Pencemaran Air Beserta Pengertian, Sumber, Dampak, dan Cara Mengatasinya Lengkap

Pencemaran Air Beserta Pengertian, Sumber, Dampak, dan Cara Mengatasinya Lengkap

Pencemaran Air – Hallo kawan, jumpa lagi dengan saya, kali ini saya akan memberikan informasi kepada kamu mengenai pencemaran air. Mulai dari pengertian pencemaran air, sumber pencemaran air, dampak pencemaran air, cara mengatasi pencemaran air, dan yang lainnya. Tidak usah berlama-lama lagi, mari langsung saja simak informasi selengkapnya di bawah ini.

Pengertian Pencemaran Air

pencemaran-air
http://pdamtirtabenteng.co.id

Yang dimaksud dengan pencemaran air ialah suatu perubahan keadaan di suatu tempat penampungan air seperti sungai, danau, lautan, dan juga air tanah akibat aktifitas manusia. Sungai, danau, lautan, dan juga air tanah ialah bagian penting di dalam siklus kehidupan manusia juga merupakan salah satu dari bagian dari siklus hidrologi.  Di samping mengalirkan air juga mengalirkan sedimen dan polutan.

Sumber Pencemaran Air

Pencemaran air bisa dilihat berdasarkan indikator di bawah ini:

1. Parameter Fisika

Parameter ini dipakai untuk mengetahui tingkat pencemaran air. Salah satu indikator yang bisa diamati ialah bau, rasa, warna air, dan juga kekeruhan.

2. Parameter Kimia

Di dalam hal ini parameter yang diamati ialah pH, Zat organik, dan juga jumlah logam berat di dalam air.

3. Parameter Bakteriologi

Hal ini dilakukan dengan tujuan untun mengetahui kandungan bakteri yang terdapat di dalam air. Parameter yang diamati diantaranya ialah putustik, patogenik yang terdapat di air, dan juga jumlah coliform.

4. Parameter Suhu

Suhu bisa dijadikan indikator untuk membuktikan jika suatu perairan tersebut tercemar. Hal ini disebabkan oleh beberapa organisme seperti bakteri yang sangat peka kepada perubahan suhu dalam air. Oleh sebab itu, jumlah populasi bakteri di suatu lingkungan perairan bisa menjadi indikator pencemaran air.

5. Parameter Rasa dan Bau

Salah satu indikator pencemaran air ialah terjadinya perubahan rasa dan bau. Air yang jernih biasanya tidak mempunyai rasa dan bau atau biasa dikenal mempunyai pH netral. Air yang tercemar pada umumnya berbau gas, berbau busuk, terasa pahit dan asam.

6. Parameter Warna

Air yang bersih dan jernih berwarna transparan dan juga tidak berbau.

7. Parameter Kekeruhan

Kekeruhan juga bisa menjadi salah satu indikator jika air tersebut tercemar. Kekeruhan pada air bisa disebabkan oleh adanya tanah liat, lempung, air bercampur dengan limbah seperti limbah rumah tangga, limbah industri, dan juga meningkatnya jumlah mikroorganisme di dalam air.

Sumber pencemaran air diantaranya ialah sebagai berikut ini:

1. Limbah Industri

Sangat banyak limbah pabrik yang langsung di buang ke sungai. Hal ini kalau dibiarkan terus menerus bisa menyebabkan pencemaran air di sungai.

2. Limbah Rumah Tangga

Limbah rumah tangga seperti air sabun dan juga sampah yang banyak orang membuangnya secara sembarang ke sungai.

3. Limbah Pertanian

Limbah pertanian ini berasal dari pupuk kimia dan juga pestisida yang dipakai untuk memelihara tanaman. Hal ini bisa mencemari air yang terkandung di dalam tanah.

4. Peternakan

Di dalam peternakan sering memotong hewan baik itu hewan ayam, bebek, kambing, maupun sapi. Darah dari penyembelihan hewan itu bisa mencemari air kalau dibuang ke sungai atau di buang secara sembarangan.

