contoh-teks-negosiasi

Contoh Teks Negosiasi Beserta Struktur, Pengertian Lengkap

Contoh Teks Negosiasi – Hallo para sahabat, kali ini saya akan memberikan ulasan mengenai teks negosiasi. Mulai dari sruktur teks negosiasi, pengertian teks negosiasi, contoh teks negosiasi dan yang lainnya. Contoh teks negosiasi yang akan kami sajikan kali ini mulai dari contoh teks negosiasi jual beli, contoh teks negosiasi singkat, contoh teks negosiasi pemecahan konflik, Contoh teks negosiasi antara pengusaha dan bank, contoh teks negosiasi dalam bentuk narasi, contoh teks negosiasi beserta strukturnya, contoh teks negosiasi pemecahan konflik, dan contoh teks negosiasi yang lainnya. Mari langsung saja simak informasi selengkapnya berikut ini.

Pengertian Teks Negosiasi

Teks Negosiasi ialah sebuah teks yang berbentuk interaksi sosial yang sedang terjadi di masyarakat dan dilakukan oleh lebih dari dua orang atau instansi dengan kepentingan yang tidak sama. Dengan tujuan untuk mencapai kesepakatan akhir bersama yang tidak menguntungkan ataupun merugikan satu pihak semata. Pihak-pihak yang sedang terlibat di dalam sebuah negosiasi berhak atas hasil akhir yang kurang enak dengan kondisi dan situasi pihaknya.

Yang namanya negosiasi ini dilakukan jika dalam berinteraksi ada kendala di dalam menyelesaikan sebuah permasalahan maupun untuk menawarkan solusi yang dirasa telah jauh lebih baik dari solusi yang sebelumnya. Di dalam sebuah teks negosiasi pada umumnya menghasilan kesepakatan yang keuntungannya sama rata. Juga mengutamakan kepentingan bersama. Kalau hasil akhir dirasa masih menyudutkan dari salah satu pihak, maka akan langsung dilakukan negosiasi ulang.

Struktur Teks Negosiasi

Teks negosiasi ini sendiri terdiri dari tiga struktur, yakni pembukaan, isi, dan penutup. Isinya sangat sederhana, yaitu hanya dibuka dengan salam. Lalu langsung dilanjutkan maksud dan tujuan, juga yang terakhir ucapan terima kasih untuk penutupnya.

Akan tetapi, untuk teks negosiasi di dalam jual-beli, struktur teksnya berbeda. Nah, untuk mengetahui letak perbedaannya, langsung saja simak penjelasannya berikut ini.

1. Orientasi

Bagian orientasi ini diisi dengan pembukaan berupa salam dan ucapan terima kasih atas pemberian kesempatan untuk bernegosiasi.

2. Permintaan

Untuk bagian permintaan ini diisi dengan penyampaian keinginan kepada barang maupun jasa yang akan dibeli.

3. Pemenuhan

Bagian pemenuhan ini diisi oleh pihak penjual. Isinya adalah mengenai kesanggupan di dalam menyetujui permintaan pihak pembeli.

4. Penawaran

Bagian penawaran merupakan puncak negosiasi antara pihak-pihak yang berkaitan.

5. Persetujuan

Bagian persetujuan adalah capaian hasil akhir yang disetujui dan disanggupi bersama. Kedua pihak telah sepakat jika sudah tidak ada yang dirugikan.

6. Pembelian

Bagian pembelian merupakan saat dimana transaksi jual-beli dilakukan sesudah persetujuan tercapai.

7. Penutup

Bagian penutup ini berisi salam dan juga berisi permintaan maaf juga ucapan terima kasih.

Kaidah atau Unsur Kebahasaan Teks Negosiasi

Kaidah bahasa indonesia yang dipakai di dalam teks negosiasi adalah:

1. Bahasa yang digunakan sopan

2. Ungkapan persuasif. Maksud dari persuasif ialah ajakan atau bujukan supaya upaya negosiasi menarik pihak yang lain.

3. Terdapat pasangan tuturan.

4. Argumen disampaikan secara bertahap dan juga didasari pada fakta yang benar dan bisa dipertanggungjawabkan.

5. Menyela argumen pihak yang lain tidak diperbolehkan.

6. Memberi atau meminta alasan mengenai suatu persetujuan.

7. Pertetujuan akhir tidak menimbulkan kerugian untuk pihak manapun.

8. persetujuannya bersifat memikat. Dia harus dilakukan oleh seluruh pihak yang berhubungan tanpa terkecuali.

