruang angkasa, yaitu galaksi Bimasakti( Milky Way). Kata Bimasakti diambil dari tokoh pewayangan yang mempunyai kulit yang berwarna hitam. Hal itu dikarenakan orang jawa kuno menganggap bintang-bintng di langit membentuk gambar Bima yang dililit ular naga.

Sistem tata surya tersusun menjadi beberapa bagian yaitu, Matahari, 4 planet dalam, 4 planet luar, sabuk asteroid, dan bagian terluar terdapat sabuk kupiler. Hanya 6 dari 8 planet yang memiliki satelit alami, sedangkan yang 2 lainnya yaitu planet merkurius dan planet venus tidak mempunyai satelit alami.

tata-surya2

Jika diamati dari ruang angkasa, maka bumi terlihat seperti sebuah bola kecil yang bergerak mengelilingi bintang besar yaitu Matahari. Selain bumi, ada juga planet-planet yang bergerak mengelilingi matahari., tetapi ada juga benda -benda langit lainyya yang melakukan hal yang sama. Objek langit tersebut adalah satelit alami, asteroid, meteorit, dan komet.

Semua benda-benda astronom tersebut tersusun menjadi satu kesatuan dan membuat sebuah sistem yang sangat teratur. Sehingga antara planet satu dengan planet yang lain tidak mengalami tabrakan. Sebuah sistem sempurna yang disebut sebagai sistem tata surya. Berikut adalah penjelasan mengenai berbagai benda langit yang menjadi anggota tata surya.

1. Bintang dan tata surya

bintang

Bintang merupakan salah satu anggota tata surya yang memiliki sifat istimewa karena bisa memancarkan cahaya sendiri. Di dalam sistem tata surya terdapat bintang yang tidak dapat dihitung jumlahnya.. Salah satu bintang yang paling kita rasakan pengaruhnya adalah Matahari.

  • Matahari

    Matahari merupakan bintang yang sangat bermanfaat bagi keberlangsungan kehidupan di muka Bumi. Matahari berguna sebagai sumber cahaya dan sumber panas yang berguna bagi seluruh mahluk hidup di bumi. cahaya matahari dimanfaatkan oleh tumbuhan untuk proses fotosintesis. Sedangkan panas matahari berfungsi untuk menghangatkan permukaan bumi.

Matahari memiliki massa yang paling besar dibandingkan dengan bintang-bintang lainnya yang terdapat di dalam sistem tata surya kita. Karena massanya inilah, gaya gravitasi matahari mampu membuat planet-planet dan benda-benda lainnya beredar pada lintasan tertentu. Peredaran objek-objek langit itu terjadi pada garis edar berbentuk elips (bulat telur) dengan matahari sebagai pusatnya.

Matahari mempunyai suatu tarikan gravitasi sebesar 28 kali kuat dibandingkan dengan daya gravitasi bumi. Hal ini berarti bahwa seseorang yang beratnya 90kg di bumi sama dengan 2.520kg di matahari. Berikut bagian-bagian dari Matahari

sun

a. Inti Matahari

Inti atau bagian dalam dari matahari merupakan bagian terbesar dari matahari. di sinilah terjadi reaksi-reaksi thermonuclear. Temperaturnya mencapai 20 juta derajat Kelvin. Menurut data dari misi SOHO, pusat atau inti Matahari memiliki rotasi lebih cepat dibandingkan dengan zona radiaktif

b. Zona Radiaktif

Diperkirakan pada struktur ini sekitar 0,7 radius Matahari. Material matahari pada bagian ini cukup panas dan padat sampai-sampai terminal adalah cara utama untuk mentransfer energi dari inti Matahari. Zona di radiaktif Mataharipun turun sekitar 7 juta sampai 2 juta Kelvin.

c. Zona Konvektif

Zona konvektif merupakan lapisan terluar bagian Matahari. Memiliki ketebalan dan permukaan zona radiktif sekitar 200.000 km. Suhunya lebih rendah dibandingkan dengan zona radiaktif, dan atom yang lebih berat tidak semuanya terionisasikan. Akibatnya, transportasi panas radiaktif menjadi kurang efektif. kepadatan gas-gas distruktur ini sangatlah rendah sehingga arus konvektif menjadi terbentuk.

