Doa Qunut, Penjelasan Qunut dan macam-macam Qunut

Doa Qunut, Penjelasan Qunut dan macam-macam Qunut

Doa Qunut – Bagi umat Islam tentunya sudah tidak asing lagi dengan Doa yang satu ini yaitu doa qunut. Biasanya doa ini dibaca di dalam melaksanakan sholat subuh di rokaat terakhir setelah ruqu’ setelah membaca doa i’tidal. Kali ini kita akan membahas tentang Doa Qunut dan bagaimana cara melaksanakan Doa Qunut.

naah gaes… kali ini kita akan membahas tentang Doa Qunut.

tapi jangan lupa lihat artikel-artikel keren lainnya juga yaaa…!

klik link,nya di sini https://organicvolunteers.com

Doa-Qunut-Subuh

Qunut

1. Pengertian Qunut

Secara etimologi kata Qunut berasal dari bahasa Arab (Qanata) yang mempunyai arti patuh, tunduk, taat, berdiri lama, diam dalam mengerjakan atau taat kepada Allah SWT. Sedabgkan secara istilah, Qunut adalah do’a atau bacaan yang dibaca didalam mengerjakan sholat. Akan tetapi Doa Qunut ini masih dalam perdebatan bagi para ulama’ Indonesia untuk sah dilakukannya, tenyunya lain Madhab lain juga pendapatnya.

Perbedaan Madhab

a. Ulama’ Malikiyyah ( Imam Maliki).

Mereka berpendapat bahwa tidak ada Qunut kecuali pada Sholat Subuh saja. Tidak ada Qunut pada Sholat Witir dan Shalat-shalat lainnya.

b. Ulama’ Syafi’iyyah (Imam Syafi,i).

Mereka berpendapat bahwa tidak ada Qunut dalam Sholat Witir kecuali ketika separuh akhir dari Bulan Ramadhan. Dan tidak ada Doa Qunut dalam Sholat lima waktu yang lainnya kecuali pada Sholat Subuh dalam setiap keadaan (baik kondisi kaum muslimin tertimpa musibah atau tidak). Doa Qunut juga berlaku pada selain Sholat Subuh jikalau kaum muslimin tertimpa musibah (yaitu Qunut Nazilah).

c. Ulama’ Hanafiyyah (Imam Hanafi).

Mereka berpendapat bahwa disyariatkan Doa Qunut pada Sholat Witir dan tidak disyariatkan Qunut pada Sholat lainnya kecuali pada sat Nawaazil yaitu ketika kaum muslimin tertimpa musibah, namun Qunut Nazaawil ini hanya pada Sholat subuh saja dan yang membaca Qunut ini hanya imamnua saja dan diaminkan oleh makmum dan tidak di sahkan Doa Qunut untuk Sholat Subuh jika Sholatnya sendirian (Munfarid).

d. Ulama’ Hanabilah (Imam Hambali).

Mereka berpendapat bahwa disyariatkan Doa Qunut dalam Sholat Wutur. Dan tidak disyariatkan untuk Sholat lainnya kecuali sedang tertimpa musibah yang besar selain musibah penyakit. Pada kondisi ini imam atau yang mewakilinya berqunut pada Sholat lima waktu selain Sholat Jum’at.

Sedangkan Imam Ahmad sendiri berpendapat bahwa tidak ada dalil yang menunjukkan bahwa Nabi Muhammad SAW pernah melakukan Qunut Witir sebelum atau sesudah ruku’.

2. Bacaan Doa Qunut

Do’a-qunut

¤  Allahummah dinii fii man hadait.

¤  Wa’aafinii fii man ‘aafaiit.

¤  Wa tawallanii fii man tawallait.

¤  Wa barik lii fiimaa a’thaiit.

¤  Wa qinii syarramaa qadthaiit.

¤  Fa innaka taqdthiii walaa yuqthdaa ‘alaiik.

¤  Wa innahu laa yadzillu man walaiit.

¤  Walaa ya’izzu man ‘aadaiit.

