Pasar Oligopoli | Pengertian, Contoh, Jenis, Lengkap

Pasar Oligopoli | Pengertian, Contoh, Jenis, Lengkap

Pasar Oligopoli – Hallo para sahabat, kali ini saya akan memberikan informasi mengenai pasar oligopoli. Mulai dari pengertian, jenis , contoh , ciri-ciri dan yang lainnya lengkap. Tidak usah memperpanjang waktu, langsung saja simak informasi selengkapnya berikut ini.

Pengertian Pasar Oligopoli

pasar-oligopoli
https://www.galinesia.com

Yang dimaksud dengan pasar oligopoli ialah salah satu bentuk pasar persaingan yang tidak sempurna, yang mana hanya ada beberapa produsen atau penjual denga banyak pembel di pasar. Beberapa contoh industri yang termasuk di dalam kategori ini ialah industri mobil, industri rokok, industri semen, jasa penerbangan, dan yang lainnya.

Di dalam menjalankan usahanya, iklan dan promosi berperan sangat penting untuk oligopis. Disini iklan dan promosi akan membentuk persepsi konsumen tentang perbedaan satu produk dengan produk yang lainnya. (diferensi produk). Hal ini disebabkan pada dasarnya yang namanya oligopis ini menjual barang yng relatif homogen sehingga bisa saling menggantikan (bersifat subtitusi walaupun tidak sempurna, Oleh sebab itu, loyalitas konsumen dalam satu produk harus dijaga dengan baik supaya tidak berpindah kepada produk yang lainnya.

Jenis Pasar Oligopoli

Pada umumnya pasar oligopoli ada dua jenis, yakni:

1. Murni (pure oligopoly)

Ialah pasar yang mana barang yang diperjualbelikan bersifat identik. Contohnya: semen, seng, air mineral.

2. Terdiferensiasi (differentiated oligopoli)

Ialah pasar dengan barang yang homogen akan tetapi bisa dibedakan. Contohnya: sepeda motor, sabun, laptop.

Ciri-ciri Pasar Oligopoli

ciri-ciri-pasar-oligopoly
https://www.dictio.id

Ciri-ciri pasar oligopoli diantaranya adalah:

1. Ada beberapa penjual di pasar (biasanya kurang dari 10) dengan banyaknya pembeli di pasar.

2. Penjual di pasar oligopi mempunyai kemampuan di dalam menentukan harga sebab terdapatnya perbedaan dari masing-masing produk yang ditawarkan.

3. Barang yang diperjual belikan di pasar oligopoli relatif homogen akan tetaoi terdiferensiasi

Contohnya ialah sabun madi dengan berbagai aroma dan bentuk, telepon seluler dengan berbagai macam tekhnologi dan tampilan, dan yang lainnya.

4. Masing-masing dari penjual bersaing ketat dengan penjual yang lainnya. Persaingan terutama melalui promosi-promosi besar-besaran juga perang harga. Untuk perang harga yang dimaksud ini terjadi pada saat suatu perusahaan bermaksud untuk menurunkan harga supaya mereka mendapatkan pangsa pasar yang lebih besar, akan tetapi diikuti dengan penurunan harga oleh perusahaan yang lainnya sehingga pada akhirnya pangsa pasar yang didapatkan oleh masing-masing perusahaan ialah tetap, akan tetapi dengan harga jual yang lebih rendah.

5. Sistem harga yang kaku sebab sifatnya yang hanya terdiri dari beberapa perusahaan, perilaku satu perusahaaan menjadi terasa pengaruhnya untuk perusahaan yang lainnya, sehingga hal ini menimbulkan ketergantungan dari masing-masing strategi atau tindakan yang sedang diambil. Ketergantungan ini terutama terjadi di dalam penetapan harga, yang mana penetapan harga yang dilakukan oleh satu perusahaan akan segera diikuti oleh perusahaan yang lainnya, sehingga pada akhirnya memunculkan kekuatan harga pada tingkat tertentu di pasar oligopoli.

6. Produsen yang baru bisa memasuki pasar oligopoli ini walaupun sulit. Diperlukan modal yang besar untuk bisa bersaing di dalam pasar oligopoli. Terutama pada saat perusahaan yang telah lama lalu menurunkan harga besar-besaran (predatory princing sehingga membuat perusahaan yang baru sulit untuk bertahan.

