Pencemaran Lingkungan | Dampak, Pengertian, Cara Penanggulangan

Pencemaran Lingkungan | Dampak, Pengertian, Cara Penanggulangan

Pencemaran lingkungan – Pencemaran lingkungan merupakan masuknya makhluk hidup, zat energi, maupun komponen lain ke dalam makhluk hidup. Pada kesempatan kali ini saya akan memberikan informasi mengenai pencemaran lingkungan. Mulai dampak pencemaran lingkungan, pengertian pencemaran lingkungan, macam-macam pencemaran lingkungan, cara penanggulangan pencemaran lingkungan dan yang lainnya lengkap. Tidak usah berlama-lama mari langsung saja kita simak informasi selengkapnya berikut ini.

Pengertian Pencemaran Lingkungan

pencemaran-lingkungan
https://lingkunganhidup.co

Yang dimaksud dengan pencemaran lingkungan adalah suatu perubahan dalam lingkungan yang tidak diinginkan, sebab dapat mempengaruhi kesehatan, kegiatan, dan keselamatan makhluk hidup. Perubahan itu disebabkan langsung oleh suatu zat pencemar yang disebut dengan nama polutan. Suatu zat dapat dikatakan sebagai polutan kalau bahan atau zat asing itu jumlahnya melebihi jumlah normal, berada di tempat yang bukan semestinya dan juga berada pada waktu yang tidak tepat.

Lingkungan yang sudah tercemar akan mengakibatkan keadaan suatu ekosistemnya tidak seimbang dan mengakibatkan masuknya polutan di dalam lingkungan itu. Sedangkan di dalam lingkungan yang alami memiliki ekosistem yang seimbang.

Seperti misalnya, udara yang ada di desa jauh terasa lebih segar sebab banyak ditumbuhi oleh pepohonan yang hijau dan lebat. Hal tersebut menunjukkan kalau di desa itu udaranya belum tercemar atau udaranya masih bersih. Akan tetapi kalau di kota yang sangat padat dengan penduduk, maka udara akan terasa sangat panas dan pernafasan menjadi tidak nyaman. Hal tersebut menunjukkan jika udara dikota sudah tercemar.

Macam-Macam Pencemaran Lingkungan

Macam-macam pencemaran lingkungan yang kita kenal sekarang ini dibagi menjadi 4 kategori. Dan setiap jenis pencemaran tersebut mempunyai sebab dan dampak yang berbeda kepada kehidupan mahkluk hidup. Berikut ini adalah jenis-jenis atau macam pencemaran itu:

1. Pencemaran udara

Pencemaran udara terjadi akibat dari pembakaran bahan bakar pada kendaraan bermotor dan gas buang dari pabrik. Berikut ini beberapa jenis polutan yang kerap mencemari udara, diantaranya adalah:

a. Karbon monoksida (CO), adalah hasil pembakaran yang tidak sempurna oleh mesin kendaraan bermotor. Kalau gas CO ini terhirup oleh pernafasan manusia, maka dipastikan akan ikut beredar di dalam darah manusia sehingga akan menganggu daya ikat darah kepada oksigen. Keracunan gas CO dapat mengakibatkan kepala pusing-pusing, gangguan saraf, dan pingsan.

b. Karbon dioksida (CO2), yakni dihasilkan dari proses pernafasan makhluk hidup, pembusukan dari bahan organik dan juga pelapukan batuan. Kalau kadar CO2 di atmosfer meningkat, maka akan mengakibatkan peningkatan suhu bumi.

c. Senyawa nitrogen, gas nitrogen ini diperlukan oleh makhluk hidup untuk bahan pembangun protein. Kalau nitrogen oksida ini bereaksi dengan air maka akan membentuk senyawa asam.

d. Senyawa belerang, gas sulfur dioksida (SO2) ini asalnya dari pabrik yang memakai belerang dan hasil dari pembakaran bahan fosil (batu bara dan minyak bumi). Gas SO2 kalau bereaksi dengan air akan membentuk senyawa asam. Kalau senyawa itu turun bersamaan dengan hujan, maka terjadilah hujan asam.

e. Klorofluorokarbon (CFC), Biasa dipakai sebagai bahan pendingin pada AC dan kulkas. Di samping itu, juga dipakai untuk penyemprot rambut dan obat nyamuk semprot. CFC dapat merusak lapisan ozon pada atmosfer. Akibatnya adalah perlindungan bumi dan radiasi sinar ultraviolet matahari menjadi berkurang.