¤  Tabaa rakta rabbanaa wata’aalait.

¤  Fa lakal-hamdu ‘alaa ma qadhaiit.

¤  Astaghfiruka wa atuubu ilaiik.

¤  Wa shallallaahu ‘alaa sayyidina Muhammadinin-nabiyyil ummiyyi wa,alaa aalihii wa shahbihii wa sallam.

3. Arti Doa Qunut

  1.  Ya Allah semoga engkau memberikan petunjuk kepadaku sebagaimana orang-orang yang telah engkau berikan petunjuk.
  2. Dan semoga engkau memberikan keselamatan kepadaku sebagaimana orang-orang yang telah engkau beri keselamatan.
  3. Dan semoga engkau memberikan pertolongan kepadaku sebagaimana orang orang yang engkau beri pertolongan.
  4. Dan semoga engkau memberikan berkah kepadaku dari hal yang engkau tetapkan.
  5. Dan semoga engkau memeriksa kami dari rahmatmu dari keburukan yang telah engkau tetapkan.
  6. Dan sesungguhnya hanya engkau yang maha menghukumi dan tidak ada yang bisa menghukummu.
  7. Dan sesungguhnya engkau tidak bisa hina, orang yang engkau sayang, dengan tidak memulyakan orang yang satru olehmu.
  8. Dan maha tinggi Allah, maka tetap segala puji bagimu oleh hal yang sudah engkau hukum.
  9. Aku memohon pengampunan dan bertaubat kepadamu.
  10. Dan semoga engkau menambahkan rahmatnya kepada Muhammad yang menjadi nabi.
  11. Dan semua umat Kanjeng Nabi Muhammad dan para Sahabatnya, semoga Allah menambahkan keberkahan dan keselamatan.

4. Penjelasan Qunut Berdasarkan Hadits

Qunut termasuk amalan yang sunnah dalam Sholat. Qunut yang disunnahkan ada tiga macam yaitu Qunut Subuh, Qunut Witir pada separuh akhir Ramadhan dan Qunut Nazilah. Terkait Qunut Subuh , Imam Al-Nawawi dalam Al-Adzkr mengatakan :

 “Qunut Sholat Subuh disunahkan berdasrkan hadits shahih dari Anas bahwa Rasulullah SAW selalu Qunut sampai Beliau Meninggal. Hadits riwayat Hakim Abu Abdullah dalam kitab Arba’in. Ia mengatakan bahwa, itu hadits shahih.” (Lihat Muhyidin Yahya bin Syaraf An-Nawawi, Al-Adzkar, Beirut, Daril Fikri, 1994, halaman 59).

Menurut Imam An-Nawawi, Qunut Subuh sunah muakkadah, meninggalkan tidak membatalkan Sholat, tetapi dianjurkan sujud sahwi, baik ditinggalkan sengaja maupun tidak disengaja atau lupa.

5. Tata Cara Doa Qunut

qunut-berjamaah

Seperti yang disebutkan sebelumnya, ada yang berpendapt bahwa Qunut dilakukan sebelum ruku’ dan ada juga yang berpendapat Qunut dilakunan setelah ruku’ yang persisnya sebelum melakukan sujud. Yang kita lakukan di Indonesia yang menganut Madhab Imam Syafi’i adalah Qunut setelah Ruku’ yaitu setelah baca Do’a I’tidal.

Yang harus kita lakukan adalah Sholat Subuh seperti biasa, pada raka,at akhir sebelum sujud setelah mengucapkan Do’a I’tidal jangan dulu langsung sujud, akan tetapi baca dulu Do’a Qunut dan untuk seorang Munfarid atau Sholat sendiri, Qunut dibaca dengan suara biasa saja, tidak besar dan tidak terlampau kecil. Ketika membaca Qunut disunahkan mengangkat tangan seperti membaca Do’a pada umumnya hingga selesai. Setelah selesai, kita langsung sujud tidak perlu mengusap muka.

