Pencemaran Udara Beserta Pengertian, Dampak, Penyebab, dan Contoh

Pencemaran Udara Beserta Pengertian, Dampak, Penyebab, dan Contoh

Pencemaran Udara – Hallo para pembaca, pada kesempatan kali ini saya akan memberikan informasi kepada kamu mengenai pencemaran udara. Disini saya akan mengupas tuntas mulai dari pengertian pencemaran udara, dampak pencemaran udara, penyebab pencemaran udara, contoh pencemaran udara, dan yang lainnya. Tidak usah berlama-lama, mari simak ulasan lengkapnya berikut ini.

Pengertian Pencemaran Udara

Yang dimaksud dengan pencemaran udara ialah suatu kondisi yang mana kehadiran satu atau lebih subtansi kimia, fisik, ataupun biologi di atmosfer dalam jumlah yang sangat membahayakan. Berbahaya bagi kesehatan manusia, hewan, dan juga tumbuhan, mengganggu estetika dan kenyamanan ataupun merusak properti. Polusi udara adalah salah satu jenis dari pencemaran lingkungan hidup di samping pencemaran air, pencemaran suara, dan pencemaran tanah.

Pencemaran udara merupakan perusakan kepada kualitas udara. Kerusakan kualitas ini diakibatkan oleh berbagai sumber, baik sumber biologis ataupun sumber non biologis. Polusi udara ini bisa bersumber dari berbagai macam diantaranya adalah asap pabrik, asap kendaraan bermotor, limbah industri, limbah rumah tangga, dan yang lainnya. Beberapa sumber ini juga menjadi sumber pencemaran tanah.

Penyebab Pencemaran Udara

pencemaran-udara-dmy
https://www.elconfidencial.com

Terdapat banyak sekali penyebab pencemaran udara yang ada di bumi ini, bahkan tidak terhitung lagi jumlahnya. Dan hampir seluruhnya disebabkan oleh tangan manusia itu sendiri. berikut ini ialah merupakan penyebab-penyebab pencemaran udara.

1. Polusi Disebabkan Asap Kendaraan Bermotor

Di dalam era modernisasi seperti saat ini kendaraan bermotor adalah salah satu kebutuhan umum yang dapat dibilang paling penting untuk menunjang kegiatan sehari-hari. Pada zaman dahulu orang-orang pergi ke tempat yang jauh memakai angkutan umum.

Hal itu sangat berbeda keadaan dengan keadaan saat ini yakni pemakaian kendaraan pribadi sangat pesat, sebab dikira lebih gampang daripada memakai kendaraan umum.

Padahal dari hal tersebut asap kendaraan kendaraan pribadi yang semakin lama semakin naik ini menjadi salah satu penyebab dan juga penyumbang terbesar di dalam pencemaran lingkungan khususnya pencemaran udara.

Banyak sekali reaserch membuktikan jika intensitas dari kendaraan bermotor sendiri semakin lama semakin meningkat, bahkan hal tersebut sampai menimbulkan kemacetan di jalan raya. Seperti misalnya di kota-kota besar seperti Surabaya, Jakarta, dan masih banyak lagi kota yang lain.

Hal tersebut menjadikan keadaan pemakaian bahan bakar yang terlalu berlebihan. Dampak dari terjadinya kelebihan pemakaian bahan bakar itu ialah banyaknya kandungan gas CO yang mana dinilai sangat berbahaya.

Kandungan CO atau kandungan karbon monoksida ini dinilai sangat berbahaya bukan hanya pada kendaraan udara saja namun juga sangat berbahaya untuk makhluk hidup. Pada umumnya kalau dilihat di perkotaan besar sering terjadi penggumpalan asap dari perpaduan banyak gas yang sangat membahayakan membentuk sebuah kabut.

Dari situ letak bahayanya di dalam jangka pendek dampak yang dikeluarkan dapat dibilang seperti gangguan pernafasan biasa, namun untuk jangka lama dapat menyebabkan penyakit yang lebih serius dan lebih akut.

2. Abu Polutan Gunung Berapi

Negara Indonesia ialah salah satu negara yang mana mempunyai banyak gunung berapai atau gunung yang masih aktif. Salah satu kemungkinan penyebab pencemaran dari udara yang berasal dari alam adalah letusan yang diakibatkan oleh gunung merapi ini salah satunya.