Baca: Pencemaran Air Beserta Pengertian, Sumber, Dampak, dan Cara Mengatasinya Lengkap

2. Pencemaran suara

Pencemaran suara ialah suatu keadaan yang mana masuknya suara yang masuk terlalu banyak sehingga sangat mengganggu kenyamanan lingkungan, terutama untuk kenyamanan manusia itu sendiri.

Pencemaran suara ini sendiri cukup menjadi sebuah ancaman yang serius untuk kualitas lingkungan, terutama pada bagian suasana. Sumber utama dari pencemaran suara ialah kebisingan, yakni bunyi atau suara yang bisa menganggu dan bisa merusak pendengaran manusia. Suatu bunyi disebut bising jika intensitasnya sudah melampaui 50 desibel.

Suara dengan intensitas yang tinggi, seperti yang dikeluarkan oleh banyak mesin idustri, kendaraan bermotor, dan suara pesawat terbang jika berlangsung secara terus-menerus dalam jangka waktu yang cukup lama, maka bisa menganggu manusia, bahkan juga menyebabkan cacat pendengaran yang permanen.

3. Pencemaran Air

Pencemaran air ini berarti ada sebuah kerusakan air dari batas yang normal. Air yang sedang terpolusi ini diakibatkan oleh adanya sebuah racun atau sebuah polutan yang masuk ke dalam lingkungan air. Polutan ini diantaranya adalah sebagai berikut ini:

  1. Limbah pertanian seperti pupuk, insektisida (DDT) dan herbisida sangat berbahaya untuk kesehatan manusia juga organisme yang lainnya, juga dapat menganggu keseimbangan ekosistem. Seluruh jenis limbah itu dapat mengakibatkan kematian untuk organisme air, terutama bagi ikan.
  2. Limbah Industri, yakni yang mengandung logam berat seperti timbal, raksa, dan kadmium yang umumnya dialirkan ke sungai. Logam itu sangat berbahaya kalau masuk kedalam tubuh manusia, karena bisa mengakibatkan penyakit yang berbahaya seperti penyakit kanker.
  3. Berbagai limbah rumah tangga, seperti detergen dan sampah dapat menyebabkan penurunan kandungan oksigen yang ada di perairan.

4. Pencemaran Tanah

“BUANGLAH SAMPAH PADA TEMPATNYA” Ungkapan tersebut pasti sering kita dengar, ungkapan itu menunjukkan terdapatnya sebuah usaha untuk tidak mencemari tanag yang jumlahnya berlebihan. Kalau kamu sedang meminum minuman yang berbotol lalu botol atau plastiknya dibuang begitu saja, berarti kami memiliki peran di dalam pencemaran tanah.

Pencemaran tanah dapat disebabkan oleh kegiatan pembuangan sampah yang tidak dikelola dengan baik da benar, tumpahan minyak, juga industri dan rumah sakit, zat kimia dan limbah. Kalau tanah telah tercemar oleh suatu olutan, maka dipastikan kalau polutan itu akan mengendap di dalam tanah untuk zat yang sangat beracun dan zat yang berbahaya. Berdasarkan sifatnya, yang namanya polutan ini dapat dibedakan menjadi 2, yaitu sebagai berikut ini:

  1. Polutan yang dapat diuraikan oleh proses alam (biodegradable). Contohnya adalah: kertas, kayu, bahan atau sisa makanan juga sampah-sampah dedaunan.
  2. Polutan yang tidak dapat diuraikan oleh proses alam (nonbiodegradable). Contohnya adalah: kaleng, plastik, dan logam.

Dampak Pencemaran Lingkungan

Dampak-Pencemaran-Lingkungan
http://mldennytewu.com

Kita semua sudah tahu jika di bumi ini manusa dan bahkan juga makhluk hidup yang lainnya hidup pada suatu lingkungan. Lingkungan ini adalah berbagai jenis komponen yang terdapat di sekitar kita. Oleh sebab itu, betapa dekatnya lingkungan dengan kita. Lingkungan yang menjadi tempat tinggal kita pasti akan mempengaruhi keadaan dan kehidupan sehari-hari.

Oleh karena itu keadaan lingkungan ini memegang peranan penting bagi kehidupan makhluk hidup. Lingkungan yang bersih pasti akan memberikan dampak, yaitu dampaknya adalah berupa kehidupan yang sehat . Dan sebaliknya, lingkungan yang sudah tercemar pasti akan menyebabkan berbagai dampak yang buru. Berikut ini adalah beberapa dampak pencemaran lingkungan yang buruk yang bisa ditimbulkan dari adanya lingkungan yang sudah tercemar, diantaranya adalah sebagai berikut ini:

1. Berkurangnya Kesuburan tanah

Dampak yang pertama adalah berkurangnya kesuburan tanah. Penurunan dari kesuburan tanah ini diakibatkan oleh pemakaian insektisida yang jumlahnya berlebihan, maka hal ini pasti akan mencemari tanah. Akibatnya adalah tanah akan menjadi kehilangan kesuburannya sedikit demi sedikit dan produktivitas tanah bisa terganggu.

