laporan magang

Contoh Laporan Magang Lengkap

Laporan magang adalah suatu karya tulis ilmiah berisi hasil magang yang telah dilakukan oleh siswa/mahasiswa selama minimal 30 hari di suatu tempat kerja (baik perusahaan, lembaga, atau kantor instansi lainnya).

Laporan ini bertujuan untuk membantu siswa/mahasiswa dalam hal memahami dan/atau menjawab fenomena yang ditemukan pada suatu perusahaan yang telah dipilih sebagai tempat magang.

Namun, tidak semua program studi atau jurusan menggunakan format laporan yang sama.

Karena itu, Anda perlu mencari tahu terlebih dulu format apa yang paling cocok dengan jurusan Anda, sehingga laporan dapat disesuaikan dengan data yang ada dan sesuai dengan kelengkapan laporan.

Contoh Laporan Magang Mahasiswa

Magang, atau dikenal juga dengan istilah PKL (Praktik Kerja Lapangan) merupakan salah satu syarat kelulusan bagi setiap mahasiswa, yang harus dilakukan sebelum membuat skripsi.

Tujuan dari PKL adalah sebagai media kerja antara perusahaan dengan pihak kampus, untuk memberikan pengetahuan dan pengalaman yang luas terkait dunia kerja, serta melatih mental dan disiplin sebelum seorang mahasiswa benar-benar memasuki dunia kerja.

Dan berikut ini adalah contoh laporan magang mahasiswa jurusan Teknik Informatika.

LAPORAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN
DI PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA TBK (TELKOM) WITEL TASIKMALAYA
UNIT CCAN FULFILMENT & ASSURANCE 

Nama Praktikan : Abdul Hasan
No Registrasi    : 8335132437

contoh laporan magang

JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA
FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SILIWANGI
TASIKMALAYA 2018

 

LEMBAR PENGESAHAN

Analisis Bauran Integrated Marketing Communication
PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom)
Witel Tasikmalaya

Disusun oleh:

Abdul Hasan
8335132437

 

Telah disetujui dan disahkan sebagai laporan kegiatan magang oleh:

Pembimbing Magang,

Universitas Siliwangi Tasikmalaya                       PT Telkom Indonesia Witel Tasikmalaya

 

Agus Widodo, Ir., M.T                                       Pontjo Suharwono

NIP. 08800475-1                                                NIP. 65087001

 

KATA PENGANTAR

Alhamdulillah puji dan syukur saya haturkan ke hadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat berupa kesehatan dan kesempatan kepada saya sehingga mampu menyelesaikan laporan kerja praktik ini dengan baik dan lancar.

Laporan yang berjudul ”Sistem Informasi Pengolahan Data Gangguan Pelanggan” ini ditulis untuk memenuhi salah satu syarat akademik bagi seluruh mahasiswa dari program studi S1 Teknik Informatika Fakultas Teknik Universitas Siliwangi.

Laporan ini disusun berdasarkan hasil dari praktik kerja yang telah saya lakukan pada bulan Juli 2018 hingga Agustus 2018 di PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TELKOM) Witel Tasikmalaya Unit CCAN Fulfilment & Assurance, yang beralamat di Jalan Otto Iskandardinata No.6, Empangsari, Tasikmalaya, Jawa Barat.

Dalam proses pelaksanaan praktik kerja dan penyusunan laporan ini, saya mendapat bantuan, dukungan, dan doa dari banyak pihak, baik secara langsung maupun tidak langsung. Untuk itu, ucapan terima kasih ini saya berikan kepada:

  1. Allah SWT, atas rahmat, petunjuk dan ridho yang telah diberikan kepada saya.
  2. Nabi besar Muhammad SAW yang telah memberikan syafaat dan kecintaannya kepada seluruh umat.
  3. Kedua orang tua dan keluarga besar yang selalu mendukung dan mendoakan saya, serta memberikan dukungan penuh dalam hal materil dan moral.
  4. Bapak H. Agus Widodo, Ir., M.T., selaku Dekan Fakultas Teknik Universitas Siliwangi Tasikmalaya.
  5. Bapak Akbar Reza, S.Si., M.T., M.Kom., selaku Ketua Jurusan Teknik Informatika Universitas Siliwangi Tasikmalaya.
  6. Bapak Panji Dahlan, ST.,MT. selaku dosen pembimbing kerja praktek yang telah memberikan pengarahan, bimbingan, dan saran.
  7. Bapak Budi Setiadi selaku pembimbing Praktik Kerja Lapangan.
  8. Bapak Dion Wijaya selaku Manager unit CCAN Fulfillment & Assurance.
  9. Seluruh dosen pengajar dan segenap staff di lingkungan Fakultas Teknik Universitas Siliwangi.
  10. Dan seluruh pihak yang telah memberikan dukungan moril, materil, dan doa, yang tidak dapat saya sebutkan satu persatu.

Segala saran dan kritik yang bersifat membangun akan saya terima dengan senang hati karena saya menyadari bahwa laporan kerja praktik ini masih jauh dari kata sempurna. Semoga laporan ini dapat memberikan informasi berguna dan beberapa manfaat lainnya bagi pembaca.

Tasikmalaya, 15 Agustus 2018

 

Abdul Hasan

DAFTAR ISI

Judul

Lembar Pengesahan

Kata Pengantar

Daftar Isi

Bab I Pendahuluan

1.1 Latar Belakang Kerja Praktik

1.2 Tujuan Pelaksanaan Kerja Praktek

1.3 Sasaran Kompetensi yang Ditargetkan

1.4 Materi Kerja Praktik

Bab II Tinjauan Pustaka

2.1 Pengolahan Data Gangguan

2.2 PHP dan MySQL

2.3 Visual Studio Code

Bab III Metode Pelaksanaan

3.1. Waktu dan Tempat

3.2. Prosedur Pelaksanaan

Bab IV Kondisi Lokasi Kerja Praktik

4.1 Profil Perusahaan

4.2 Struktur Perusahaan

4.3 Unit dan Bidang Kerja

Bab V Hasil Dan Pembahasan

5.1 Hasil Magang

5.2 Analisis dan Pembahasan

Bab VI Kesimpulan dan Saran

6.1 Kesimpulan

6.2 Saran

Daftar Pustaka

Lampiran

 

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

  1. Telekomunikasi Indonesia Tbk, atau yang biasa disingkat dengan TELKOM adalah sebuah perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang memiliki cakupan luas mulai dari melakukan pembelajaran, penelitian, pengembangan dan pembuatan perangkat, hingga menyediakan jasa pelayanan dalam bidang telekomunikasi di Indonesia.

Meskipun telah menjadi salah satu perusahaan besar di Indonesia, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk witel Tasikmalaya tidak mengelak bahwa pihaknya masih memiliki kekurangan dalam hal penanganan gangguan, khususnya dalam laporan/aduan pelanggan dan evaluasi. Hal ini disebabkan oleh data pelanggan yang mengalami gangguan setiap minggu cukup banyak, sehingga proses penanganan lebih lama.

Sebagai salah satu solusi dari permasalahan tersebut, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk Witel Tasikmalaya melakukan beberapa perubahan besar dengan merancang dan membangun sistem informasi pengolahan data dengan cara yang lebih mudah dan efisien.

Hal ini terbukti dengan munculnya beberapa sistem informasi baru dalam hal penanganan gangguan pelanggan, seperti sistem informasi pencatatan gangguan, sistem informasi klasifikasi pelanggan, dan sistem informasi data pelanggan. Semuanya dijalankan oleh staf-staf ahli di bidangnya untuk menangani gangguan dengan cara yang lebih efisien.