Seperti yang kita semua ketahui bebrapa waktu lalu pada saat terdapat beberapa gunung berapi yang meletus memberikan dampak yang sangat serius kepada stabilitas udara di beberapa daerah. Seperti misalnya letusan Gunung Kelud yang mana menyebabkan awan hitam dan juga abu bertebangan sampai daerah Jawa Barat.

Dari efek letusan gunung berapi tersebut yag di timbulkan sangat banyak terutama pada jarak pandang yang semakin memendek sampai mengganggu rutinitas harian yang lainnya, juga bisa mengganggu kesehatan kita sendiri.

3. Pembangkit Listrik

Di dalam hal ini hampir sebagian pembangkit listrik konvensional sampai saat ini masih memakai bahan bakar yang mana di rasa masih kurang ramah lingkungan. Beberapa contohnya seperti minyak, batu bara, dan juga gas.

Hal ini hampir sama seperti kasus daripada kendaraan bermotor yang sudah dijelaskan tadi yang mana efek dari pembakaran bahan bakar yang tidak sempurna adalah hal yang menghasilkan gas yang sangat berbahaya yang menyebabkan pencemaran udara.

Dari gas tersebut seperti sulfur dioksida ialah salah satu penyumbang dari terjadinya pemanasan global yang saat ini tengah terjadi.

4. Limbah Asap Industri atau Pabrik

Limbah asap industri atau pabrik ini adalah salah satu penyumbang terbesar pencemaran udara di dunia. Cerobong-cerobong yang mengeluarkan asap itu terkadang tidak terdapat filter untuk zat-zat yang dikeluarkannya.

Dari beberapa penelitian beberapa zat yang dikeluarkan dari proses industri ini ialah berupa zat yang sangat berbahaya seperti karbon monoksida, hidrokarbon, dan juga senyawa yang bisa membahayakan kesehatan manusia dan juga alam.

Dan bukan hanya dampak yang ditimbulkan untuk udara saja, bahkan dari pencemaran udara tersebut dapat mengakibatkan pencemaran air dan pencemaran tanah.

Baca juga: Pencemaran Air Beserta Pengertian, Sumber, Dampak, dan Cara Mengatasinya Lengkap

5. Limbah Pertanian

limbah-atau-polutan-tanah-pertanaian-dmy
https://hamparan.net

Pada saat ini pemakaian zat kimia dan pemakaian pupuk hampir menjadi salah satu hal wajib dengan tujuan untuk meningkatkan produktifitas dari hasil panen. Baik hal itu dipakai untuk pembasmi hama ataupun dipakai sebagai penyubur tanaman itu sendiri.

Namun terkadang pemakaian dari pupuk itu terlalu berlebhan dan akibatnya menjadikan gas amonia juga gas NH3 yang terkadung di dalam pupuk itu keluar secara berlebihan yang mana mengakibatkan dampak yang sangat signifikan untuk atmosfer.

Dampak yang terjadi dapat menjadikan gangguan kepada kesehatan sendiri juga dapat menjadi salah satu penyebab dari terjadinya hujan asam.

7. Aktifitas Rumah Tangga

Siapa yang menyangka jika dari aktifitas rumah tangga ini juga mempunyai andil di dalam menyumbang polosi udara. Terdapat beberapa kegiatan rumah tangga yang mana menyebabkan polusi udara.

Seperti misalnya pembakaran sampah yang dilakukan secara sembarangan dan proses pengecatan rumah. Dari kedua aktifitas itu kandungan yang dikeluarkan oleh beberapa polutan itu sangat menyengat dan bahkan dapat menjadi salah satu faktor pengganggu kesehatan.

8. Kegiatan Pertambangan Penyebab Pencemaran Udara

Industri pertambangan ialah salah satu industri yang lumrah di Negara Indonesia terutama di Pulau Kalimantan dan di Papua sendiri juga di Jawa. Dari situ proses penambangan itu sangat banyak memakai alat besar dalam jumlah yang sangat besar.

Di dalam proses pertambangan ini sendiri pada saat dalam proses penambangan mineral yang di ambil langsung dari perut bumi menjadikan banyak polutan yang dihasilkan. Contohnya seperti beberapa bahan kimia dan juga debu yang banyak sampai bisa kemudian menjadikan penyebab dari pencemaran udara itu sendiri.