5. Sampah yang Dibuang Secara Sembarangan

Sampah yang dibuang secara sembarangan juga bisa mencemari air, terutama air sungai. Hal ini dikarenakan banyak orang yang membuang sampah di sungai. Di samping bisa mencemari air, membuang sampah di sungai juga bisa menimbulkan penyakit kalau tidak diatasi dengan baik.

7. Penggundulan Hutan

Penggundulan hutan juga bisa mencemari air. Hal ini dikarenakan tidak ada lagi pohon yang mengikat air tanah sehingga jumlah air yang ada di dalam tanah berkurang.

8. Area Pertambangan

Di area pertambangan juga bisa memicu terjadinya pencemaran air dan juga mengurangi jumlah air bersih.

Dampak Pencemaran Air

dampak-pencemaran-air-dmy111
https://informazone.com

Dampak pencemaran lingkungan kepada lingkungan sangatlah besar. Kalau hal ini dibiarkan bisa merusak ekosistem di perairan dan juga menyebabkan ketidakseimbangan ekosistem di air. Di bawah ini ialah beberapa akibat pencemaran air:

2. Punahnya Spesies

Pencemaran air bisa membuat banyak spesies ikan dan juga biota yang lainnya yang terdapat di lingkungan perairan punah. Hal tersebut akan sangat merugikan sebab bisa menurunkan jumlah keanekaragaman di dalam ekosistem air.

2. Meledaknya Hama

Salah satu dampak dari pencemaran lingkungan ialah memutus rantai makanan dalam suatu ekosistem. Misalnya ialah pemakaian pestisida yang berlebihan bisa menyebabkan banyak predator yang mati sehingga jumlah hama akan semakin meledak.

3. Keseimangan Lingkungan Terganggu

Keseimbangan lingkungan bisa tertanggu pada saat terjai perubahan interaksi di dalam suatu ekosistem.

4. Berkurangnya Kesuburan Tanah

Dalam pH di bawah 4 bisa menyebabkan tumbuhan air mati sebab sebagian besar dari tumbuhan itu tidak toleran kepada kondisi air dengan pH asam.

5. Pencemaran Air Bisa Menyebabkan pH Air Berubah

Pencemaran air bisa menyebabkan pH air berubah sehingga berakibat kepada keanekaragaman biota di ekosistem perairan. Di bawah ini ialah daftar dari pengaruh perubahan pH kepada biota di perairan:

Pada pH 6-6,5 bisa menurunkan keanekaragaman plankton dan bentos. Pada pH 5,5 – 6 terjadi penurunan nilai keanekaragaman plankton dan bentos semakin lebih jelas. Pada pH 5 – 5,5 penurunan keanekaragaman semakin besar sehingga akan berpengaruh kepada penurunan jenis plankton, perifilton, dan bentos.

Pada pH 5 – 5,5 juga menyebabkan semakin banyaknya jumlah alga hijau dan juga proses nitrifikasi mulai terhambat. Pada pH 4,5 – 5 terjadi banyak penurunan keanekaragaman plankton dan bentos semakin besar.

Di samping itu, pada pH 4,5 juga menyebabkan penurunan kemelimpahan zooplankton dan bentos, alga hijau juga semakin banyak dan juga terjadi penghambatan proses nitrifikasi. Oleh sebab itu, kita harus menjaga lingkungan dengan baik supaya dampak pencemaran air dapat teratasi.

Pencemaran air tidak bisa di anggap remeh, hal ini karena menyangkut kelestarian alam dan juga kebersihan lingkungan di sekeliling kita. Di bawah ini ialah beberapa hal yang merupakan dampak dari pencemaran air di bidang kesehatan:

1. Air menjadi sarana untuk membawa penyakit sebab air bisa berfungsi sebagai media tempat hidup mikroorganisme patogen, sebagai sarang penyebab penyakit salah satunya ialah nyamuk.

2. Adanya pencemaran air tidak hanya berdampak kepada kesehatan saja, namun juga sangat berpengaruh kepada nilai estetika di lingkungan sekitar kita.

Penyebab Pencemaran Air

penyebab-pencemaran-air
https://toriolo.com

Ciri-ciri air tercemar ialah berwarna tidak jernih, berbau, dan berasa. Air yang bagus untuk dipakai ialah berwarna jernih. Air yang berwarna biasanya berasal dari limbah rumah tangga ataupun limbah pabrik.