Baca Juga: Perdagangan Internasional, Pengertian, Bentuk, Faktor Pendorong

Kelebihan dan Kekurangan Pasar Oligopoli

Kelebihan dan kekurangan adalah sebagai berikut ini:

1. Kelebihan Pasar Oligopoli

1. Perusahaan biasanya terus melakukan inovasi sehingga produk semakin berkembang

2. Konsumen mempunyai lebih banyak pilihan kepada barang yang ingin dikonsumsinya.

3. Persaingan antar produsen bisa memberikan keuntungan untuk konsumen, terutama sebab akan memingkatkan kesadaran produsen untuk memuaskan keperluan konsumen.

4. Memberi kebebasan memilih untuk pembeli.

5. Lebih memperhatikan kepuasan konsumen sebab terdapatnya persaingan penjual.

6. Terdapatnya penerapan teknologi terbaru.

7. Dapat melakukan penelitian dan pengembangan produk.

2. Kekurangan Pasar Oligopoli

1. Perang harga antar produsen kerap terjadi.

2. Pemborosan terhadap sumber daya ekonomi.

3. Menciptakan ketimbangan bagi distribusi pendapatan.

4. Umumnya sulit untuk ditembus atau dimasuki oleh perusahaan baru.

5. Dapat berkembang ke arah monopoli.

6. Harga yang stabil dan terlalu tinggi dapat mendorong timbulnya inflasi.

3. Produsen mengelontarkan banyak dana untuk iklan dan promosi supaya produknya bisa dibedakan dengan produk dari produsen yang lainnya.

Contoh Pasar Oligopoli

contoh-pasar-oligopoli
https://deweezz.com

Contoh pasar oligopoli adalah sebagai berikut ini:

1. Contoh 1: Perusahaan menjual motor dan menjual mobil, perusahaan rokok, industri telekomunikasi.

2. Contoh 2: Jasa penerbangan, industri baja, air mineral, industri sabun mandi.

Sistem Harga Pasar Oligopoli

Dalam pasar oligopoli ada beberapa sistem harga yang berlaku. Di bawah ini terdapat 5 sistem harga dalam pasar oligopoli lengkap dengan penjelasannya.

1. Pada kasus deferensi yang kuat, produsen akan bertindak sangat berhati-hati dan juga menganggap kuva permintaan yang paling rendah sehingga para produsen dapat menentukan posisi optimal dalam tingkat output Q* dan harga P*.

2. Kasus kinked demand / kurva permintaan yang patah. Asumsinya ialah jika salah satu produsen menurunkan harga, lalu akan diikuti oleh produsen yang lainnya dan jika harga dinaikkan tetapi tidak diikuti oleh produsen yang lainnya.

3. Tendensi untuk para produsen oligopoli untuk bekerjasama di bidang penentuan harga.

4. Tendensi untuk para produsen untuk melakukan persaingan bukan di dalam bentuk harga, namun di dalam bentuk persaingan mutu ataupun persaingan yang lainnya.

5. Kurva permintaan perusahaan di misalkan beberapa persen (%). Contohnya kurva permintaan perusahaan 20% dari permintaan pasar.

Faktor-faktor Penyebab Terbentuknya Pasar Oligopoli

1. Efisiensi Skala Besar

Efisiensi skala besar dalam teknis (teknolog) dan efisiensi ekonomi (biaya produksi). Profit hanya dapat tercipta jika perusahaan dapat mencapai tingkat efisiensi. Untuk efisiensi tekni ini menyangkut pemakaian teknologi di dalam proses produksi. Kemampuan produsen di dalam menempatkan sumber daya secara optimal.

Efisiensi ini ekonomi menyangkut pada biaya produksi. Bagaimana mengatur biaya dalam komposisi yang tepat sehingga harga yang sedang di[asarkan adalah harga yang dapat diterima oleh pasar dan produsen.

2. Kompleksitas Manajemen

Perusahaan harus memiliki kemampuan yang sangat baik supaya dapat bertahan di dalam struktur industry yang persaingannya lebih kompleks. Bukan hanya perusahaan yang mempunyai kemampuan itu, sehingga di dalam pasar oligopoli akhirnya hanya ada sedikit produsen.

Itulah informasi yang disampaikan mengenai pasar oligopoli. Mulai dari pengertian, ciri-ciri, jenis, faktor-faktor penyebab terbentuknya pasar oligopoli, sistem harga, contoh,  kelebihan dan kekurangan, dan yang lainnya lengkap. Semoga apa yang  disampaikan kali ini menambah ilmu dan wawasan bagi kamu. Terima Kasih.

Kunjungi artikel menarik lainnya disini: https://organicvolunteers.com

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.