Sangat banyak pertambangan yang mana menimbulkan efek negatif dari hasil pengeboran ataupun pembuangannya. Gangguan itu mulai dari ganguan kesehatan sampai gangguan lingkungan yang lainnya.

8. Kebakaran Hutan Polutan Polusi Udara

Kebakaran hutan adalah kejadian alam yang sangat fatal akibatnya, Terkadang untuk penyebab dari kebakaran hutan ini sendiri sangat sulit di duga-duga. Terkadang ada yang disebabkan karena faktor alam yang terutama adalah pertanahan gambut atau dapat juga disebabkan oleh tangan manusia yang tidak bertanggung jawab.

Seperti kebakaran wilayah hutan gambut ini sendiri sangat sering terjadi pada saat musim kemarau yang berkepanjangan, di samping itu pemakaian sistem ladang yang berpindah juga menjadi salah satu faktor pembakaran hutan oleh tangan manusia.

Dampak yang sangat signifikan dapat dirasakan secara langsung dari kebakaran hutan itu. Seperti sangat mengganggu aktifitas sehari-hari dan juga menganggu kesehatan dari penduduk yang terkena langsung imbas atau asap dari pembakaran hutan itu.

Seperti misalnya kasus kebakaran hutan yang terdapat di Kepulauan Riau yang dapat dikatakan sangat parah. Bahkan bukan hanya dari masyarakat yang terdapat di daerah tersebut yang terkena dampaknya namun sampai ke negara tetangga seperti negara Singapura juga terkena imbas dari kebakaran hutan itu.

9. Efek Timbunan Sampah Untuk Polusi Udara

Siapa sih yang tidak terganggu dengan adanya timbunan sampah yang sangat banyak? Pasti seluruh orang sangat merasa terganggu terutama ketika sampah telah menumpuk dan juga mengeluarkan bau yang tak sedap.

Kejadian semacam ini pada umumnya sering terjadi di TPA, dan terkadang gangguang itu datang secara tiba-tiba sebab proses pengelolahan sampah yang kurang cepat dapat di tangani dengan tepat.

Polusi yang ditimbulkan akibat timbunan sampah yang di timbulkan juga tidaklah di anggap remeh. Di samping bau yang tidak sedap, dari tempat pembuangan akhir ini juga dapat menjadikan penumpukan gas metana yang sangat membahayakan bagi kesehatan.

10. Ilegalloging atau Penebangan Hutan Secara Liar Salah Satu Penyebab Utama Pencemaran Udara

Negara Indonesia adalah salah satu Negara yang mempunyai hutan terbesar di Dunia. Namun sangat banyak masalah yang terjadi mengenai hutan di Negara Indonesia terutama masalah penebangan hutan secara liar.

Di dalam hal ini hutan adalah salah satu penyeimbang alam yang harus sangat dijaga sebab keadaan seperti ini seharusnya pemerintah memberikan perhatian khusus untuk kasus ini.

Sebab dampak yang besar dapat terjadi penyebab penebangan itu seperti kekeringan yang berkepanjangan, penetralan udara yang terganggu, sistem resapan yang menjadi berkurang, dan masih banyak lagi yang lain.

Sumber Pencemaran Udara

emisi-gunung-meletus-dmy
https://alamendah.org

Sumber pencemaran udara terdiri dari 2 sumber, yakni:

1. Sumber Pencemaran Udara Berasal dari Manusia

Sumber pencemaran jenis ini contohnya dari emisi pabrik, dari transportasi. Zat penyebab pencemaran udara yang bersumber dari kegiatan manusia diantaranya ialah Karbon Monoksida (CO), Oksida Sulfur (SOx), Oksida Nitrogen (NOx), Partikulat, Hidrokarbon (HC), dan juga Oksida fotokimia, termasuk ozon.

2. Sumber Pencemaran Udara Alamiah

Sumber pencemaran udara alamiah, contohnya akibat letusan gunung berapi. Dapat juga berupa kebakaran hutan, nitrifikasi dan juga denitrifisasi biologi.

Macam-macam Pencemaran Udara

Ada dua macam pencemaran udara, yakni:

1. Pencemaran Udara Primer

Pencemaran udara primer yakni subtansi yang ditimbulkan langsung dari sumber pencemaran. Karbon monoksida ialah salah satu contoh pencemaran udara primer sebab ia adalah hasil dari pembakaran.