Perubahan ini diharapkan mampu mengatasi permasalahan yang ada, mempermudah proses pengolahan data, memberikan hasil yang lebih akurat, serta dapat meningkatkan kualitas pelayanan terhadap pelanggan.

1.2 Tujuan Pelaksanaan Kerja Praktik

Beberapa tujuan dari kerja praktik ini adalah sebagai berikut:

  • Menganalisa proses bisnis dalam hal telekomunikasi di Indonesia
  • Menganalisa pengolahan data gangguan pelanggan dari salah satu server terbesar di Indonesia.
  • Membuat rancangan sistem informasi yang dapat diterapkan dalam hal pengolahan data gangguan pelanggan.
  • Membuat sistem informasi pengolahan data gangguan pelanggan dengan menggunakan bahasa pemrograman php termasuk library php (PHP Excel, chart, ppdf).
  • Membuat data pelaporan gangguan pelanggan dalam bentuk laporan yang lebih akurat, efisien dan efektif agar dapat ditangani/diselesaikan dengan lebih cepat.

1.3 Sasaran Kompetensi yang Ditargetkan

Kompetensi yang ditargetkan dalam proses kerja praktik ini di antaranya adalah:

  • Mengetahui informasi dalam bidang informatika secara luas.
  • Meningkatkan kemampuan praktikan dalam hal pembuatan perangkat lunak.
  • Mampu membuat rancangan dan pemodelan perangkat lunak.
  • Memahami dan mengimplementasikan bahasa pemrograman php, termasuk penggunaan library php (seperti PHPExcel untuk membuat laporan dalam bentuk excel dengan php, ppdf untuk membuat laporan dalam bentuk pdf, dan chart untuk membuat grafik).
  • Mendapatkan lebih banyak wawasan tentang Query di basis data.
  • Dapat merancang basis data menggunakan DBMS MYSQL dengan lebih baik.

1.4 Materi Kerja Praktik

Materi untuk kerja praktik ini di antaranya adalah:

  • Mengenal lebih dalam sistem informasi yang digunakan oleh PT Telekomunikasi Indonesia Tbk.
  • Melakukan analisis sistem pengolahan data dalam hal gangguan pelanggan yang sedang terjadi di PT Telekomunikasi Indonesia Tbk Witel Tasikmalaya.
  • Merancang sistem baru yang dapat diterapkan untuk mengatasi masalah pengolahan data gangguan pelanggan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk Witel Tasikmalaya unit CCAN Fulfilment & Assurance.

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

2.1 Pengolahan Data Gangguan

Untuk menangani masalah terkait pengolahan data gangguan pelanggan yang sedang terjadi di PT Telekomunikasi Indonesia Tbk Witel Tasikmalaya unit CCAN Fulfilment & Assurance, saya memasukkan beberapa landasan teori yang terkait dengan laporan praktik kerja ini, yaitu:

  • Sistem

Sistem adalah kumpulan elemen atau komponen kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan dan diorganisasikan untuk melakukan suatu kegiatan atau untuk menyelesaikan suatu sasaran tertentu secara bersama (Jogiyanto, 2005, 1).

Definisi sistem juga dapat dijelaskan sebagai seperangkat metode, prosedur, dan rutinitas terperinci yang dibuat untuk melakukan kegiatan tertentu, melakukan tugas, atau menyelesaikan masalah tertentu. (Jogiyanto, 2005, 2).

Dalam bukunya yang berjudul “Analisia dan Desain Sistem Informasi”, Jogiyanto menjelaskan bahwa semua sistem memiliki input, output dan mekanisme umpan balik untuk mempertahankan kondisi mapan internal (disebut juga homeostasis) meskipun lingkungan eksternal berubah.

Sistem yang menampilkan properti berbeda dari keseluruhan disebut properti emergent, yang biasanya tidak dimiliki oleh elemen individual mana pun dan memiliki batasan yang biasanya ditentukan oleh pengamat sistem.