Dan bagi yang Sholat berjama’ah cukup seorang imam yang membaca Do’ Qunut dan disunnahkan untuk mengeraskan suara agar terdengar oleh makmum, dan makmum cukup mengamini saja di bagian-bagian akhir tiap Do’a. Dan bagi imam lafadz Qunut biasanya diganti misalnya ” Allahumma dinni” menjadi “Allahumma dinna“, “Wa afinni” menjadi “Wa afinna“, “Wa tawallani” menjadi ‘Wa tawallana“, dan seterusnya.

Dalam hadits ditegaskan bahwa “dimakruhkan bagi seorang Imam berdo’a untuk dirinya sendiri pada saat doa qunut karena ada larangan tentang hal-hal itu. Karenanya, hendaklah imaam membaca “ihdina” ( Zainudin Al-Malibari, Fathul Muin, Jakarta, Darul kutub Al-Islamiyyah, 2009 M, halaman 44)

6. Macam-macam Qunut

A. Qunut Subuh

Qunut subuh adalah Qunut yang mungkin familiar di telinga kita. Seperti namanya, Qunut subuh dibaca tepat sebelum sujud ketika Sholat subuh. Hukumnya adalah Sunnah Ab’adh yaitu Sunnah yang jika lupa dikerjakan harus diganti dengan sujud sahwi.

Berikut bacaan Qunut subuh :

Doa Qunut

B. Qunut Nazilah

Qunut Nazilah adalah qunut yang dilakukan ketika terjadi suatu yang besar seperti perang, bencana alam atau kejadian lainnya. Qunut nazilah berbeda dengan Qunut subuh. jika Qunut subuh dilakukan pada sholat subuh saja, maka Qunut nazilah dilakukan dalam Sholat lima waktu. Bacaan Qunut antara Qunut subuh dan Qunut Nazilah juga berbeda.

berikut ini bacaan Qunut Nazilah :

doa-qunut-nazilah

C. Qunut Witir

Qunut Witir adalah Qunut yang dilakukan ketika melakukan Sholat Witir . Dalam Madhab Syafi’i, Qunut Witir dilakukan selama setengah terakhir dari (15 malam) Sholat Witir di bulan Ramadhan, setelah Sholat Taraweh. Hukum melakukan Qunut Witir seperti ini juga sunnah dalam madhab Imam Syafi’i.

Berikut bacaan Qunut Witir :

Doa-Qunut-Witir

7. Hukum Memabaca Do’a Qunut

Hukum membaca do’a qunut berbeda-beda dikalangan para Ulama Madhab.  Dalam Madhab  Syafi’i dan Maliki hukum melakukan Qunut adalah sunnah. Sementara dalam Madhab yang lain tidak menetapkan sunnah. yang perlu menjadi catatan ialah kita hidup di Indonesia yang mana masyarakat kita sejak dari dulu bermadhab Syafi’iyah. Para Ulama dan Para Kyai berdakwah dengan fiqihnya Imam Syafi’i. Oleh karena itu , tentu kita harus melakukan Qunut dalam Sholat Subuh kita. Jangan membuat sesuatu yang berbeda di dalam masyarakat. jika hal itu dilakukan, maka akan menimbulkan perpecahan.

Bayangkan dalam satu kampung beribadah dengan Madhab Syafi’i, tiba-tiba datang suatu kelompok yang membid’ahkan perbuatan orang sekampung ini, mereka tentunya membawa dalil-dalil yang menurutnya mereka sudah cukup benar. Sebagian orang mungkin masih kurang terpengaruh dan masih bisa bertahan, dan sebagian lagi mungkin sudah terpengaruh terutama pada anak remaja yang secara keilmuan keagamaannya masih kurang, Maka tinggal tunggu waktu saja perpecahan yang lebih besar akan datang.

Bagi kita yang menganut madhab Syafi’i, kita tidak boleh cemas apakah Do’a Qunut itu sunnah ataupun Bid’ah. Karena disini kami sudah menjelaaskan dengan Hadits Shahih dan diakui kebenarannya. Yang terpenting kita harus yakin, percaya diri bahwa Qunut bukanlah Bid’ah.