d. Fotosfer

Fotosfer merupakan permukaan matahari yang tampak dan bisa dilihat dengan mata telanjang. besar fotosfer bisa mencapai ratusan kilometer. Tentu saja, suhu fotosfer lebuh dingin dibandingkan dengan lapisan yang tidak nampak. Lapisan ini juga disebut lapisan, itu semua karena lapisan ini memancarkan energi panas yang sangat kuat dan sebagian cahayanya sampai ke Bumi. Suhu lapisan ini sekitar 6.000 derajat Celcius dengan ketebalan lapisan mencapai 50 kilo meter.

e. Kromosfer 

Kromosfer merupakan lapisan di atas fotosfer yang bersuhu sekitar 6.000 – 50.000 derajat Celcius. Cahaya lapisan ini biasanya tidak terlihat karena tertutup lapisan fotosfer. Tapi saat terjadi gerhana matahari total akan nampak berupa warna merah yang disebabkan tingginya kandungan helium. Pada lapisan ini ada lapisan gas yang paling dinamis karena seringkali muncul berupa cahaya yang berbentuk lidah api yang memancar sampai ketinggian lebih dari 200.000 kilometer yang disebut prominesa.

f. Korona

Korona merupakan lapisan terluar Matahari yang berwarna putih dan terlihat mengelilingi Matahari saat terjadi gerhana Matahari. suhu korona ini mencapai jutaan derajat Celcius. lapisan ini merupakan lapisan gas tipis dan bentuknya selalu berubah-ubah. Korona tidak bisa secara langsung dilihat dari bumi kecuali sedang gerhana Matahari, tetapi harus menggunakan alat khusus yang berada di observatorium milik NASSA. Alat tersebut dinamakan “Atmospheric Imaging Assembly” (AIA).

  • Planet-planet

planet

    Planet adalah benda astronom yang mengorbit sebuah bintang atau sisa bintang yang cukup besar untuk memiliki gravitasi sendiri, tidak terlalu besar untuk menciptakan fusi termonuklir, dan telah membersihkan daerah sekitar orbitnya yang dipenuhi planetesimal. Kata planet sudah lama ada dan memiliki hubungan sejarah, sains, mitologi dan agama. Oleh peradaban kuno, planet dipandang sebagai sesuatu yang abadi atau perwakilan dewa. seiring kemajuan zaman dan ilmu pengetahuan, pandangan manusia terhadap planet berubah.

Planet itu sendiri dibagi menjadi 2 kelompok yaitu planet Terestrial yang artinya dimana planet ini merupakan planet yang memiliki sifat “kebumian”, baik ukuran, massa, masa jenis, maupun komposisi kimianya (mereka semua mempunyai permukaan yang padat). Yang termasuk planet terestrial adalah planet Merkurius, Venus, Bumi dan Mars. Sedangkan yang kedua adalah kelompok planet Jovian yaitu planet yang tidak memiliki sifat kebumian. planet Jovian ini tersusun atas kumpulan gas. Gas-gas ini memiliki ukuran yang besar tanpa permukaan padat yang bisa dipijak kaki. Planet-planet ini memiliki tekanan yang besar sehingga bisa menghancurkan segala sesuatu yang masuk ke dalam atmosfirnya. yang termasuk planet Jovian adalah planet Jupiter, Saturnus, Uranus dan Neptunus. Kelompok planet ini juga disebut kelompok planet dalam dan kelompok planet luar. Planet-planet ini antara lain yaitu :

a. Merkurius (mercury)

mercury

Planet Merkurius yang dimana dikatakan merkurius berasal dari nama dewa kurir kerajaan Romawi. Merkurius merupakan planet yang paling dekat dengan Matahari sehingga suhu permukaannya di siang hari mencapai 400 derajat Celcius. akan tetapi disaat malam akan turun hingga 180 derajat Celcius. Merkurius adalah planet terkecil dalam tata surya, namun memiliki berat yang hampir sama dengan Bumi. Hal ini disebabkan karena karena komponen Merkurius disusun dari suatu besi yang sangat besar yang berdiameter 3.600 km. Dimana waktu yang paling tepat mengamati planet Merkurius ada pada waktu senja atau menjelang pagi.