Air yang berbau juga disarankan untuk tidak dipakai sebab bisa jadi air itu sudah tercemar oleh bahan kimia atupun dari aktivitas organisme di dalam air. Di samping itu, air yang berasa juga harus dihindari supaya tidak dipakai sebab telah tercemar.

Pencemaran air juga bisa disebabkan oleh adanya logam berat yang berasalh dari limbah industri. Diantaranya ialah berasal dari industi tekstil, cat, bahan-bahan kimia yang dipakai untuk pupuk, pestisida, dan yang lainnya. Di samping itu, adanya limbah logam berat bisa mempengaruhi kepada keseimbangan mikroorganisme di lingkungan perairan.

Baca: Pencemaran Udara Beserta Pengertian, Dampak, Penyebab, dan Contoh

Faktor-faktor penyebab pencemaran air ialah sebagai berikut ini:

1. Sampah Organik dan Anorganik

Sampah ini ialah salah satu penyebab pencemaran air. Hal ini disebabkan sangat banyak sekali sampah yang dibuang di sungai. Hal tersebut menyebabkan air sungai tercemar. Di samping itu,

2. Limbah Industri

Limbah industri juga menjadi salah satu penyebab utama pencemaran lingkungan. Limbah cair industri yang dibuang ke laut atau ke sungai tanpa di olah terlebih dulu bisa mencemari lingkungan perairan. Oleh sebab itu, alangkah baiknya kalau sebelum dibuang limbah diolah terlebih dulu supaya tidak membahayakan lingkungan di sekitar kita.

3. Pertambangan

Salah satu contohnya ialah pertambangan batubara. Hal ini dikarenakan pada saat batu bara dibakar maka merkuri yang terkandung di dalamnya terlepas bebas di udara. Merkuri itu bisa kembali lagi dan masuk ke dalam tanah sehingga bisa mencemari air.

4. Bahan Peledak Untuk Menangkap Ikan

Bahan peledak bisa mencemari laut juga bisa merusak ekosistem di dalamnya, salah satunya ialah ekosistem terumbu karang. Di samping itu, dengan bahan peledak juga mematikan ikan kecil dan juga ikan besar sehingga bisa menghambat regenerasi ikan.

5. Peternakan dan Perikanan

Limbah kotoran dan juga sisa-sisa makanan dari ternah kalau dibuang ke sungai bisa mencemari air. Oleh sebab itu, diperlukan sistem untuk melakukan pengelolahan limbah itu.

6. Limbah Pertanian

Limbah pertanian diantaranya ialah sekam padi, jerami, sisa batang ranting, buah busuk dan yang lainnya. Itu semua dapat menyebabkan pencemaran air yang mana dapat merugikan semua makhluk yang ada di bumi ini baik manusia dan hewan.

7. Tumpahan Minyak di Laut

Tumpahan minyak di laut sangat berpengaruh kepada keseimbangan ekosistem di laut. Tetapi minyak yang tumpah di laut sering terjadi sebab derasnya arus lalu lintas transport minyak.

8. Detergen

Detergen adalah salah satu contoh limbah rumah tangga. Oleh sebab itu, kamu harus melakukan pengelolahan limbah itu dengan baik supaya tidak mencemari air di lingkungan sekitar.

9. Perusakan Hutan

Perusakan hutan juga bisa menjadi penyebab pencemaran air sebab kalau banyak pohon yang di tebang maka tidak ada lagi yang dapat mengikat air tanah. Hal tersebut berefek kepada munculnya erosi tanah.

Pencemaran air yang berasal dari limbah industri dan juga limbah rumah tangga bisa tergai menjadi beberapa kelompok seperti pada limbah buangan di bawah ini:

1. Limbah padat, contohnya ialah sampah padat seperti plastik, botol minuman, dan yang lainnya.

2. Limbah organik, salah satu contohnya ialah berasal dari sisa tumbuhan atau sisa ayuran yang dibuang ke sungai bisa menyumbat aliran sungai dan menimbulkan bau yang tidak sedap.

3. Limbah anorganik, salah satu contohnya ialah limbah logam berat. Contohnya ialah air raksa, timbal, Nikel, kalsium, merkuri, dan yang lainnya.

