Hewan Langka Di Indonesia Terancam Punah, Dilindungi, dan Gambarnya

Hewan Langka Di Indonesia Terancam Punah, Dilindungi, dan Gambarnya

Hewan Langka – Hallo sahabat, jumpa lagi dengan saya, kali ini saya akan memberikan informasi kepada kamu mengenai hewan langka. Ya, hewan langka yang terancam punah dan dilindungi. Hewan apa sajakah yang saat ini sudah terancam punah? Pasti kamu bertanya-tanya kan? Jangan khawatir disini saya akan menjawab rasa penasaran kamu dengan menyimak berbagai jenis hewan langka yang sudah terancam punah lengkap beserta dengan gambarnya. Tidak usah berlama-lama, yuk langsung saja simak informasi selengkapnya di berikut ini.

Daftar Hewan Langka di Indonesia

persebaran-hewan-indonesia
https://informazone.com/

Menurut peraturan pemerintah nomor 27 tahun 199 tentang jenis-jenis tumbuhan dan juga satwa yang dilindungi. Bahwa sebenarnya ada ribuan spesies flora dan juga fauna yang hidup di Indonesia yang mana tergolong spesies terancam punah dan juga harus dilindungi.

Sebenarnnya tidak ada istilah yang namanya hewan langka, namun terdapat istilah “hewan yang terancam punah” yang mana istilah itu sudah umum dipakai oleh sejumlah lembaga atau sejumlah organisasi konservasi Internasional. Misalnya International Union For The Conservation Of Nature and Natural Resources (IUCN).

Artikel kali ini akan menjelaskan tentang 30 spesies hewan yang tergolong langka dan juga hewan yang memasuki zona kritis. Sehingga perlu dilakukan bermacam-macam upaya untuk menjaganya di dalam area konservasi atau perlindungan satwa.

Yaitu sebuah lembaga Internasional yang bergerak secara aktif di dalam menangani berbagai macam permasalahan sumber daya alam termasuk flora dan juga fauna. Terutama untuk satwa yang telah masuk ke dalam daftar terancam punah atau red list of threatened species. Di dalam ini organisasi itu bekerja sama dengan berbagai negara yang terdapat di seluruh dunia. Mari Langsung saja kita simak berbagai jenis hewan yang terancam punah yang ada di Indonesia.

1. Harimau Sumatera

harimau-sumatera
https://eldiariodevictoria.com

Saat ini total populasi harimau sumatera tidak lebih dari sekitar 300 ekor. Sebab itulah menurut WWF jenis harimau ini adalah salah satu dari 6 sub spesies yang masih dapat bertahan hidup sampai saat ini. Di samping itu harimau sumatera juga tergolong ke dalam kategori fauna kritis atau hewan langka yang terancam punah critically endangered.

Ciri khas dari harimau sumatera ini adalah mempunyai warna kulit yang paling gelap jika dibandingkan dengan seluruh jenis harimau yakni warna kuning kemerah-merahan dan juga orange tua. Ciri khas yang lain dari harimau sumatera ini ialah tubuh harimau sumatera ini ukurannya cenderung lebih kecil jika dibandingkan dengan subspesies harimau yang masih hidup sampai saat ini.

Bertambah sempitnya lahan tempat tinggal sebab pembukaan lahan menyebabkan harimau sumatera ini sangat sulit untuk bertahan hidup sehingga perlu dijaga dan juga perlu dilestarikan supaya harimau sumatera ini tidak punah.

2. Orangutan Sumatera dan Kalimantan

orangutan-dan-anaknya-dmy
https://irenenatasha98.wordpress.com

Kedua jenis orangutan yakni orangutan Sumatera dan orangutan Kalimantan yang mana keduanya adalah termasuk spesies yang terancam punah. Orangutan Sumatera merupakan jenis yang paling terancam punah jika dibandingkan dengan orangutan Kalimantan. Berdasarkan laporan dari IUCN pada 75 tahun belakangan ini populasi orangutan mengalami penurunan yang sangat signifikan yakni sebesar 80%.

Disamping itu juga ada fakta jika selama tahun 1998 sampai tahun 1999 laju kepunahan tercatat mencapai angka 1000 orangutan per tahunnya. Sedangkan di tahun 2004 para peneliti memprediksi jika jumlah populasi orangutan yang berada di Pulau Kalimantan yang ada di wilayah negara Indonesia dan juga berada pada wilayah Malaysia berjumlah kurang lebih ada 54.000 ekor.

Ciri-ciri dari orangutan Sumatera adalah mempunyai kantong pipi yang panjang pada orangutan jantan. Hal tersebutlah yang membedakan antara spesies ini dengan orangutan yang hidup di Pulau Kalimantan.

3. Burung Jalak Bali

Burung-Jalak-Bali-dmy
https://satujam.com/

Jalak Bali ditemkan pertama kali pada tahun 1910. Burung ini mempunyai nama ilmiah Leucopsar Rothschildi yang mana di ambil dari nama Walter rostchild, yaitu seorang ahli hewan berkebangsan Inggris yang menemukan hewan ini pertama kalinya. Dirinya juga menjadi orang yang mengumumkan temuannya kepada dunia pengetahuan pada tahun 1912.

