Sakit Gigi Dan Cara Mengobatinya, Pembengkakan, Berlubang, Lengkap

Sakit Gigi Dan Cara Mengobatinya, Pembengkakan, Berlubang, Lengkap

Sakit gigi – Banyak sekarang ini remaja yang meringis akibat sakit gigi gays, rasanya itu lo kalau sedang kambuh luar biasa ya. Apalagi kalau lagi sakit gigi terus ada orang lain yang ramai atau ketika kita di kantor kemudian dimarahin sama atasan kita. Rasanya pengen ngebakar kantor ya gays. Memang sih tak sesakit sakitnya dihianatin pacar atau kekasih ya gays. Tapi kalau menurutku pribadi lebih baik sakit hati gays daripada sakit gigi, bener gag sih..?. Sakit hati mah obatnya banyak gays, kalau sakit gigi mah bawaanya kudu ngamuk aja gays. Naaah kali ini kita akan membahas tentang bagaimana cara mengobati sakit gigi gays.

semoga bermanfaat ya gays.

jangan lupa kunjungi artikel lainnya juga gays

DI SINI

sakit-gigi

Cara Ampuh Mengobati Sakit Gigi

Jaman sekarang banyak orang yang menderita sakit pada gigi dan gusi. Salah satu masalah yang tidak sedikit pada masyarakat adalah pembengkakan gusi atau biasa disebut dengan Abses (Gusi bernanah). Gusi bernanah merupakan suatu keadaan yang berkaitan dengan infeksi. Gusi yang bernanah menandakan bahwa telah terjadi suatu proses infeksi oleh bakteri pada gusi. Nanah merupakan hasil akhir yang terbentuk dari proses tubuh dalam melawan infeksi. Kondisi ini sering disertai juga dengan adanya gusi membengkak dan juga disertai dengan demam. Keluhan tersebut pasti sudah mengganggu para penderita dan harus segera ditangani dokter.

1. Cara Mengobati Sakit Gigi Abses (Pembengkakan Gusi)

Gambaran Gejala Gusi Bernanah (Abses)

Gusi yang telah mengalami pembengkakan akan menyebabkan gigi menjadi sangat sensitif terhadap rangsangan yang telah masuk ke mulut, biasanya sensitif terhadap panas, dingin, dan tekanan. Pada awalnya nyeri yang ditimbulkan bersifat ringan, lama-kelamaan akan semakin nyeri yang bertambah dan disertai dengan rasa yang berdenyut-denyut. Pada awalnya gusi akan tampak membengkak dan warnanya kemerah-merahan dan lama kelamaan gusi berubah warna menjadi merah keputih-putihan dikarenakan nanah yang tersimpan dalam gusi sudah banyak dan jika pecah nanah tersebut akan keluar dengan warna yang kekuningan dan berbau busuk. jika gusi yang mengalami pembengkakan tersebut tidak pecah dan isinya tidak dapat keluar maka ada kemungkinan infeksi dapat menjalar ke gusi yang lain dan disekitarnya kemungkinan juga akan menjalar keleher dan bisa berakibat fatal.

Cara Mengatasi Gusi Bengkak Bernanah (Abses)

Agar dapat mengatasi gigi atau gusi yang bengkak bernanah ada dua cara yang dapat dilakukan yaitu :

A. Pengobatan Gusi Bengkak Bernanah terhadap gejala

  • Obat Pereda Nyeri : Meminum obat pereda nyeri seperti asam mefenamat, paracetamol, ibuprofen dan OAINS lainnya dapat dengan cepat menghilangkan rasa nyeri.
  • Kompres Dingin : Mengkompres pipi yang mengalami bengkak dengan es batu yang telah dibungkus dengan kain dapat membantu untuk mengurangi rasa nyeri yang ditimbulkan akibat gusi bengkak.
  • Air Garam : Berkumur denggan larutan garam yang dibuat dengan satu sendok garam dapur yang dilarutkan dalam satu gelas dan dilakukan tiga kali dalam waktu sehari dapat mengurangi rasa nyeri pada gusi yang terinfeksi.
  • Minyak Cengkeh : Dengan cara mengoleskan minyak cengkeh ke gusi yang sakit atau bengkak tiga kali sehari dapat membantu untuk mengurangi peradangan danj mengurangi rasa nyeri, tetapi jangan sampai tertelan.