Ciri-ciri planet Merkurius
  • Diameter 4.879 km.
  • Jarak rata-rata dari Matahari 57,9 juta km.
  • Kala rotasi 58,65 hari.
  • Kala revolusi 88 hari.
  • Suhu rata-rata 167 derajat Celcius.
  • Jumlah satelit 0
  • Cincin tidak ada

b. Venus (venus)

venus

Venus merupakan nama yang berasal dan diambil dari nama dewi cinta dan kecantikannya yang luar biasa dari bangsa Romawi. Tidak hanya itu, Planet Venus juga dikenal dengan bintang sore atau bintang kejora, karena planet Venus dapat kita amati di waktu petang hari dan sebelum Matahari akan terbenam. Venus adalah planet yang terpanas di tata surya dengan suhu yang dapat mencapai lebih470 derajat Celcius. Venus adalah planet satu-satunya yang berputar searah jarum jam.

Ciri-ciri planet Venus
  • Berdiameter 12.104 km.
  • Jarak rata-rata dari Matahari 108,2 juta km.
  • Kala rotasi 243 hari.
  • Kala revolusi 224,7 hari.
  • Suhu rata-rata 464 derajat Celcius.
  • Jumlah satelit 0
  • Cincin tidak ada.
  • Matahari terbit dari barat, karena arah rotasi dari timur ke barat. peristiwa ini kebalikan dari bumi.
  • Planet paling panas yang ditutupi awan tebal karbon dioksida. Jika terdapat radiasi dari Matahari maka radiasi tersebut sulit untuk keluar. Seperti efek rumah kaca

c. Bumi (Eart)

bumi

Bumi adalah planet yang dapat ditempati karena memiliki suhu yang relatif tetap. Suhu di Bumi menjaga tersedianya air yang dalam bentuk cairan dan dapat menjaga organisme penghasil oksigen tetap hidup. lebih dari 70% permukaan Bumi adalah air, sisanya daratan tanah dan bebatuan. Tebal dari atmosfer Bumi adalah dapat mencapai 700 km yang pada sebagian besar adalah nitrogen dan oksigen.

Ciri-ciri planet Bumi
  • Diameter 12.756,3 km.
  • Jarak rata-rata dari Matahari 149,6 juta km.
  • Kala rotasi 23 jam 57 menit.
  • Kala revolusi 365,242 hari.
  • Rata-rata suhu 15 derajat Celcius.
  • Jumlah satelit 1.
  • cincin tidak ada.
  • Planet dengan sumber kehidupan dengan suhu yang cocok untuk kehidupan air, dan oksigen.
  • Berwarna biru karena partikel udara di atmosfer memantulkan cahaya berwarna biru.

d. Mars (mars)

mars

Planet mars merupakan Planet ke-4 dari matahari yang memiliki jarak 228 juta km satuan astronomi. Mars memiliki kerapatan sebesar 0,093 dan diameternya sebesar 6.787 km atau setengah dari diameter Bumi. jika dilihat dar bumi, planet mars juga dapat dilihat meskipun tidak seterang planet Venus. Planet mars dapat disebut juga planet merah. Hal ini dikarenakan dengan warna planet Mars yang nampak kelihatan berwarna merah. Planet mars memiliki permukaan gunung-gunung brapi yang besar, lembah, lapisan es dan sungai yang kering. Planet Mars memiliki dua satelit yang mengelilingi mars yang bernama Pbhobos dan Deimos.