  • Informasi

Informasi adalah sekumpulan data yang telah diproses dan memiliki makna dalam beberapa konteks bagi penerimanya. Ketika informasi dimasukkan dan disimpan ke dalam komputer, umumnya disebut sebagai data. Setelah diproses (seperti memformat dan mencetak), data dalam bentuk baru ini dapat dianggap sebagai informasi. (Armstrong, Gary dan Philip Kotler, 2015).

Ketika informasi dikemas atau digunakan untuk memahami atau melakukan sesuatu, maka dikenal sebagai “pengetahuan”. Artinya, sumber dari informasi adalah data. Sedangkan pengertian dari “data” itu sendiri adalah fakta yang menggambarkan tentang suatu peristiwa/fenomena/kejadian tertentu. Jadi, informasi dan data adalah dua hal yang saling berkaitan.

Pengertian informasi juga dijelaskan oleh Sutanta dalam bukunya yang berjudul “Sistem Informasi Manajemen” sebagai berikut:

“Informasi adalah hasil dari data yang telah diolah dan telah berubah menjadi bentuk yang penting bagi penerimanya, yang selanjutnya mempunyai kegunaan sebagai landasan dalam mengambil suatu keputusan penting yang efeknya dapat dirasakan secara langsung saat itu juga atau secara tidak langsung di waktu mendatang”. (Sutana, 2003:10).

  • Aplikasi

Aplikasi, juga disebut sebagai program aplikasi atau perangkat lunak aplikasi, adalah sekumpulan program yang dibuat oleh programer dengan tujuan untuk memecahkan suatu masalah tertentu dan dengan menggunakan bahasa tertentu. Perangkat lunak ini mencakup hal-hal seperti program basis data, pengolah kata, browser web, dan spreadsheet.

Secara kiasan, aplikasi berada di atas perangkat lunak sistem karena tidak dapat berjalan tanpa sistem operasi dan utilitas sistem. Perangkat lunak sistem terdiri dari program tingkat rendah yang berinteraksi dengan komputer pada tingkat yang sangat dasar, termasuk sistem operasi, kompiler, dan utilitas untuk mengelola sumber daya komputer.

Pengembang memiliki banyak opsi berbeda untuk mendapatkan aplikasi mereka kepada pengguna akhir. Dalam beberapa dekade terakhir, hampir semua aplikasi diinstal langsung pada PC dan / atau server pengguna.

  • Data

Data adalah fakta mentah yang tampak acak dan kadang terlihat tidak berguna, sehingga orang awam tidak akan paham apa maknanya. Data juga diartikan sebagai variabel kualitatif atau kuantitatif yang membantu mengembangkan ide atau kesimpulan yang diperoleh dari pengamatan (observasi) suatu objek.

Seringkali data diperlukan untuk mendukung klaim atau kesimpulan (informasi) yang diperoleh atau disimpulkan darinya. Data hadir dalam berbagai macam bentuk, mulai dari suatu keadaan, suara, gambar, angka, huruf, hitungan/rumus matematika, bahasa, hingga simbol-simbol rumit lain, yang bisa digunakan sebagai bahan untuk melihat objek, lingkungan, suatu konsep atau kejadian tertentu.

Berdasarkan jenisnya, data gangguan pelanggan milik PT Telekomunikasi Indonesia Tbk Witel Tasikmalaya Unit CCAN Fulfilment & Assurance termasuk ke dalam jenis data berdasarkan cara memperolehnya, yang dibedakan ke dalam dua jenis, yaitu data primer dan sekunder.

Data primer adalah data yang dikumpulkan oleh peneliti dari sumber langsung, yang menggunakan metode tertentu seperti survei, wawancara, atau eksperimen. Data ini dikumpulkan dengan proyek penelitian dalam pikiran, yaitu langsung dari sumber primer.