Ciri-ciri teks negosiasi

Biasanya, ciri-ciri dari teks negosiasi ini ialah:

1. Mengutamakan kepentingan bersama.

2. Menghasilkan sebuah persetujuan yang saling menguntungkan.

3. Sebagai media untuk mencari pemecahan.

4. Mengarah pada maksud dan tujuan yang praktis.

Tujuan Teks Negosiasi

Berikut ini adalah tujuan dari ditulisnya teks negosiasi, yakni:

1. Menyatukan perbedaan pendapat juga kepentingan antar pihak-pihak yang berhubungan.

2. Memperoleh kesepakatan yang saling menguntungkan.

3. Memperoleh penyelesaian untuk seluruh pihak.

Contoh Teks Negosiasi

Bagaimana sudah jelas kan sekarang mengenai apa yang sudah di paparkan?. Setelah kita membahas berbagai unsur penyusun teks negosiasi, maka untuk yang berikutnya adalah menyimak beberapa contoh teks negosiasi di bawah ini:

1. Contoh Teks Negosiasi Singkat

gitar-klasik
https://gentabaskara.wordpress.com

Seorang penjual alat musik terlihat sedang membersihkan gitar dagangan miliknya sebelum calon pembeli datang untuk menghampiri tokonya

Pembeli: Pak, gitar yang ini harganya berapa? Kelihatannya saya tertarik untuk memberi.

Penjual: Gitar yang itu harganya Rp. 800.000,00, Nak.

Pembeli: Harganya apa tidak boleh kurang, Pak?.

Penjual: Ya bisa kurang, tapi sedikit. Mau menawar berapa, Nak?

Pembeli: Rp. 700.000,00 ya Pak, Bagaimana?.

Penjual: Rp. 700.000,00 belum boleh, Nak.

Pembeli: Kalau demikian, Rp 650.000,00, ya Pak?

Penjual: Tolong naikkan sedikit lagi, Nak. Rp 770. 000,00 saya lepas gitar yang kamu inginkan itu.

Pembeli: Baik, Pak, Saya setuju dengan harga itu. Ini uangnya.

Penjual: Terima kasih, Nak.

Pembeli: Sama-sama Pak.

2. Contoh Teks Negosiasi Jual Beli

Di dalam jual-beli, ada aturan tidak tertulis yang harus dipatuhi oleh seluruh orang tanpa terkecuali.

Salah satunya ialah tidak menawarkan barang yang masih di tawar oleh orang lain. Berikut ini adalah contoh teks negosiasi jual-beli dengan menghadirkan situasi itu.

Pembeli 1: Bu, Pete ini harganya berapa?

Penjual: Pete ini satu tangkainya Rp. 15.000,00 Bu. ini tinggal tiga tangai semua Rp. 45.000,00.

Pembeli 1: Harga petenya apa tidak boleh kurang? Saya tawar satu tangkainya Rp. 10.000,00 ya Bu?. Sekalian penghabisan.

Penjual: Maaf tidak boleh Bu, Saya beri dengan harga Rp 40.000,00 saja kalau memang di ambil semua.

Pembeli 2: Bu, saya saja ya yang beli petenya dengan harga Rp. 15.000,00 per tangkai. Saya ambil dua tangai ya.

Penjual: Maaf, Bu, tidak boleh begitu, ibu ini yang menawar terlebih dahulu.

Pembeli 2: Tapi, saya setuju harga awal tanpa penawaran.

Penjual: Mohon maaf, Bu, namun aturan tawar-menawar menang demikian.

Pembeli 1: Ya sudah, Bu, saja sekarang setuju Rp. 40.000,00 untuk tiga tangkai saya ambil semua petenya.