Ciri-ciri Planet Mars
  • Diameter 6.784 km.
  • Jarak rata-rata dengan Matahari 228 juta km.
  • Kala rotasi 9 jam 56 menit.
  • Kala revolusi 11 Tahun 10 Bulan 3 Hari.
  • Rata-rata suhu -65 derajat celcius.
  • Jumlah satelit 2.
  • Tersusun atas karbondioksida yang sangat tipis

e. Yupiter (Jupiter)

jupiter

Jupiter dikenal dalam bahasa Arab sebagai Mustari, dan dalam bahasa Sansekerta disebut Wrespati. Jupiter merupakan planet terbesar dalam tata surya kita, lebih besar dari planet lainnya. Volume planet Jupiter 1.300 kali dengan volume planet Bumi. Jupiter dapat dilihat dengan mudah karena dua sebab utama, karena Jupiter memiliki ukuran yang sangat besar dan planet Jupiter tersebut memantulkan cahaya lebih dari 70% cahaya matahari yang jatuh diatas permukaannya.

Ciri-ciri Planet Jupiter
  • Diameter 139.822 km.
  • Jarak rata-rata dengan Matahari 778,3 juta km.
  • Kala rotasi 10 jam 40 menit.
  • Kala revolusi 29,42 Tahun.
  • Rata-rata suhu 50 derajat celcius.
  • Jumlah satelit 16.
  • Mempinyai cincin.
  • Memiliki gas yang terdiri dari 90% Hidrogen dan 10% Helium.

f. Saturnus (Saturn)

satur

Saturnus merupakan planet terindah dengan ribuan cincin mengelilingi tubuhnya. Walaupun cincin Planet Saturnus terluhat padat, cincin itu sebenarnya tersusun atas milyaran seroihan batu yang dilapisi es. Serpihan terkait hanya serupa setitik debu, sedangkan yang terbesar mungkin mencapai sebesat rumah. Beberapa serpihan lebarnya bahkan mencapai 1 km. Setiap serpihan bergerak di orbitnya masing-masing mengelilingi planet Saturnus. Serpihan batu berlapis es yang mengorbit Planet Saturnus mungkin dulunya adalah sebuah bulan, atau mungkin juga bahan-bahan yang tersisa saat pembentukan Planet Saturnus.

Planet saturnus  mempunyai setidaknya 21 satelit. satelit yang terbesar adalah Titan, Titan adalah satu-satunya bulan yang dikelilingi atmosfer tebal. Enceladus memiliki sisi berkawah serta satu sisi lagi yang lebih rata. Mimas memiliki kawah besar yang terbentuk akibat tabrakan yang hampir saja menghancurkannya. Beberapa satelit lainnya seperti Atlas, 1980S26, 1980S27, Co-orbital, 1980S5, 1980S6, Rhea, Hyperion, Lapetus, dan Phoebe.

Ciri-ciri Planet Saturnus
  • Diameter 120.536 km.
  • Jarak rata-rata dengan Matahari 1.433,5 juta km.
  • Kala rotasi 10 jam 40 menit.
  • Kala revolusi 29,42 Tahun.
  • Rata-rata suhu -140 derajat celcius.
  • Jumlah satelit 21.
  • Mempinyai cincin.
  • Permukaan yang terdiri atas kristal es.
  • Mampu mengapung juka di tempatkan dalam air.

g. Uranus (Uranus)

uranus

Planet uranus adalah planet ke-7 dari Matahari dan planet terbesar yng ke-3 dan terberat ke-4 dalam tata surya. Uranus disebut dengan nama dewi langit yang berasal dari yunani kuno ayah dari Kronos (Saturnus) dan kakek dari Zeus (Jupiter), yaitu Urania, Uranus merupakan Planet yang ke-7 dari Matahari. Meskipun Uranus terlihat dengan mata telanjang seperti planet klasik, namun Uranus sempat tidak di golongkan sebagai planet oleh pengamat dahulu kala karena redupnya dan orbitnya yang lambat. Sir William Herschel mengumumkan penemuannya pada tanggal 13 maret 1781, menambah batas yang diketahui dari tata surya untuk pertama kalinya dalam sejarah modern. Uranus juga merupakan Planet pertama yang ditemukan dengan  menggunakan teleskop.