2. Terganggunnya keseimbangan lingkungan

Pencemaran lingkungan akan bisa mengakibatkan berupa ketidakseimbangan lingkungan atau ekosistem yang ada. Hal ini jelas sekali terjadi sebab pencemran lingkungan otomatis dipastikan akan merusak keadaan yang awalnya baik menjadi buruk. Pada saat terjai pencemaran maka akan banyak pihak yang merasa terganggu, yang terganggu bukan hanya manusia saja, akan tetapi binatang sampai tumbuh-tumbuhan juga ikut terganggu.

3. Meledaknya pertumbuhan hama

Pemakaian insektisida yang ukurannya melebihi batas (berlebihan) juga bisa mengakibatkan lingkungan menjadi tercemar. Insektisida ini juga dipastikan akan mematikan predator. Pada saat predator tersebut ikut punah yang diakibatkan terkena insektisida, maka pertumbuhan hama akan menjadi berkembang sangat pesat dan pertumbuhannya melebihi jumlah awalnya. Bahkan dipastikan pertumbuhan hama ini jumlahnya sangat berlebihan dan tanpa kendali. Hal ini pasti merugikan banyak pihak. Jika hama yang muncul tersebut tidak bisa dikendalikan lagi, maka akan menjadi bencana alam yang sangat mengerikan. Dapat jadi kalau manusia tidak akan memperoleh jatah makanannya sebab jatah makanan yang seharusnya untuk manusia telah dimakan oleh hama sebelum siap untuk memanennya.

4. Punahnya berbagai spesies flora dan fauna

Untuk pencemaran lingkungan ini memang sangat besar pengaruhnya di dalam mempengaruhi keadaan lingkungan. Pada saat polutan telah masuk ke dalam lingkungan hidup, maka ini akan mematikan beberapa jenis flora dan bebrapa fauna yang sudah hidup. Hal tersebut didukung langsung oleh kekebalan setiap flora dan fauna yang berbeda-beda juga.

5. Menyebabkan terjadinya lubang ozon

Pencemaran lingkungan pasti akan menyebabkan kerusakan dalam lingkungan itu. Salah satunya adalah berupa menipisnya lubang ozon pada saat ozon semakin lama semakin menipis, maka hal ini lama kelamaan akan menjadi berlubang. Kita pasti telah mengetahui jika lapisan ozon ini sangatlah membantu dan berperan penting di dalam melindungi lapisan bumi dari paparan sinar ultraviolet secara langsung. Jika lapisan ozon ini berlubang, maka hal ini akan menyebabkan sinar ultraviolet menyinari bumi secara langsung.

Sinar ultraviolet ini akan sangat berbahaya sebab bisa menimbulkan beragam macam penyait, seperti mematikan binatang-binatang yang ada dilautan, bisa menyebabkan kanker kulit, dan yang lainnya. Penipisan lapisan ozon ini sendiri diakibatkan oleh gas-gas karbonmonoksida atau CO, karbondioksida atau CO2, dan yang lainnya.

6. Terjadinya pemekatan hayati

Pemekatan hayati ini adalah merupakan salah satu dampak yang akan diakibatkan dari adanya pencemaran lingkungan. Untuk proses pemekatan ini akan bisa diartikan untuk peningkatan kadar bahan pencemar yang langsung melalui tubuh makhluk hidup tertentu. Pemekatan hayati ini juga bisa disebut dengan ammalgamasiasi. Sebagai contoh untuk menggambarkan dari kasus ini ialah suatu perairan yang sudah tercemar.

7. Menyebabkan penyakit dan keracunan

Hal ini masih merupakan lanjutan dari dampak lingkungan yang tercemar yang berupa pemekatan hayati. Pada saat manusia mengkonsumsi beberapa dari makanan yang berupa hewan maupun tumbuhan yang sudah terkontaminasi bahan pencemar, maka segala kemungkinan buruk dapat terjadi. Untuk beberapa kemungkinan buruk daripada mengkonsumsi bahan makanan yang tercemar ini ialah keracunan ataupun meninggal dunia. Atau kalau hal itu tidak terjadi, maka kemungkinan yang kecil ialah bisa terserang bibit penyakit.