2. Pencemaran Udara Sekunder

Pencemaran udara sekunder yakni subtansi pencemar terbentuk dari reaksi pencemar-pencemar primer di atmosfer. Pembentukan ozon di dalam proses fotokimia ialah contoh pencemaran sekunder. Atmosfer ialah sebuah sistem yakng kompleks, dinamik, dan juga rapuh. Belakangan ini, perhatian kepada efek emisi polusi udara kepada perubahan iklim global dan penipisan lapisan ozon semakin meningkat.

Dampak Pencemaran Udara

Dampak pencemaran udara ini menyerang berbagai sektor kehidupan manusia dan juga makhluk hidup yang terdapat di bumi. Di bawah ini ialah dampak pencemaran udara kepada kehidupan manusia dan juga lingkungan.

1. Dampak Terhadap Kesehatan

Dampak pencemaran debu dapat menyebabkan penyakit paru-paru (bronchitis) juga penyakit saluran pernafasan yang lainnya. Sedangkan untuk dampak pencemaran oleh zat kimia seperti Karbon Monoksida bisa menyebabkan gangguan kesehatan pada hemoglobinHemoglobin ialah metaloprotein pengangkut oksigen yang mengandung besi di dalam sel darah merah.

Menurut organisasi Kesehatan Dunia (WHO), setiap tahun ada sekitar 3,2 juta kasus kematian yang disebabkan oleh pencemaran udara di seluruh dunia.

Dalamnya penetrasi polutan polusi udara ke dalam tubuh tersebut bergantung kepada jenis zat pencemar. Partikulat yang berukuran besar bisa tertahan di saluran pernafasan bagian atas. Sedangkan untuk partikulat yang berukuran kecil dan gas bisa mencapai ke paru-paru. Dari paru-paru, zat pencemar itu oleh sistem peredaran darah. Lalu menyebar  ke seluruh tubuh.

Di Negara Indonesia, Kendaraan bermotor adalah sumber utama pencemaran udara di Perkotaan. Jika menurut Word Bank, dalam kurun waktu 6 tahun sejak 1995 sampai 2001, ada pertumbuhan jumlah kendaraan bermotor di Negara Indonesia sebesar hampir 100%. Sebagian besar kendaraan bermotor tersebut menghasilkan emisi gas buang yang sangat buruk. Hal tersebut akibat dari perawatan yang kurang memadai atau dari pemakaian bahan bakar kualitas buruk, contohnya kadar timbal/Pb yang tinggi.

Work Bank menempatkan Kota Jakarta menjadi salah satu Kota dengan kadar polutan tertinggi sesudah Beijing, Mexixo, dan New Delhi. Pencemaran udara yang terjadi tersebut sangat meggangggu kesehatan. Menurut perhitungan kasar dari Work Bank pada tahun 1994, dengan mengambil contoh kasus Kota Jakarta. Kalau konsentrasi paertikulat (PM) diturunkan sesuai dengan standar WHO, maka akan terjadi berbagai penurunan kasus kesehatan. Penurunan kasus itu yakni:

  1. Penurunan 1400 kasus kematian bayi prematur.
  2. Penurunan sebesar 49.000 kasus kunjungan ke gawat darurat.
  3. Penurunan 2000 kasus raawat inap di Rumak Sakit.
  4. Penurunan 124.000 kasus bronchitis terhadap anak.
  5. Penurunan 600.000 serangan asma.
  6. Penurunan 31 gejala penyakit saluran pernafasan.
  7. Peningkatan efisiensi 7.6 juta hari kerja yang hilang akibat penyakit saluran pernafasan.

2. Dampak Terhadap Sosial

Akibat dari pencemaran udara, orang-orang tidak bisa menikmati udara sehat. Setiap hari mereka harus melihat dan menghirup asap. Akibatnya adalah aktifitas sosial menjadi terhambat.

3. Dampak Terhadap Ekonomi

Hasil dari kajian Bank Dunia menemukan jika dampak ekonomi akibat dari pencemaran udara di Indonesia sebesar 1,8 trilyun. Jumlah tersebut akan meningkat mencapai 4,3 trilyun pada di 2015.