Seperti planet lainnya, Uranus mempunyai sistem cincin, Magnetosfer serta banyak satelit alami. Sistem Uranian konfigurasinya unik diantara planet_planet karena sumbu rotasi miring ke sampingnya, hmpir pada bidang revolusinya mengelilingi Matahari. Sehingga letak kutub utara dan kutub selatannya terletak pada ekuator yang tidak sama dengan planet-planet lainnya.

Ciri-ciri Planet Uranus
  • Brewarna hijau kebiruan, karena atmosfernya mengandung metana yang sangat tebal.
  • Permukaannya terdiri dari es, air, metana dan amoniak.
  • Memiliki cincin yang gelap.
  • Memiliki sedikitnya 27 satelit, yang terbesar bernama Oberon.
  • Sumbu rotasi berimpit dengan bidang orbit, kutub utara dan kutub selatan bergantian tempat menghadap Matahari.
  • Diameter sekitar 50.274 km.
  • Periode revolusi 84 tahun.
  • Periode rotasi 15,8 jam.

h. Neptunus (Neptune)

neptune

Dalam urutan Tata Suyra, Neptunus menempati urutan kedelapan dihitung dari Matahari. Neptunus menurut Yunani adalah salah satu Dewa laut. Karena Neptunus berwarna biru seperti laut itu, itu sebabnya Planet yang satu ini dinamakan Neptunus. Planet Neptunus merupakan Planet terbesar keempat berdasarkan diameternya. dan urutan ketiga berdasarkan massanya. passalnya Massa Neptunus 17 kali lipat lebih besar daripada bumi dan sedikit lebih besar daripada Planet Uranus.

Yang menemukan pertama Planet Neptunus adalah Urbain Le Verrier dan Johan Galle pada yahun 1846 Masehi. Tepatnya pada tanggal 23 September. Penemuan pertama Planet Neptunus Ini melalui prediksi Matematika. yang saat itu ada perubahan yang tidak terduga di orbit uranus, sehingga ini mendorong Alexis Bouvard menyimpulkan bahwa hal tersebut diakibatkan oleh gangguan gravitasi dari planet yang tidak dikenal. selanjutnya Neptunus diamati oleh penemu resminya.

Ciri-ciri Planet Neptunus
  • Diameter 50.500 km.
  • Jarak rata-rata dengan Matahari 4.500 juta km.
  • Kala rotasi 16 jam 7 menit.
  • Kala revolusi 164,8 Tahun.
  • Rata-rata suhu -223 derajat celcius.
  • Jumlah satelit 14.
  • Mempinyai cincin.
  • Memiliki gas hidrogen, helium, es, air, metana dan amoniak.
  • memiliki orbit yang sama dengan pluto atau berbaris dengan pluto.

Pada tanggal 24 Agustus 2006 Planet Pluto tidak lagi dikategorikan sebagai planet, karena tidak memenuhi syarat-syarat yang objektif.

  • Meteor dan komet

A. Meteor

meteor

Meteor adalah benda angkasa berupa pecahan batuan angkasa yang jatuh dan masuk ke dalam atmosfer bumi. Ketika meteor masuk ke dalam atmosfer bumi maka akan terjadi gesekan dengan udara sehingga benda tersebut akan menjadi panas dan terbakar. Meteor yang tidak habis ternakar dan sampaio ke permukaan bumi disebut meteorit. tumbukan meteorit yang jatuh biasanya berukuran besar sehingga menimbulkan lubang besar di permukaan Bumi.

B. Komet

komet

Komet mempunyai arti rambut panjang. Komet adalah anggota tata surya yang mempunyai orbit sangat lonjong. jumlah komet banyak sekali. Ornit komet membentuk sudut terhadap ekliptika. Ekliptika adalah bidang edar planet. Oleh karena itu period komet sangat besar. Itulah sebabnya komet muncul dengan selang waktu yang cukup lama. seperti komet Halley yan g muncul setiap 75 atau 76 Tahun sekali. Komet disebut juga dengan bintang berekor.

“sekian dari saya pembahasan tentang tata surya dan benda angkasa lainnya”

~semoga bermanfaat bagi kita semua~

 

Jangan lupa untuk mengunjungi artikel menarik lainnya disini: https://organicvolunteers.com

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.