Penjual: Terima kasih Bu.

Pembeli 1: Sama-sama, Bu.

3. Contoh Teks Negosiasi Pemecahan Konflik

negosiasi

Pak Budi mempunyai tetangga baru di depan rumah bernama pak Adi yang membuka bengkel las. Suara bengkel itu sangat mengganggu bayi pak Budi yang perlu istirahat saat siang hari.

Pak Budi: Selamat siang, pak Adi. Maaf, saya mau membahas mengenai suara bengkel bapak yang mengganggu istirahat siang bayi saya.

Pak Adi: Oh, iya pak Budi. Saya minta maaf ya karena telah menggganggu bapak. Saya sedang mengusahakan untuk mengganti mesin las ini dengan mesin yang baru. Suara mesin las baru lebih kecil jika dibandingkan dengan yang lama.

Pak Budi: oh Begitu, Pak. Terima kasih telah mempertimbangkan hal itu, Pak. Saya meminta maaf sebab sudah datang dan menegur pak Adi seperti ini.

Pak Adi: Tidak apa-apa, Pak, tidak masalah. Memang telah seharusnya usaha yang saya jalankan ini tidak mengganggu siapapun. Akan tetapi, saya juga memiliki solusi untuk bapak. Pak Budi bisa memindahkan bayi bapak ke ruang yang letaknya lebih di dalam.

Pak Budi: Iya, Pak, nanti saya akan memindahkan bayi saya ke ruang belakang. Terima kasih bapak telah memahami kondisi saya.

Pak Adi: Sama-sama, Pak.

4. Contoh Teks Negosiasi Antara Pengusaha dan Bank

Seorang pengusaha datang ke sebuah Bank.

Pegawai Bank: Selamat pagi, pak. Ada yang dapat saya bantu?.

Pengusaha: Begini Pak, saya ingin mengajukan pinjaman modal sebanyak Rp. 60.000.000,00 untuk usaha saya. Akan tetapi saya cuma mempunyai motor untuk jaminan.

Pegawai Bank: Oh, demikian. Mohon maad, Pak, nilai pinjaman yang sedang bapak ajukan terlalu besar untuk jaminan sepeda motor. Yang paling banyak hanya Rp. 20.000.000,00 saja.

Pengusaha: Apa tidak dapat dilebihkan. ya, pak, mengingat saya telah cukup lama menjadi nasabah di bank ini.

Pegawai Bank: Kami mohon maaf, tidak dapat, pak. Ketentuan dari kantor pusat memang seperti demikian. Kalau ingin menambah nilai pengajuan pinjaman, maka bapak bisa menjaminkan barang yang nilainya lebih besar.

Pengusaha: Oh, jadi begitu, ya.

Pegawai Bank: Benar pak. akan tetapi, mengingat usaha bapak tergolong cukup lancar, kami dapat menambah nilai pinjamannya menjadi Rp. 30.000.000,00. Bapak bisa kembali lagi besok untuk mengurus persyaratannya.

Pengusaha: Baik, pak, terima kasih banyak ya.

Pegawai Bank: Sama-sama, pak.

5. Contoh Teks Negosiasi Dalam Bentuk Narasi

Di bawah ini contoh teks negosiasi dalam bentuk narasi. Yaitu negosiasi antara Bu Sari dengan penjual sayur keliling.

Pagi itu tukang sayur keliling yang umumnya mengelilingi kompleks perumahan yang mana bu Sari tinggal tiba. Bu Sari yang telah berlangganan dengan kang sayur lalu menghampiri dan mulai mencari sayur yang diperlukan. Dan langsung saja bu Sari memilih sayur mayur dan lauk pauk yang diperlukan. Pada saat hendak menentukan lauk yang akan dipilih antara ikan dengan ayam. Bu sari menanyakan untuk tukang sayur tentang kualitas kedua jenis lauk mentah itu.