B. Pengobatan Terhadap Penyebab Gusi Bengkak Bernanah

  • Pada Abses periapikal atau infeksi yang dimulai dari gigi berlubang, Dokter gigi akan membersihkan nanah yang tersimpan pada gusi dan kemudian akan melakukan perawatan endodotik (saluran akar) sampai bersih. Perawatan ini umumnya beberapa kali kunjungan sampai benar-benar bersih agar tidak kembali kambuh. Dan ketika sudah benar benar sembuh maka tahap selanjutnya akan diolakukan proses penambalan pada gigi yang berlubang.
  • Pada Abses periodontal atau infeksi yang dimulai dari plak dan karang gigi karang yang menumpuk, Dokter gigi akan membersihkan plak dan karang gigi secara menyeluruh, bahkan ada kemungkinan untuk dilakukan kuretase pada gusi dan penghalusan dari akar gigi yang bertujuan untuk dapat membersihkan permukaan akar gigi dari infeksi bakteri.
  • Setelah perwatan terhadap gigi dan gusi dilakukan, pengobatan dengan antibiotik dapat diberikan untuk membantu membercepat proses penyembuhan.

2. Cara mengobati Sakit Gigi Berlubang (karies)

Kerusakan gigi adalah proses bertahap yang jika dibiarkan tak diobati, maka akan berkembang menjadi lubang pada gigi. Bakteri bertumpuk di dalam mulut dan membentuk substansi lengket yang dinamakan plak. Setiap kali anda mengkonsumsi mkanan bergula atau bertepung, plak menjadi lebih lengket dan jika dibiarkan cepat atau lambat akan mengeras menjadi tartar (karang gigi). Bakteri plak atau tartar memproduksi asam yang akan mendemineralisasi email luar dan keras gigi anda. Ini akan menghasilkan titik halus atau lubang pada gigi yang disebut gigi berlubang.

Gambaran Gejala Kerusakan Gigi (Karies)

Secara kasat mata gigi yang berlubang kadang hanya terlihat sebagai titik hitam atau cokelat tpi sering kali tampak jelas sebagai lubang pada x-ray. Karena itu jangan lewatkan pemeriksaan gigi rutin. Gejala-gejala yang mungkin menandakan bahwa anda mengalami kerusakan gigi antara lain :

  • Nafas tak sedap terus menerus atau rasa tak enak pada mulut.
  • Gigi sensitif.
  • Rasa sakit yang diperparah karena adanya kontak dengan makanan atau minuman panas, dingin, dan bergula.
  • Noda putih pucat pada gigi.

Cara Merawat kerusakan gigi yang berlubang

Tergantung pada tingkat keparahan lubang pada gigi, maka dokter gigi anda kemungkinan akan melakukan hal-hal tersebut :

  • Memberikan pasta gigi dan pernis fluoride, hal ini biasanya hanya akan efisien terhadap pencegahannya saja atau juga kalau lubangnya masih kecil.
  • Mengganti gigi yang rusak dengan cara menambal, memasang mahkota, atau topi gigi, tergantung pada besar dan dalamnya lubang pada gigi.
  • Melakukan perawatan saluran akar jika syaraf giginya meradang atau sakit. Hal ini termasuk menghilangkan bakteri dari akar, menutup rapat lubang gigi tersebut dan menambalnya, serta membuat mahkota tiruan jika dibutuhkan.

Cara Mencegah Kerusakan Gigi Berlubang

Cara paling mudah dan paling efektif yang dilakukan untuk mencegah terjadinya karies adalah dengan mencegah menimbunnya plak pada gigi. Karena plak terbentuk secara konstan, maka penting untuk terus membersihkannya setiap hari dengan cara setelah makan kita harus sikat gigi, karenanya penting untuk terus melakukan rutinitas kesehatan mulut dengan ketat. Adapun cara mencegah gigi berlubang sebagi berikut :

  • Mengurangi minuman bergula dan makanan yang mengandung tepung.
  • Pertimbangkan untuk memakai dental sealent (lapisan gigi yang ditempelkan pada gigi pengunyah).
  • Gosoklah gigi setidak tidaknya dua kali dalam satu hari selama minimal dua menit lama menyikatnya.
  • Gunakan pasta gigi yang mengandung fluoride dan dirancang khusus untuk mengangkat plak dari gigi dan mencegah kerusakan pada gigi.
  • Pastikan untuk memakai floss setidaknya sekali sehari. Sangatlah penting untuk membersihkan area-area yang sulit dijangkau oleh sikat, dimana partikel makanan tersangkut dan menyebabkan penimbunan bakteri.
  • Dan rutinlah untuk perawatan gigi ke dokter paling tidak sebulan sekali.