8. Rahasia Dan Keutamaan Doa Qunut

Sebagaimana penjelaskan di atas tentang apa itu do’a qunut dan hukum do’a qunut saat Sholat Subuh , di bawah ini kita akan membahas apa rahasia dan keutamaan Do’a Qunut di dalam Sholat Subuh. Karena di luar sana masih banyak pembaca dan masyarakat muslim di Indonesia yang belum begitu memahami tentang keutamaan dan rahasiaDo’a Qunut.

Berikut kami sajikan tentang keutamaan-keutamaan Do’a Qunut antara lain:

a. Mendapat Pahala Sunah Dalam Sholat

Di dalam keistimewaan Do’a Qunut dalam sholat subuh yang pertama adalah akan mendapa pahala dalam Sholat tambahan yang banyak, karena Do’a Qunut dalam sholat subuh termasuk ke dalam sunnah Nabi Muhammad SAW. Dan dalam hal ini bisa kalian lihat di dalam Hadits Shahih dari Imam Ahmad bahwa Anas bin Malik Ra berkata “Senantiasa Nabi Muhammad Salallahu alaihi wasallam membaca qunut saat sholat wajib subuh hingga Baginda Wafat”.

b. Bertawasul Meminta Petunjuk Kepada Allah SWT

Manfaat membaca Do’a Qunut saat Sholat subuh yang kedua adalah termasuk kedalam bentuk bertawasul untuk memohon dan meminta agar selalu diberikan petunjuk oleh Allah SWT. Hal ini dikarenakan terdapat kalimat di dalam Do’a Qunut yang berbunyi : “Allahummahdinii fii man hadaiit” dan kalimat tersebut mempunyai arti bahwa seorang hamba meminta petunjuk kepada Allah SWT, sehingga bacaan Do’a Qunut ini dibacakan secara rutin, Insya Allah akan mendapatkan petunjuk bagi mereka yang selalu menjaga dan membaca Do’a Qunut.

c. Akan Mendapat Perlindungan Dari Allah SWT

Hikmah membaca Do’a Qunut saat Sholat subuh yang ketiga ialah akan diberikan perlindungan oleh Allah SWT. Hal ini dikarenakan di dalam bacaan Qunut yang berbunyi “Wa afinii fii man ‘afaiit” yang mengandung arti seorang hamba yang memohon keselamatan dan perlindungan oleh Allah SWT baik dari musibah, penyakit dan lain-lain.

d. Mendapatkan Berkah Terhadap Nikmat Yang Diberikan

Keutamaan membaca Qunut pada Sholat Subuh yang ke-empat adalah akan mendapatkan keberkahan dalam hidup, atas apa yang telah diberikan oleh Allah SWT kepada setiap Muslimin-Muslimah. Hal ini dikarenakan di dalam bacan do’a Qunut yang ke empat yaitu “Wabariklii fii man A’thoiit, yang mempunyai arti dalam bahasa Indonesia adalah “Berikanlah padaku apa yang telah engkau berikan”, untuk itu Insya Allah akan diberikan keberkahan oleh Allah SWT bagi setiap muslim yang selalu menjaga dan membaca do’a Qunut tersebut.

demikianlah informasi mengenai keutamaan Do’a Qunut dlam Sholat Subuh yang bisa kalian pahami, dan bermanfaat bagi kalian para pembaca Muslim di Indonesia dan Negara Lainnya.