Jalak bali yang sangat cantik dan bersuara merdu ini cuma dapat ditemukan di Pulau Bali terutama di area hutan bagian barat. Burung jalak bali ini juga termasuk salah satu spesies Khas Bali dan juga di tahun 1991 jalak Bali dinobatkan sebagai lambang fauna khas Provinsi Bali. keberadaan hewan endemik ini memperoleh perlindungan dari undang-undang.

Hal itu dilakukan untuk mencegah terjadinya ancaman kepunahan yang semakin bertambah serius. Kebanyakan kebun binatang besar di seluruh dunia menjalankan program pelestarian burung jalak Bali.

4. Komodo

komodo_dragon_
https://comelah.com

Tempat tinggal Komodo Vanarus komodoensis yang terdapat di alam liar mengalami penyusutan yang mana disebabkan oleh kegiatan manusia. Sehingga organisasi International Union The Conservation Nature and Natural Resources mengelompokkan Komodo ini sebagai hewan yang terancam punah.

Spesies biawak raksaa saat ini memperoleh perlindungan di bawah peraturan pemerintahan di Indonesia dan juga sebuah tanaman Nasional. Sebuah Taman nasional komodo didirikan dengan tujuan untuk melindungi kelestarian mereka. Tempat tinggal utama kadal raksasa itu saat ini cuma berada di Pulau Komodo Rinca Flores Gili Motang dan juga Gili dasami di Nusa Tenggara Timur.

Binatang komodo ini didokumentasikan pertama kali oleh orang Eropa pada tahun 1910. Nama binatang pemakan daging ini menjadi sangat terkenal setelah tahun 1912. Twitter Anthony Ouwens, yakni direktor museum zoologi di buitenzorg (sekarang ini Bogor) mengeluarkan sebuah paper tentang Komodo sesudah memperoleh foto kulit reptil ini.

5. Badak Sumatera dan Badak Jawa

Badak Bercula Dua-dmy
http://www.portalhijau.com

Badak Jawa (rhinoceros sondaicus) dan badak Sumatera (Dicherorhinus sumatrensis) merupakan satwa yang saat ini menjadi perhatian bagi pemerintah dan bagi pecinta satwa liar. Badak Sumatera dan Badak Jawa adalah dua jenis spesies dari 5 spesies badak yang masih bisa bertahan hidup dari kepunahan.

Badak yang lainnya ialah badak India badak hitam Afrika dan badak putih Afrika. Namun kedua jenis badak ini telah tergolong ke dalam kelompok yang terancam punah atau critically endangered. Status critically endongered ini disematkan kepada jenis badak di Indonesia sejak tahun 1996.

6. Kanguru Wondiwoi

kanguru-wondiwoi
https://www.zoorigin.com

Ternyata binatang kanguru yang lucu ini tidak hanya dimiliki oleh benua Australia saja. Di Indonesia juga ada salah satu jenis kanguru yakni kanguru pohon wondiwoi. Kanguru wondiwoi adalah salah satu jenis hewan langka yang hidup di Pulau Papua.

Menurut spesimen yang ditemukan oleh Ernest Meyer, hewan yang memiliki nama ilmiah Dendrolagus mayri ini diprediksi mempunyai bobot kurang lebih 9,25 kg. Ciri-ciri yang lainnya ialah bulunya berwarna hitam dengan beberapa bagian yang berwarna kekuningan.

Pada bagian pantat dan tungkai warnanya adalah kemerahan dengan ekor yang berwarna putih. Jumlah populasi kanguru pohon wondiwoi ini memang tidak pernah diketahui secara akurat. Namun berdasarkan daftar merah yang dikeluarkan IUCN, diprediksi total populasi kangguru jenis wondiwoi ini kurang lebih berjumlah hanya 50 ekor saja. Jumlah yang sangat sedikit.

hal itulah yang menjadikan pihak International conservation Nature and Natural Resources mengelompokkan kanguru wondiwoi atau wondiwoi kangaro sebagai critically endangered species.

7. Gajah Sumatera

gajah-sumatera-diprediksi-punah-lima-tahun-lagi-dmy
https://www.merdeka.com

Gajah Sumatera yang mempunyai nama ilmiah Elephas maximus dan semua spesies gajah Asia dan sub spesiesnya saat ini tergolong ke dalam satwa yang terancam punah. Hal itu berdasarkan dengan daftar merah spesies terancam punah yang dikeluarkan oleh lembaga internasional IUCN.

Hal itu terjadi akibat tempat tinggalnya yang semakin menyempit dan juga perburuan liar oleh manusia yang serakah yang terus terjadi. Populasi gajah Sumatera ini semakin hari semakin memprihatinkan. Menurut data yang dihimpun dalam 25 tahun belakangan ini gajah Sumatera telah kehilangan sekitar 70% habitatnya.