Sedangkan data sekunder adalah data yang dikumpulkan/diperoleh dari studi, survei, atau eksperimen yang telah dijalankan oleh orang lain atau untuk penelitian lain, yang kemudian disatukan dan diterbitkan oleh berbagai instansi lain. Biasanya, sumber tidak langsung ini hadir dalam bentuk data dokumentasi dan arsip-arsip resmi.

  • Pengolahan Data

Pengolahan data, atau disebut juga dengan pemrosesan data, terjadi ketika data dikumpulkan dan diterjemahkan menjadi informasi yang dapat digunakan. Pemrosesan data harus dilakukan dengan benar agar tidak berdampak negatif pada produk akhir atau output data, sehingga harus dilakukan oleh orang-orang yang memang ahli di bidang tersebut, yang biasa disebut dengan ilmuwan data/tim ilmuwan data.

Pemrosesan data dimulai dengan data dalam bentuk mentah dan mengubahnya menjadi format yang lebih mudah dibaca (grafik, dokumen, dll.), memberikannya bentuk dan konteks yang diperlukan untuk ditafsirkan oleh komputer dan digunakan oleh karyawan di seluruh organisasi.

  • Basis Data dan Sistem Basis Data

Pengertian basis data menurut Connolly dan Begg (2010:65) adalah sekelompok data yang saling terkait dan digabungkan bersama untuk memenuhi kebutuhan informasi dari suatu lembaga/organisasi.

Pengertian ini tidak jauh berbeda dengan pendapat Indrajani (2015:70) yang menyebutkan bahwa basis data adalah sekelompok data yang saling terhubung secara logis dan dirancang untuk mendapatkan informasi penting yang dibutuhkan oleh suatu organisasi.

Sedangkan pengertian basis data menurut Connolly dan Begg (2010:54) adalah kumpulan informasi terstruktur, atau data yang biasanya disimpan secara elektronik dalam sistem komputer. Basis data biasanya dikendalikan oleh sistem manajemen basis data atau disingkat dengan DBMS (Database Management System).

Data dan DBMS bersama dengan aplikasi yang terkait dengannya, disebut sebagai sistem basis data, yang sering disebut dengan istilah database. Data dalam jenis-jenis database yang paling umum dalam operasi saat ini biasanya dimodelkan dalam baris dan kolom dalam serangkaian tabel untuk membuat pemrosesan dan query data menjadi efisien.

Data kemudian dapat dengan mudah diakses, dikelola, dimodifikasi, diperbarui, dikendalikan, dan diatur. Sebagian besar database menggunakan bahasa query terstruktur (SQL) untuk menulis dan menanyakan data.

SQL sendiri adalah bahasa pemrograman yang digunakan oleh hampir semua database relasional untuk query, memanipulasi, mendefinisikan data, dan untuk menyediakan kontrol akses. SQL pertama kali dikembangkan di IBM pada 1970-an dengan Oracle sebagai kontributor utama, yang mengarah pada penerapan standar SQL ANSI.

Baca Juga : Laporan PKL

  • Database Management System (DBMS)

DBMS adalah sebuah sistem paket perangkat lunak yang dirancang untuk mendefinisikan, membuat, mengelola, dan mengontrol akses ke dalam basis data (Connolly dan Begg, 2010:66). Fasilitas yang disediakan oleh DBMS adalah:

  • Memanipulasi data itu sendiri, format data, nama bidang, struktur catatan dan struktur file.
  • Mendefinisikan aturan untuk memvalidasi dan memanipulasi data.
  • Mengizinkan pengguna untuk mengakses database dengan DDL (Data Definition Language). DDL sendiri memberikan izin ke pengguna untuk menentukan struktur dan tipe data, serta kendala yang nantinya akan disimpan ke dalam database.
  • Mengizinkan pengguna untuk mengubah, menambahkan, mengambil, dan/atau menghapus data dari basis data dengan menggunakan DML (Data Manipulation Language), yang merupakan standar bahasa dari DBM SQL (Sialah Structured Query Language).