3. Cara Mengobati Sakit Gigi Radang Pada Syaraf Gigi (Pulplitis) 

Sakit gigi merupakan  salah satu pertanda bahwa di dalam gigi ada sebuah peradangan atau inflamasi. Rasa sakit pada gigi terjadi secara intens jika sakit gigi sudah menjalar ke syaraf. Maka syaraf tersebut akan semakin mudah menyalurkan rasa sakit sehingga si penderita lebih sering merasakan hal tersebut. Hal ini harus segera ditangani dengan baik agar gejala segera mereda. Berikut ini adalah beberapa obat untuk meredakan sakit pada syaraf gigi yang bisa digunakan dan, namun perlu diketahui bahwa obat-obatan di bawah ini hanya bisa meredakan rasa sakit untuk sementara saja. Mengingat sakit yang sudah menjalar sampai ke syaraf maka harus dianjurkan untuk pengobatan medis atau pergi ke dokter gigi setempat. Misalnya dengan cara melakukan penambalan gigi yang berlubang, perawatan saluran akar, ataupun pencabutan gigi tersebut. Jika tidak, maka rasa sakit itu kemungkinan besar akan kambuh lagi di lain hari.

sakit-gigi

Penyebab Radang Gigi

Penyebab utama radang gigi atau pulplitis adalah adanya penumpukan plak pada gigi. Plak terbentuk dari kumpulan bakteri dan sisa-sisa makanan yang menempel pada gigi. Lapisan yang tidak kasat mata tersebut biasanya akan hilang dengan menyikat gigi yang rutin. Tetapi jika dibiarkan menempel di gigi, plak tersebut maka akan mengeras dan membentuk karang gigi dan hanya bisa dibersihkan oleh dokter. Karang gigi ini memiliki lapisan luar yang tebal, sehingga kuman yang ada di dalamnya akan terlindungi dan semakin berkembangbiak. Kuman inilah yang akan mengiritasi gusi dan menyebabkan radang pada gigi.

Faktor Resiko Radang Gigi

Radang pada gigi bisa dialami oleh siapa saja, tidak memandang usia, ppria ataupun wanita. Berikut adalah sejumlah faktor yang dapat menyebabkan radang pada gigi, antara lain :

  • Kesehatan mulut yang tidak terjaga, misalnya malas menyikat gigi.
  • Merokok atau menggunakan tembakau dalam bentuk lain, misalnya dibuat susur, tembakau kunyah. Kebiasaan ini akan menyebabkan jaringan gusi sulit untuk beregenerasi.
  • Gigi palsu dengan ukuran yang tidak pas.
  • Kekurangan nutrisi.
  • Mengidap diabetes. Penyakit ini dapat meningkatkan risiko infeksi.
  • Pengaruh usia. Risiko radang gigi makin meningkat bseiring pertumbuhnya usia seseorang.
  • Infeksi akibat jamur dan virus tertentu.
  • Memiliki sistem kekebalan tubuh yang menurun, misalnya penyidap HIV atau kemoterapi.
  • Perubahan hormon, misalnya pada masa pubertas atau kehamilan.
  • Pengaruh obat-obatan tertentu.

Diagnosis Radang Gigi

Dalam mendiagnosis radang gigi, dokter terlebih dahulu akan menanyakan gejala-gejala yang dialami oleh pasien dan meninjau riwayat kesehatannya. Dokter kemudian akan memeriksa kondisi gigi serta gusi pasien untuk melihat keberadaan plak atau karang gigi, serta tanda-tanda inflamasi.

Pemeriksaan kedalam kantong yang terbentuk diantara gigi dan gusi juga penting dlam proses diagnosis. Pada pemeriksaan ini, dokter akan memasukkan suatu alat ke dalam kantong tersebut. Normalnya, kedalaman kantong ini berkisar antara 1-3 mm. Kedalaman yang melebihi 44mm akan menandakan adanya penyakit gusi. Dokter juga akan menyarankan anda untuk melakukan x-ray gigi untuk melihat ada tidaknya patahan atau keropos gigi di dalam kantong gusi.

Cara Perawatan Radang Gigi

Apabila penyebab radang gigi adalah plak atau karang gigi, dokter akan menanganinya segera mungkin untuk mencegah terjadinya komplikasi. Langkah ini umumnya dilakukan dengan cara membersihkan plak dan karang gigi yang sudah menempel secara bersih merata. jika ada gigi pasien yang berlubang atau gigi palsu yang rusak, maka dokter akan segera melakukan pembersihan dan langsung menambalnya serta perbaikan agar kesehatan mulut akan htetap terjaga. Dan juga menganjurkan proses pemeriksaan kesehatan mulut dan pembersihan gigi secara rutin.

Di samping penanganan medis, pasien juga harus melakukan hal-hal tersebut, antara lain:

  1. Menyikat gigi setidaknya 2 kali sehari, Terutama pagi setelah bangun tidur dan malam hari sebelum tidur.
  2. Menggunakan sikat gigi yang lembut dan menggantinya dengan yang baru tiap 12-16 minggu.
  3. Menggunakan obat kumur yang mengandung antibakteri jika dianjurkan oleh dokter.
  4. Membersihkan sela-sela gigi dengan benang gigi atau tusuk gigi. Setidaknya sehari satu kali.
  5. Tidak merokok atau menggunakan tembakau dalam bentuk apapun.