Data juga menunjukkan populasi hewan ini mengalami penurunan yang sangat signifikan sampai lebih dari setengah dari habitat aslinya. Perkiraan populasi pada tahun 2007 adalah berkisar antara 2400-2800 ekor. Namun saat ini mungkin telah menempuh sangat jauh dari angka yang telah disebutkan tadi. Karena habitatnya terus mengalami penyusutan dan pembunuhan yang terus terjadi.

8. Anoa

anoa-dataran-rendah-dmy
https://alamendah.org

Anoa adalah hewan Khas yang berasal dari Pulau Sulawesi yang dapat dijumpai, khususnya di provinsi Sulawesi Tenggara. Binatang Anoa ini termasuk binatang peralihan Asiatis dan Australis. Binatang yang dikelompokkan sebagai hewan langka ini sudah berada diambang kepunahan sejak tahun 1960.

Bahkan dalam 10 tahun terakhir populasi hewan Anoa mengalami penurunan yang sangat signifikan. Diprediksi saat ini jumlah Anoa kurang dari 5000 ekor di dalam liar. Ancaman kepunahan ini tidak terlepas dari kegiatan masyarakat yang sering memburunya.

Pada umumnya manusia memburu hewan langka ini untuk diambil kulit tanduk juga di ambil dagingnya. Secara umum ada dua spesies hewan Anoa ini, yaitu Anoa dataran rendah dan Anoa pegunungan atau Anoa dataran tinggi.

9. Monyet Hitam Sulawesi

monyet-hitam-sulawesi
https://today.line.me

Monyet Hitam Sulawesi mempunyai nama ilmiah Macaca nigra atau juga dikenal dengan nama monyet berjambul. Hewan ini merupakan salah satu dari beberapa jenis primata yang termasuk ke dalam hewan langka yang terancam punah. Monyet Hitam Sulawesi adalah satwa khas Pulau Sulawesi khusunya di daerah Sulawesi Utara.

Ciri khas yang paling menonjol dari monyet hitam ini adalah jambul yang ada di atas kepalanya. Monyet hitam ini juga mempunyai nama lain yakni Celebes crested macaqua. Sedangkan kalau warga sekitar pada umumnya menyebutnya dengan nama Yaki, Bolai, dan Dihe.

Semakin lama populasi monyet hitam Sulawesi semakin langka dan juga terancam punah. Oleh sebab itu International The Conservation Nature and Natural Resources memasukaknnya ke dalam daftar merah dengan status konservasi critically endangered.

10. Pesut Mahakam

ikan-pesut-mahakam
https://www.inibaru.id

Ikan pesut mahakam atau dalam bahasa Latin dikenal dengan nama Orsela brevirostris adalah satu jenis hewan mamalia yang dikenal sebagai lumba-lumba air tawar. Hewan ini dinyatakan hampir punah berdasarkan data yang diperoleh pada tahun 2007, sebab populasi hewan ini hanya tersisa 50 ekor saja.

Hewan langka ini juga berada di urutan tertinggi fauna Indonesia yang sudah terancam punah. Ilmuwan dunia mengelompokkan Pesut Mahakam di Sungai Mahakam, Kalimantan Timur di dalam status yang sangat terancam punah.

Ada banyak aspek yang mempengaruhi populasi pesut seperti menurunnya jumlah pakanan di habitatnya, lalu-lalang kapal ponton di wilayah tempat tinggalnya, dan juga pemakaian zat beracun oleh nelayan menjadi penyebab menurunnya populasi ikan pesut ini.

11. Macan Tutul Jawa

macan-tutul-jawa
http://www.thejakartapost.com

Harimau Jawa adalah hewan yang telah lama mengalami kepunahan, tetapi masih terdapat spesies yang sejenis, yakni Macan Tutul Jawa. Hewan langka yang satu ini memiliki nama ilmiah Panthera pardus melas. Binatang ini adalah hewan endemik di Pulau Jawa dan Termasuk ke dalam 9 sub spesies Macan tutul.

Macan Tutul Jawa ini telah lama diklasifikasikan ke dalam satwa yang terancam punah atau hewan langka. Ada dua varian Macan Tutul Jawa, yakni Macan Tutul berwarna terang dan Macan Tutul berwarna hitam yang lebih dikenal sebagai Macan Kumbang. Meskipun mempunyai warna yang berbeda kedua Macan ini masih termasuk ke dalam satu sub spesies yang sama.

Berdasarkan data yang dikeluarkan oleh international The Conservation Nature and natural Resources, populasi Macan Tutul Jawa yang masih hidup tak lebih dari 300 ekor di area tempat tinggalnya.

Dengan kamu membaca artikel ini, kami sangat berharp banyak orang yang semakin peduli kepada kelestarian flora dan fauna yang ada di Indonesia. Sehingga dapat mengurangi kemungkinan terjadinya kepunahan dan juga perburuan liar kepada satwa-satwa yang dilindungi ini. Demikian artikel tentang hewan langka di Indonesia beserta penjelasan dan gambarnya, semoga apa yang kami sampaikan kali ini menambah ilmu dan wawasan bagi kamu. Terima Kasih.

Kunjungi artikel menarik lainnya disini: https://organicvolunteers.com

Tinggalkan komentar