2.2 PHP dan MySQL

PHP adalah singkatan rekursif untuk “Hypertext Preprocessor”, yaitu bahasa scripting open source yang paling banyak digunakan dan sangat cocok untuk pengembangan web dan dapat disematkan ke dalam HTML.

Sedangkan MySQL adalah sistem manajemen basis data relasional open source (RDBMS) dengan model client-server. RDBMS adalah perangkat lunak atau layanan yang digunakan untuk membuat dan mengelola basis data berdasarkan model relasional.

MySQL adalah yang paling populer, dikembangkan, didistribusikan, dan didukung oleh Oracle Corporation dengan sekitar 6 juta instalasi di seluruh dunia. Database MySQL bersifat relasional, yaitu menyimpan data dalam tabel terpisah, bukan meletakkan semua data dalam satu ruang penyimpanan besar.

BAB III METODE PELAKSANAAN

3.1. Waktu dan Tempat

Total waktu pelaksanaan kerja praktik ini adalah 8 minggu (40 hari), dengan jadwal kerja adalah hari Senin-Jumat pukul 07.30 – 17.30 WIB. Magang pertama dimulai pada tanggal 1 Juli 2018 dan berakhir tanggal 30 Agustus 2018. Adapun lokasi kerja praktik ini adalah di PT Telekomunikasi Indonesia Tbk cabang Tasikmalaya yang beralamat di Jalan Otto Iskandardinata No.6, Empangsari, Tasikmalaya, Jawa Barat..

3.2. Prosedur Pelaksanaan

Kegiatan magang kerja ini dibimbing oleh pembimbing lapangan dan pembimbing akademik. Peran pembimbing lapang adalah sebagai fasilitator bagi peserta magang yang memberikan petunjuk serta informasi sesuai dengan topik yang telah dibahas selama kegiatan magang berlangsung.

Sedangkan peran pembimbing akademik adalah sebagai fasilitator dalam bidang akademik untuk memastikan peserta magang telah melakukan kegiatan magang sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan. Adapun prosedur magang yang dilakukan oleh peserta magang adalah sebagai berikut:

  • Mengisi form kerja praktik dan melampirkan persyaratan untuk memperoleh persetujuan dosen wali.
  • Mengajukan permohonan ke SBAP Fakultas Teknik untuk membuat SK (Surat Keputusan) dan surat pengantar ke PT Telekomunikasi Indonesia Tbk Witel Tasikmalaya Unit CCAN Fulfilment & Assurance.
  • Kerja praktik dimulai ketika perusahaan yang bersangkutan telah bersedia menerima peserta magang dan SK telah diterbitkan.
  • Peserta magang harus menyelesaikan kerja praktik sesuai dengan waktu yang telah ditentukan dan membuat laporan terkait yang selanjutnya disidangkan dengan dosen wali.

Bab IV KONDISI LOKASI KERJA PRAKTIK

4.1 Profil Perusahaan

PT Telekomunikasi Indonesia Tbk atau dikenal dengan PT Telkom adalah perusahaan penyedia jasa informasi dan komunikasi dengan produk unggulannya adalah telepon jaringan (telepon rumah dan telepon wireless).

Seiring dengan perubahan yang terjadi pada berbagai aspek kehidupan dan untuk  menjawab  tantangan lingkungan  bisnis  yang  baru,  PT Telekomunikasi Indonesia Tbk  untuk wilayah Kota Tasikmalaya melakukan  transformasi  bisnis  secara  fundamental yang   diikuti   dengan layanan tv kabel dan pengajuan pemasangan internet.

PT Telkom Indonesia cabang Tasikmalaya juga menerima keluhan atau aduan pelanggan jika ada masalah terkait jaringan Telkom pelanggan, yang dapat disampaikan secara langsung di kantor Telkom Tasikmalaya ataupun via online, baik dari website, media sosial resmi Telkom, dan kontak Telkom care/service di nomor (0265) 331012.