Macam-macam Obat Sakit Radang Gigi

Obat Sakit Gigi yang tersedia di apotik

  • Cataflam Tablet

Cataflam tablet mungkin sudah tidak asing lagi dengan namanya. Obat ini memang populer sebagai salah satu obat pereda nyeri pada gigi ketika sedang sakit gigi dan mudah didapat di apotek terdekat. Obat ini adalah obat jenis anti inflamasi non steroid. Cara kerjanya adalah meredakan sakit gigi yang disebabkan oleh peradangan. Sebelum mengkonsumsi obat ini harus baca dulu kontraindikasi dan dosis yang disarankan.

  • Asam Mefenamat Berno

Obat sakit gigi di apotik selanjutnya adalah asam mefenamat berno. Obat ini juga cukup populer dan bisa dibeli di apotek terdekat. Obat ini memiliki fungsi untuk meredakan rasa sakit yang disebabkan oleh peradangan, baik itu paredangan gigi maupun peradangan pada gusi. Obat ini termasuk obat analgesik danj antipiretik. Namun penggunaan obat ini tidak bisa tidak bisa dalam jangka panjang. Maka dari itu, penanganan sakit gigi pada syaraf harus dengan perawatan dokter gigi.

  • Ponstan Tablet

Pnstan tablet juga merupakan alah satu jenis obat sakit gigi popular yang namanya sudah tidak asing lagi di telinga. Ponstan bekerja untuk mengatasi rasa sakit pada gigi dan gusi serta membantu membentu peradangan di dalam rongga mulut. Obat ini termasuk obat analgesik dan antipiretik. Namun penggunaan obat ini tidak bisa dilakukan dalam jangka panjang. Maka dari itu, penanganan sakit gigi kena syaraf harus dilakukan dengan perawatan dokter gigi.

  • Paracetamol

Paracetamol yang populer sebagai obat pereda demam ternyata juga bisa untuk mengobari radang gigi ataupun radang gusi. Namun obat paracetamol ini cuma bisa mengobati sagit gigi yang ringan saja. Maka dari itu, jika rasa nyeri pada gigi sudah meradang pada syaraf sebaiknya dibawa ke dokter gigi saja.

  • Amoxylin

Amoxylin adalah jenis obat antiiotik dan antibakteri. Tentunya obat ini bisa membantu meredakan rasa nyeri pada gigi yang sedang meradang yang disebabkan oleh bakteri dan virus. Mengingat obat ini adalah obat keras, ada baiknya jika berkonsultasi dulu kepada dokter sebelum mengkonsumsinya.

Macam-macam Obat Radang Gigi yang Alami

Obat Alami

  • Garam

Bahan merupakan salah satu bahan alami yang bisa membantu mengusir bakteri dari dalam rongga mulut yang menyebabkan rasa sakit. garam bisa dijadikan obat kumur untuk gigi yang sedang sakit. Berkumur dengan larutan air garam bisa dilakukan sampai sakit pada gigi mereda. Namun cara ini hanya bisa mengusir bakteri saja, bukan untuk menyembuhkan dan menghilangkan penyebab sakit gigi. Jika sudah sampai ke syaraf maka harus di tindak lanjuti dan dibawa ke dokter gigi.

  • Jeruk Nipis

Bahan alami berikutnya yang bisa meredakan rasa nyeri pada gigi yakni jeruk nipis. Kemampuan jeruk nipis juga adalah untuk membunuh bakteri dan menghambat pertumbuhan bakteri. Cara yang dipakai dengan menggunakan jeruk nipis yaitu dengan berkumur dengan air perasan jeruk nipis yang sudah ditambah dengan segelas air hangat.

  • Daun Sirih

Daun sirih sudah cukup lama dipercaya bisa membantu meredakan sakit gigi secara tradisional. Hal ini dikarenkan ada kandungan antiseptik atau antibakteri dalam daun sirih sehingga bisa membantu mengatasi peradangan pada gigi yang disebabkan oleh bakteri pada gigi yang berlubang. Cranya dengan merebus daun sirih dan gunakan air rebusan tadi untuk berkumur.

  • Biji Asam Jawa

Biji asam jawa juga merupakan salah satu obat tradisional untuk menyembuhkan sakit gigi ringan. Caranya adalah tumbuklah sampai halus biji asam jawa lalu oleskan pada bagian gigi yang sakit. Cara ini akan bisa membantu membunuh bakteri uang menyebabkan rasa akit pada gigi.

naah gaays. itu tadi pembahasan tentang sakit gigi dan cara mengobatinya. Semoga bermanfaat bagi pembaca.

bila ada salah dalam menulis, kami mohon maaf.

writting by

Raden mas moeyoe

Jangan lupa tinggalkan pesan dibawah ini

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.