4. Dampak Terhadap Pertanian

Pencemaran udara ini sangat berpengaruh dalam sektor pertanian. Kurangnya lahan hijau tempat pohon melakukan fotosintetis sebab bisa menganggu pertumbuhan pohon. Tanaman juga akan rawan terhadap penyakit. Penyakit itu diantaranya klorosis, nekrosis. Hal ini menyebabkan sirkulasi udara sehat akan berkurang. Udara akan menjadi kotor sehingga tidak baik untuk di hirup.

5. Dampak Terhadap Pendidikan

Dari segi pendidikan, dampak pencemaran udara ini bisa mempengaruhi tingkat belajar para siswa. Mereka terhambat di dalam hal berfikir. Terhambat juga di dalam menyelesaikan suatu permasalahan.

6. Efek Rumah Kaca

Efek rumah kaca ini disebabkan oleh adanya CO2, CFC, metana, ozon, dan N2O di lapisan trofosper. Keseluruhan gas tersebut menyerap radiasi panas matahari yang dipantulkan oleh permukaan bumi. Akibatnya, panas terperangkap di dalam lapisan troposfer sehingga hal ini menimbulkan fenomena pemanasan global. Dampak dari pemanasan global itu diantaranya ialah pencairan es di kutub, naiknya permukaan air laut, perubahan iklim, perubahan siklus hidup flora fauna.

7. Kerusakan Lapisan Ozon

Lapisan ozon yang ada di stratosper (ketinggian 20-35 km) adalah pelindung alami bumi. Lapisan ini berfungsi untuk memfilter radiasi ultraviolet B dari matahari. Pembentukan dan juga penguraian molekul-molekul ozon (O3) ini terjadi secara alami di statosfer. Emisi CFC yang mencapai statosfer dan juga bersifat sangat stabil menyebabkan laju penguraian molekul-molekul ozon lebih cepat daripada pembentukannya. Hal inilah yang menyebabkan terbentuknya lubang-lubang pada lapisan ozon. Kerusakan lapisan ozon ini menyebabkan sinar UV-B matahari tidak terfilter. Dan pada akhirnya, bisa mengakibatkan kanker kulit juga penyakit pada tanaman.

Zat Pencemaran Udara (Polutan)

Pencemaran udara ini disebabkan oleh beberapa zat pencemar atau polutan. Negara Amerika Serikat contohnya, mempunyai daftar 187 polutanyang sangat berbahaya (hazardous list pollutants) untuk kualitas udara. Jenis polutan tersebut ditetapkan dan juga dipantau oleh Environmental Protection Agency. Tiap jenis polutan mempunyai bahaya yang bisa berujung pada kematian. Bahaya dari masing-masing zat pencemaran udara ialah:

1. Gas NO dan NO2

Sampai tahun 1999, NOx yang asalnya dari alat transortasi laut di Negara Jepang menyumbangkan 38% dari total emisi NOx (25.000 ton/tahun). NOx terbentuk atas 3 fungsi yakni Suhu (T), Waktu Reaksi (t), dan juga konsentrasi Oksigen (O2) atau NOx = f (T, t, O2).

1. Secara teoritis ada 3 teori yang mengemukakan terbentuknya NOx, yakni:

Thermal NOx (Extendex Zelddovich Mechanism). Proses ini disebabkan gas nitrogen beroksidasi pada suhu tinggi pada ruang bakar (>1800K). Thermal NOx ini didominasi oleh emisi NO (NOx = NO + NO2.

2. Prompt NOx. Formasi NOx ini akan terbentuk sangat cepat pada zona pembakaran.

3. Fuel NOX. Formasi NOx ini terbentuk sebab kandungan N dalam bahan bakar. Kira-kira 90% emisi NOx disebabkan oleh proses thermal NOx. Tercatat juga jika pemakaian HFO (Heavy Fuel Oil) – bahan bakar – kapal – menyumbangkan emisi NOx sebesar 20-30%. Nitrogen oksida yang terdapat di udara lalu dihirup oleh manusia akan menyebabkan kerusakan paru-paru. Sesudah bereaksi dengan atmosfer, gas ini membentuk partikel-partikel nitrat yang sangat halus sehingga bisa menembus bagian terdalam paru-paru. Gas gas di atas akan bisa menimbulkan gangguan pada saluran pernafasan, dari ringan sampai berat.