4. Cairan berminyak. Air tidak bisa bercampur dengan minyak sehingga adanya minyak di lingkungan perairan bisa mengganggu mikroorganisme yang hidup di dalam lingkungan perairan itu. Contohnya ialah sering terjadi tumpahan minyak di air laut. Hal ini bisa mencemari perairan laut dan juga mengganggu ekosistem yang ada di dalamnya.

5. Limbah zat kimia bisa kamu temukan pada sabun detergen, shampo dan superpel. Sabun, detergen, shampo bisa meningkatkan pH di lingkungan air sehingga bisa menganggu ekosistem yang ada di dalamnya. Di samping itu, kamu bisa menjumpai pada pemakaian pestisida berlebihan, zat warna kimia dan juga bahan yang bersifat radioaktif seperti adanya aplkasi teknologi nuklir.

Contoh Pencemaran Air

pencemaran-air
http://pdamtirtabenteng.co.id

Di bawah ini ialah beberapa contoh pencemaran air yang terjadi di lingkungan sekitar kita:

1. Limbah pabrik yang dibuang ke sungai tanpa melewati pengelolahan. Hal ini sangat berbahaya sebab senyawa toksik pada limbah itu bisa mengganggu ekosistem sungai.

2. Membuang sampah di sungai. Salah satu cara mencegah terjadinya pencemaran ialah membuang sampah pada tempatnya. Di samping itu, anda juga harus memisahkan antara sampah organik dan anorganik. Dengan adanya pengelolahan sampah maka kamu sudah berkontribusi di dalam mencegah timbulnya pencemaran khususnya pencemaran air.

3. Pemakaian bahan peledak untuk menangkap ikan. Hal ini bisa mengganggu keseimbangan biota dan ekosistem di laut. Bahkan parahnya lagi bisa mematikan dan juga merusak banyak jenis hewan dan ikan juga terumbu karang.

Limbah nuklir, limbah rumah tangga, dan juga tumpahan minyak di laut juga merupakan beberapa contoh dari pencemaran air.

Cara Mengatasi Pencemaran Air

Di bawah ini ialah beberapa cara untuk mengatasi pencemaran air dan mencegah pencemaran air terutama:

1. Mengawasi pemakaian zat kimia dan pestisida.

2. Menempatkan industri pabrik di daerah yang lebih jauh dari pemukiman penduduk. Hal ini bertujuan untuk mencegah pencemaran lingkungan baik itu pencemaran air, udara, dan darat.

3. Mencegah penggundulan hutan dan juga melakukan program reboisasi supaya menjaga keseimbangan air. Hal ini dikarenakan pohon bisa membantu mengikat air di dalam tanah sehingga bisa menjaga keseimbangan air di dalam tanah.

4. Membuang sampah pada tempatnya. Hal ini bisa mengurangi pencemaran air. Salah satu caranya ialah dengan memisahkan antara sampah organik, sampah plastik dan yang lainnya.

Cara menanggulangi pencemaran bisa dilakukan dari diri kita sendiri dengan membiasakan diri membuang sampah pada tempatnya, memisahkan antara sampah plastik dan sampah organik, melakukan daur ulang sampah plastik dan juga botol plastik untuk dimanfaatkan sebagai bahan kerajinan.

Di samping itu, plastik bekas detergen dan sabun bisa anda jadikan bahan untuk tas atau untuk dompet dan lain-lain. Dengan begitu kamu akan menginspirasi masyarakat di sekitar kamu untuk lebih peduli kepada lingkungan sehingga bisa mengurangi pencemaran air. Untuk limbah industri alangkah lebih baiknya jika dilakukan pengelolahan terlebih dulu supaya tidak mencemari lingkungan perairan.

Itulah sedikit informasi yang saya sampaikan mengenai pencemaran air. Mulai dari pengertian pencemaran air, dampak pencemaran air, sumber pencemaran air, cara mengatasi pencemaran air dan yang lainnya. Semoga apa disampaikan kali ini menambah wawasan dan ilmu bagi kamu. Terima Kasih.

Kunjungi artikel menarik lainnya disini: https://organicvolunteers.com

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.