9. Cerita Awal Mula Qunut Nazilah

Peristiwa Bi’r Ma’unah dan awal mula Qunut Nazilah

(ditulis oleh : Al-Ustadz Abu Muhammad Harits Abrar Thalib)

Pada bulan Shafar tahun ke-empt hijriah, peristiwa ini terjadi. Ketika itu datang Abu Barra’ Amir bin Malik menemui Rasulullah di Madinah, kemudian oleh beliau diajak kepada Islam. Ia tudak menyambutnya, namun juga tidak menunjukkan penolakkan. Kemudian dia berkata “Wahai Rasulullah, seandainya engkau mengutus Sahabat-sahabatmu kepada penduduk najd untuk mengajak mereka kepada Islam, aku berharap mereka akan menyambutnya”.

kemudian Rasulullah pun menjawab “Aku menghawatirkan perlakuan penduduk Najd atas mereka” akan tetapi Abu Barra pun berkata “Aku yang menjamin atas mereka” lalu kemudian Rasulullah pun mengutus 70 Sahabat yang pandai membaca Al-Qur’an termasuk kaum pemuka muslimin pilihan. Mereka telah tiba di tempat yang bernama Bi’r Ma’unah, sebuah daerah yang terletak antara wilayah Bani ‘Amir dan kampung Bani Sulaim. Setiba di sana, mereka mengutus Haram bin Milhan, saudara Ummu Sulaim binti Milhan, membawa surat Rasulullah kepada ‘Amir bin Thufail. Namun ‘Amir bin Thufail tidak menghiraukan surat itu, bahkan memberi isyarat agar seseorang membunuh Haram bin Milhan. Ketika seseorang itu menikamkan tombaknya dan Haram bin Milhan melihat darah, dia berkata “Demi Rabb Ka,bah, aku beruntung”.

Kemudian ‘Amir bin Thufail menghasut orang-orang Bani ‘Amir agar memerangi rombongan lainnya, namun mereka menolak karena adanya perlindungan Abu Barra’. Dia pun kemudian menghasut Bani Sulaim dan ajakan ini disambut oleh ‘Ushaiyyah, Ri,i dan Dzakwan. Merekapun kemudian mengepung para Sahabat Rasulullah lalu membunuh mereka kecuali Ka’b bin Zaid bin An-Najjar yang ketika itu terluka dan terbaring bersama jenazah lainnya. Dia hidup hingga terjadilah peristiwa Khandaq.

Terjadinya peristiwa Khandaq

Ibnu Hajar dalam Fathul Bari juga memaparkan kisah yang disebut Al-Imam Al-Bukhari dalam Shahih-nya, antara lain Beliau mengatakan, “Bahwasanya ada perjanjian antara kaum musyrikin dengan Rasulullah SAW. Mereka adalah kelompok yang tidak ikut memerangi beliau. Diceritakan oleh Ibnu Ishaq dari para gurunya, demikian pula oleh musa bin ‘Uqbah dari Ibnu Syihab, bahwa yang mengadakan perjanjian dengan Beliau adalah Bani ‘Amir yang dipimpin Abu Barra’, ‘Amir bin Malik bin Ja’far si pemain tombak. Sedangkan kelompok lain adalah Bani Sulaim. Dan ‘Amir bin Thufail ingin menghianati perjanjian dengan para Sahabat Rasulullah SAW. Diapun menghasut Bani ‘Amir agar memerangi para Sahabat, namun Bani ‘Amir menolak, kata mereka , “Kami tidak akan melanggar jaminan yang diberikan Abu Barra”. Kemudian dia menghasut ‘Ushaiyyah dan Dzakwan dari Bani Sulaim dan mereka mengikutinya membunuh para Sahabat.

Akhirnya Rasulullah SAW pun melakukan Qunut selama satu Bulan mendo’akan kejelekan terhadap orang-orang yang membunuh para Qura’ Sahabat-sahabat beliau di Bi’r Ma’unah. Belum pernah Sahabat melihat Rasulullah begitu berduka dibandingkan ketika mendengar berita ini. (Al-Imam Al-Bukhari menceritakan Anas bin Malik).

Itu tadi cerita singkat mengenai asal mula Qunut. semoga menjadi tambahan wawasan tentang ilmu keagamaan kita supaya kita selalu ta’at dan patuh kepada Sang Maha Pencipta.. Amiin.

jangan lupa baca artikel lainnya disini

https://organicvolunteers.com

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.