4.2 Struktur Perusahaan

laporan magang laporan magang laporan magang

BAB V HASIL DAN PEMBAHASAN

5.1 Hasil Magang

Hasil dari kerja praktik ini saya buat dalam bentuk ringkasan logbook atau jurnal sebagai berikut:

Hari, Tanggal Urutan Kegiatan
Senin, 1 Juli 2018 Melengkapi administrasi dan pengarahan tata tertib
Selasa, 2 Juli 2018 Penempatan magang di Unit CCAN Fulfillment & Assurance.
Rabu, 3 Juli 2018 Memonitoring jaringan.
Kamis, 4 Juli 2018 Analisis Masalah yang dapat diselesaikan oleh keilmuan mahasiswa magang.
Jumat, 5 Juli 2018 Senam pagi, dan mengolah data gangguan pelanggan.

Notes: Ringkasan log book ini hanya sebagai contoh (hanya minggu pertama).

Bab VI KESIMPULAN

6.1 Kesimpulan

Dalam kegiatan praktik kerja ini, saya mendapatkan berbagai pengalaman baru dan tambahan ilmu pengetahuan dalam bidang informatika yang tentu akan berguna ketika saya memasuki dunia kerja yang sesungguhnya.

Sementara berdasarkan hasil perancangan dan pembuatan aplikasi untuk menangani Sistem Informasi Pengolah Data Gangguan Pelanggan di PT Telekomunikasi Indonesia Tbk Tasikmalaya yang telah dilakukan, dapat disimpulkan beberapa hal sebagai berikut:

  • Sistem yang digunakan saat ini terbukti lebih efisien dan memiliki tingkat akurasi yang lebih baik.
  • Proses bisnis yang dijalankan lebih baik daripada beberapa tahun sebelumnya.
  • Pelaporan data gangguan pelanggan lebih mudah untuk diproses dan diselesaikan.
  • Pihak Telkom mendengarkan keluhan pelanggan dengan sangat baik dan mampu memberikan arahan dengan tepat.

6.2 Saran

Beberapa saran yang mungkin dapat meningkatkan layanan dan Sistem Informasi Pengolahan Data Gangguan Pelanggan pada PT Telekomunikasi Indonesia Tbk adalah:

  • Pengembangan sistem diharapkan lebih komplek, yaitu ditambahkan penjadwalan penanganan gangguan.
  • Sistem diharapkan menggunakan cloud, sehingga dapat diakses dari mana saja.

DAFTAR PUSTAKA

Jogiyanto (2005:1), Jogiyanto (2005:2). Analisia dan Desain Sistem Informasi.

Sutana (2003:10). Sistem Informasi Manajemen.

Connolly dan Begg (2010:65), Connolly dan Begg (2010:54).

Indrajani (2015:70)

Armstrong, Gary dan Philip Kotler (2015) Marketing an Introduction Twelfth Edition. New Jersey: Pearson Education, Inc.

Tentang Telkom http://www.telkom.co.id/tentang-telkom.

Sejarah Perusahaan http://www.telkom.co.id/UHI/ID/09_data/0100_history.html.

Sunyoto, Danang. (2013). Dasar-Dasar Manajemen Pemasaran, Konsep, Strategi dan Kasus. Jakarta: Buku Seru.

Belch, George E. dan Michael A. Belch. (2009). Advertising and Promotion, an Integrated Marketing Communication Perspective, Eighth Edition. New York: McGraw-Hill Irwin.

Meskipun penulisan laporan magang berbeda-beda antara satu kampus dengan yang lainnya, tapi satu hal yang sama adalah laporan harus ditulis secara sistematis (rapi) dan dengan menggunakan bahasa formal yang baik dan benar. Dan biasanya, laporan yang detail dan lengkap tapi tidak bertele-tele adalah yang terbaik.

Baca Juga : Contoh Laporan Prakerin

Leave a Comment