Tukang sayur itu mengatakan jika ikan yang dibawanya baru saja diperoleh dari laut. Sedangkan, untuk paha ayam yang sedang dibawa oleh tukang sayur itu baru disembelih pada waktu tengah malam. Sebab kualitas kesegaran ikan itu lebih baik jika dibandingkan paha ayam. Maka bu Sari memilih untuk membeli ikan tersebut. Akan tetapi dia baru ingat jika anak dan suaminya mempunyai alergi kepada makanan laut. Maka dirinya langsung memutuskan untuk membeli ayam.

Sesudah bu Asri memutuskan untuk membeli ayam dan ngobrol mengenai kualitas dan juga gizi yang terkandung di dalam kedua jenis lauk itu. Dirinya menanyakan berapa harga yang sedang ditawarkan. Untuk Satu kilogram paha ayam itu dihargai Rp. 50.000,00. Sedangkan untuk satu kilogram ikan dihargai Rp. 45.000,00. Harga satu kilogram paha ayam dirasa terlalu mahal mengingat akan harga paha ayam yang umumnya lebih murah. Yaitu lebih murah dibandingkan dengan dada ayam juga kondisi ayam yang sudah disembelih dari malam membuat kualitasnya menjadi menurun.

Sedangkan untuk harga ikan yang masih fresh dipatok dengan harga di bawah harga ayam. Maka bu sari menawar paha ayam tersebut dengan harga Rp. 35.000,00 per kilogramnya. Tukang sayur itu menolak dengan alasan dirinya tidak memperoleh laba kalau menjual ayamnya dengan harga yang sedang ditawar oleh ibu Sari. Lalu tukang sayur itu menurunkan sedikit dari harga awal yaitu Rp. 45.000,00. Namun bu Sari masih merasa kalau harga yang telah diturunkan pun masih mahal kalau dibandingkan dengan ikan. Lalu bu Sari menaikkan tawarannya menjadi Rp. 40.000,00. Kang sayur itu langsung menyetujui penawaran kedua dari Bu Sari. Sebab dirinya merasa kalau harga telah termasuk modal dan laba.

6. Contoh Teks Negosiasi Beserta Strukturnya

satpam-cantik-asal-subang-viral-bikin-warganet-minta-diborgol-dmy
https://news.okezone.com

Di bawah ini contoh teks negoasiasi berserta strukturnya. Di suatu pagi di halaman parkir sekolah, seorang security sekolah seedang menegur Andi. Sebab dirinya telah melakukan pelanggaran.

Pembukaan

Security: Selamat pagi nak Andi

Andi: Iya pak, selamat pagi kembali.

Isi

Security: Andi telah tahu kan aturan sekolah yang mewajibkan menggunakan helm dan memakai kendaraan yang mempunyai kaca spion lengkap?.

Andi: Iya pak? mohon maaf saya tidak memakai helm dan kaca spion speda motor saya tidak lengkap. Ini disebabkan motor kakak saya dan motor yang biasa saya gunakan dipinjam oleh kakak lengkap dengan helmnya untuk urusan mendadak tadi pagi. Jadi, saya terpaksa saat ini saya memakai motor milik kakak saya.

Security: Oh tak bisa nak Andi, ini sudah menjadi ketentuan sekolah. Kamu dapat menjelaskan alasanmu nanti sesudah seluruh pelajaran selesai. Kalau kamu tetap tidak mau, maka sekolah langsung akan mengirimkan surat panggilan orang tua.

Penutup

Adi: Baik pak, selesai pelajaran fisika saya akan langsung melapor ke ruang BK/BP. Permisi pak. Terimakasih.

Security: Iya sama-sama Nak Andi.

7. Contoh Teks Negosiasi 3 Orang Di Sekolah

Siang itu Di sekolah, sesudah pelajaran Bahasa Indonesia rampung dan waktu istirahat datang. Dina, Nia, dan Lisa melakukan obrolan tentang tugas Bahasa Indonesia yang diberikan oleh bu guru.

Nia: Kawan-kawan bagaimana jika kita mengerjakan tugas kelompok yang tadi nanti sore sesudah pulang sekolah?.

Dina: Ya saya setuju, agar tugas kita cepat selesai dan kita punya waktu untuk mengerjakan tugas yang lainnya.