2. Karbon Monoksida

Asap kendaraan adalah sumber utama karbon monoksida di perkotaan. Data mengungkapkan jika 60% polusi udara di Kota Jakarta disebabkan karena benda bergerak atau transportasi berbahan bakar solar. Terutama berasal dari Angkutan Umum. Formasi CO adalah fungsi dari rasio kebutuhan udara dan juga bahan bakar di dalam proses pembakaran di dalam ruang bakar mesin diesel. Pencampuran yang baik antara udara dan juga bahan bakar terutama terjadi pada mesin yang memakai Thurbocharge. Ini adalah salah satu strategi meminimalkan emisi CO.

Karbon monoksida yang meningkat di berbagai perkotaan bisa mengakibatkan turunnya berar janin. Berpotensi meningkatkan jumlah kematian pada bayi juga kerusakan pada otak. Oleh sebab itu, strategi penurunan kadar monoksida akan tergantung pada pengendalian. Pengendalian emisi seperti pemakaian bahan katalis yang mengubah bahan CO menjadi karbon dioksida. Pemakaian bahan bakar terbarukan rendah polusi juga bisa menjadi solusi untuk mengatasi masalah pencemaran udara.

Karbon monoksida ialah gas yang bersifat membunuh makhluk hidup, termasuk manusia. Gas CO akan mengganggu pengikatan oksigen (O2) dalam darah sebab CO lebih gampang terikat oleh darah jika dibandingkan oksigen. Darah yang tercemar oleh CO pada kadar 70% sampai 80% bisa menyebabkan kematian.

3. Gas Karbon Dioksida

Karbon dioksida ialah gas sumber pencemaran udara yang bisa meningkatkan suhu pada suatu lingkungan sekitar. Fenomena tersebut dikenal sebagai efek rumah kaca. Temperatur udara di daerah yang tercemar CO2 ini akan naik. Dengan begitu, suhunya menjadi semakin panas dari waktu ke waktu seperti yang dialami di Kota Jakarta.

Hal tersebut disebabkan karena CO2 akan berkonsentrasi dengan jasad debu, renik, dan juga titik-titik air. Percampuran ini membentuk awan yang bisa ditembus cahaya matahari, tetapi tidak bisa dilepaskan kembali melewati awan itu. Keadaan seperti ini mirip dengan kondisi rumah kaca tanpa fentilasi udara.

Penanggulangan Pencemaran Udara

hands-with-plant-dmy
https://rovhandscreamo.wordpress.com
  1. Pakai moda angkutan umum. Mendorong diri sendiri dan masyarakat untuk memakai moda angkutan umum akan menurunkan tingkat polusi udara.
  2. Hemat energi. matikan lampu, kipas angin, penyejuk udara saat kamu bepergian keluar. Sejumlah besar bahan bakar fosil dibakar untuk menghasilkan listrik. Dengan mengurangi pemakaian listrk, berarti kita turut mengurangi pemakaian bahan bakar fosil dan juga menyelamatkan udara.
  3. Pahami dan praktek konsep Reduce, Reuse, dan Recycle. Jangan sampai membuang barang-barang yang tidak berguna bagi kamu. Kamu mungkin saja bisa memakai barang-barang itu untuk hal lain, contohnya menghasilkan kerajinan. Bahkan, kamu dapat menghasilkan uang dari sampah yang didaur ulang.
  4. Pakai sumber energi terbarukan dan juga ramah lingkungan. Teknologi energi terbarukan ramah lingkungan seperti matahari, angin, dan juga panas bumi semakin mutakhir. Pemerintah dari berbagai Negara sudah memberikan hibah untuk konsumen yang tertarik untuk memasang panel surya untuk rumah mereka.
  5. Pakai perangkat teknologi atau listrik hemat energi.

Itulah sedikit informasi yang dapat saya sampaikan mengenai pencemaran lingkungan. Mulai dari pengertian pencemaran lingkungan, dampak pencemaran lingkungan, cara mengatasi pencemaran lingkungan dan yang lainnya. Semoga apa yang saya sampaikan kali ini menambah ilmu dan wawasan bagi anda. Terima Kasih.

Kunjungi artikel lainnya disini: https://organicvolunteers.com

Tinggalkan komentar