Suatu perairan yang sudah tercemar, maka untuk bahan pencemar yang terdapat di air itu akan langsung menempel pada alga yang hidup pada wilayah perairan itu. Pada saat alga itu dimakan oleh ikan-ikan kecil maka dipastikan ikan kecil akan langsung terkontaminasi oleh bahan pencemar. Pada saat ikan-ikan kecil itu dimakan oleh ikan yang ukurannya lebih besar ditangkap oleh nelayan dan dimakan langsung oleh manusia, maka bakteri atau polutan itu akan langsung masuk ke dalam tubuh manusia melewati ikan-ikan yang ukurannya lebih besar itu. Kasus inilah yang dinamakan dengan pemekatan hayati.

Cara Penanggulangan Pencemaran Lingkungan

cara-pnangulangan-pencemaran-lingkungan
https://alihamdan.id

Berikut ini adalah cara penanggulangan pencemaran lingkungan, diantaranya ialah:

1. Penanggulangan secara administratif

Penanggulangan secara administratif kepada sebuah pencemaran lingkungan adalah tugas penting pemerintah, yaitu dengan cara membuat suatu peraturan-peraturan atau undang-undang. Beberapa peraturan yang sudah dikeluarkan oleh pemerintah, diantaranya adalah sebagai berikut ini:

a. Industri harus memiliki unit-unit pengelolaan limbah (padat, cair, dan gas) sehingga limbah yang dibuang ke lingkungan sudah terbebas dari zat-zat yang sangat membahayakan untuk lingkungan.

b. Pabrik tidak boleh menghasilkan suatu produk / barang yang dapat mencemari lingkungan. Contohnya, pabrik yang membuat lemari es (kulkas), AC dan juga sprayer tidak bisa menghasilkan produk yang memakai gas CFC sehingga dapat mengakibatkan penipisan dan juga berlubangnya lapisan ozon di stratofer.

c. Pemerintah harus mengeluarkan buku mutu lingkungan, yang artinya adalah standar untuk menentukan mutu suatu lingkungan. Untuk lingkungan air sendiri ditentukan baku mutu air, sedangkan dalam lingkungan udara harus ditentukan baku mutu udara. Di dalam buku mutu air, diantaranya tercantum sebuah batasan kadar bahan pencemar logam berat, contohnya adalah fosfot dan merkuri.

Kalau di dalam buku mutu udara, diantaranya adalah tercantum batasan sebuah kadar bahan pencemar, contohnya gas CO2, disini pemerintah akan memberikan sanksi untuk pabrik yang menghasilkan limbah dengan bahan pencemar yang sudah melebihi standar dari baku mutu.

d. Sebelum dilakukan adanya sebuah pembangunan pabrik maupun proyek-proyek industri haruslah dilakukan analisis tentang dampak lingkungan (AM-DAL).

2. Penanggulangan secara teknologis

Penanggulangan sebuah pencemaran lingkungan secara teknologis, contohnya adalah memakai peralatan untuk mengolah sampah ataupun mengolah limbah. Di kota Surabaya ada sebuah tempat sehingga tidak membuang asap. Tempat itu dinamakan dengan Insenerator.

3. Penanggulangan secara edukatif

Penanggulangan pencemaran secara edukatif yakni dilakukan melalui jalur pendidikan baik itu formal maupun nonformal. Melalui pendidikan formal, disekolah dimasukkan pengetahuan mengenai suatu lingkungan hidup mengenai lingkungan hidup di dalam mata pelajaran yang berhubungan, contohnya pendidikan agama dan IPA. Melalui jalur pendidikan nonformal ini dilakukan sebuah penyuluhan untuk masyarakat mengenai pentingnnya akan pelestarian lingkungan dan juga pencegahan juga penanggulangan pencemaran lingkungan. Dengan terdapatnya penyuluhan dan juga pendidikan hal ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran baik itu secara individu maupun secara berkelompok untuk memahami pentingnya akan kelestarian lingkungan.

Itulah sedikit informasi yang dapat disampaikan mengenai pencemaran lingkungan. Mulai dari pengertian pencemaran lingkungan, macam-macam pencemaran lingkungan, dampak pencemaran lingkungan, cara menanggulani pencemaran lingkungan dan yang lainnya. Semoga apa yang disampaikan kali ini bisa menambah ilmu dan wawasan bagi kamu. Terima Kasih.

Kunjungi artikel menarik lainnya disini: https://organicvolunteers.com

Tinggalkan komentar