Lisa: Namun kawan-kawan nanti sore saya harus menjenguk pakdhe yang sedang sakit.

Nia: Jika demikian bagaimana jika besuk lusa sore saja, apakah kalian memiliki waktu luang?.

Dina: Besok lusa sorenya saya harus menemani ibu aku membeli keperluan keluarga di supermarket.

Lisa: Baiklah kalau hari minggu pagi bagaimana kawan-kawan?.

Dina: Oke minggu pagi aku setuju sebab kebetulan aku tidak mengerjakan apa-apa.

Nia: Saya juga setuju kalau minggu pagi namun jangan terlalu pagi ya. Kira-kira jam 9 pagi saya bisa.

Lisa: Oke kalau semua sudah setuju kita berkumpul di depan gerbang sekolah dan langsung mengerjakan tugas di tempat biasanya ya.

8. Contoh Teks Negosiasi Formal

pengusaha-sukses
https://www.inovasee.com

Siang itu seorang pengusaha bernama pak Bambang datang ke rumah bapak Naryo.

Bambang: Selamat siang pak Naryo. Saya Bambang seorang pengusaha di bidang Laundry.

Naryo: Tujuan saya datang kesini bermaksud untuk menyewa tanah bapak yang di depan rumah itu. Untuk dibangun toko tempat usaha laundry saya pak. Kebetulan lokasinya strategis di pinggir jalan dan dekat dengan kompleks perumahan. Saya ingin menanyakan berapa harga sewa untuk tanah bapak selama setahunnya?.

Bambang: Iya pak kebetulan saya juga ingin menyewakan tanah itu sebab memerlukan dana untuk kuliah anak saya. Saya akan menawarkan harga Rp. 10.000.000,00 per tahunnya pak.

Naryo: Menurut saya kalau disewakan Rp. 10.000.000 terlalu mahal, sebab mengingat lahan bapak yang kelihatannya tidak mencapai luas satu are.

Bambang: Ya sudah, jika demikian saya akan menurunkan harganya menjadi Rp. 8.000.000,00 per tahunnya pak?.

Naryo: Bagaimana kalau saya menawarnya Rp. 6.000.000,00 saja pak. Saya juga memerlukan modal untuk mendirikan toko sendiri. Kalau bapak setuju, saya akan menyewa selama 4 tahun dan bapak langsung menandatangani surat kontrak.

Bambang: Baiklah, saya juga setuju.

Naryo: Terimakasih pak karena sudah menyetujui kontaknya.

Bambang: Ya pak, sama-sama.

9. Contoh Teks Negosiasi Lucu

Sore itu Riko duduk termenung di bawah pohon di tepi jalan sembari membawa kue yang baru saja dia beli. Tiba-tiba Aji langsung menghampirinya dengan mengalungkan sarung.

Aji: Aji kamu kenapa kok duduk di bawah pohon dengan waja yang kusut begitu?.

Riko: Iya Ji aku habis membeli kue dan pada saat mau pulang aku menyadari jika celana yang sedang aku pakai ini ternyata robek.

Aji: Ha ha ha ha,,,, jika demikian aku akan meminjami kamu sarungku tapi kamu harus memberikan sebagian kuemu itu untuk aku.

Riko: Namun kue ini nantinya akan kubagikan untuk adiiku juga. Jika aku memberi sebagian kue ini untuk kamu , berarti aku tidak dapat jatah dong?.

Aji: Ya jika begitu kamu akan pulang dengan celana sobek dan akan ditertawakan sepanjang jalan.

Riko: Oke, aku akan memberi kueku dan aku akan meminjam sarungmu.

Lalu Riko pulang memakai sarung Aji bersama dengan kue sisa yang dibagikannya untuk Aji.

10. Contoh Teks Negosiasi Larangan

Kepala sekolah di salah satu sekolah negeri Jakarta mengumumkan jika mulai senin depan, semua murid tidak diperbolehkan membawa HP. Namun ada beberapa murid terlihat tidak setuju dengan larangan itu. Dan ada beberapa murid yang kecewa. Ahmad, yang merupakan ketua osis menyampaikan kekecewaan teman-temannya. Dengan alasan jika mereka memerlukan Hp pada saat menelpon ke rumah untuk di jemput kalau para murid pulang sore.

Akan tetapi kepala sekolah tidak menerima alasan dalam bentuk apapun. Lalu Ahmad menawarkan solusi, yakni murd diperbolehkan membawa HP asal tidak memainkannya pada saat belajar di kelas. Namun tetap saja kepala sekolah tidak mengizinkannya. Akhirnya Ahmad menawarkan solusi yang terakhir kalinya. Yakni murid dapat memakai fasilitas telephone sekolah jika pulang sore dan minta di jemput. Dan kepala sekolah menuruti solusi terakhir dari Ahmad.

11. Contoh Teks Negosiasi Singkat 5 Orang

Sedang-Rapat
https://www.qerja.com

Para pemuda-pemudi kampung sedang berkumpul di dalam rapat tahunan tentang acara kemerdekaan yang akan dilaksanakan tanggal 17 agustus nanti.

Diska: Saya mengusulkan untuk membuat lomba masak juga agar orang tua dapat ikut berlomba.

Ratna: Namun kalau membuat lomba masak akan memerlukan dana dan memerlukan peralatan yang lumayan banyak teman.

Adi: Betul, lomba memasak juga mempunyai resiko kecelakaan yang dinilai cukup tinggi.

Diska: Jika demikian, lomba apa yang akan kita adakan agar ibu-ibu kampung kita lebih produktif.

Dani: Bagaimana jika lomba menghias nasi tumpeng. Kita hanya perlu menyediakan bahan jadi yang belum dihias saja.

Bima: Iya, saya setuju dengan usulan dari Dani. lagi pula menghias nasi tumpeng juga lebih efisien sebab susudah dihias para warga juga dapat langsung mencicipi nasi tumpeng itu.

Ratna: Oke, saya akan langsung membuat proposal untuk Kepala Desa kalau kalian semua sudah setuju.

Diska: Saja juga setuju dengan usul Dani.

Adi: Ya, saya juga setuju. Jadi Semuanya setuju dan sudah bersepakat ya kawan-kawan.

12. Contoh Teks Negosiasi Kehidupan Sehari-hari

Contoh ini sering terjadi di dalam kehidupan sehari-hari, yaitu negosiasi sewa necal antara calon penumpang dengan abang tukang becak. Di bawah ini contohnya:

Calon penumpang: Bang, Ke Pasar Pon berapa ya?.

Tukang becak: 10 ribu, mbak.

Calon penumpang: Yah, kok mahal sih bang, 5 ribu aja ya?.

Tukang becak: Aduh, itu kemurahan mbak, pasar Pon kan jauh.

Calon penumpang: Iya deh, saya tambahin jadi 7 ribu, bagaimana?.

Tukang becak: Naikin dikit ya mbak, jadi 8 ribu.

Calon penumpang: Baiklah bang, saya setuju, langsung antar saya ke pasar Pon ya.

13. Contoh Teks Negosiasi di Lingkungan Keluarga

Anak: Ayah sesesudah lulus dari SMP nanti aku mau sekolah di SMA.

Ayah: Mengapa kamu memilih sekolah di SMA nak?. Padahal, ayah menginginkan kamu sekolah di SMK.

Anak: kok seolah di SMK? Mengapa memangnya ayah ingin sekali aku sekolah di sana?.

Ayah: Begini nak ayah jelaskan, di SMK itu lulusannya bisa langsung terjun ke dunia kerja.

Anak: Ohh, begitu ya, ya udah aku setuju yah.

Ayah: Baiklah kalau kamu setuju.

Itulah ulasan yang kami sampaikan mengenai teks negosiasi, mulai pengertian, contoh, kaidah kebahasaan, sampai contoh teks negosiasi yang baik dan benar lengkap. Semoga yang disampaikan kali ini menambah wawasan dan ilmu anda. terima kasih.

Jangan lupa untuk mengunjungi artikel lainnya disini: https://organicvolunteers.com

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.